
Setelah sekian lama akhirnya Abian kini mau tinggal lagi di rumahnya dan itu membuat Pak Will dan seluruh pelayan menjadi senang karena majikannya mau tinggal lagi di rumah itu. Karena di rumah yang sebesar itu terasa sangat sepi tidak ada majikan dan hanya diisi oleh para pelayan saja.
Awalnya Aira pun merasa keberatan karena ia tidak mau tinggal di rumah sebesar itu sendirian, tapi karena bujukan Abian akhirnya Aira mau tinggal di rumah itu. Dan untuk pertama kalinya Abian akan datang ke kantor sebagai seorang CEO, bukan sebagai karyawan. Namun ini masih kejutan untuk semua karyawan dan ia hanya mengganti pakaiannya saja, Pak Will pun sudah mengumumkan jika CEO dari perusahaan mereka akan datang ke kantornya.
Dan mereka semua pun bersiap untuk menyambutnya, apalagi Sandi yang merasa sangat antusias mendengar CEO nya akan datang, ia sudah merancang rencana dan akan mendekatinya dan berharap ia akan naik jabatan dan mengalahkan Abian.
Rencana yang sangat matang sudah Sandi siapkan karena ia ingin segera naik jabatan dan menggoda Aira kembali. Kepiting goreng ini memang tidak tahu malu rupanya. Sudah selingkuh dan kini ia masih mau mengejar Aira. Ternyata memang benar jika istri orang lebih menggoda.
Seluruh karyawan kantor sudah bersiap, begitu pun juga dengan Abian yang memang sudah sampai dari tadi. Hanya penampilannya yang ia ubah hingga mulut lemes Sandi ingin mencibirnya. Sandi pun mendekati Abi, mumpung masih ada waktu pikirnya.
"Hei Abi, mau kemana kau. Mentang - mentang hari ini ada CEO yang akan datang kemari kau bergaya seperti itu. Dasar sok tampan, " ejek Sandi, yang sebenarnya ejekannya lebih ke iri hati karena ketampanannya masih sangat jauh di bawah Abi.
"Bukankah aku memang tampan, " jawab Abi santai. Semakin mendelik saja pandangan Sandi pada Abi.
" Kau tidak tampan, kau hanya sok tampan. Lihat saja sebentar lagi aku akan naik jabatan dan kau keeekkkk..." ucapnya hingga Abi ingin sekali terbahak melihat Sandi.
"Kenapa kau tersenyum begitu, kau pasti iri padaku nanti. Kau tahu jika aku sudah sangat dekat dengan Pak CEO di perusahaan ini naik jabatan bukan hal yang sulit untukku nanti dan kau akan ketinggalan jauh, rasakan nanti aku akan jauh lebih keren darimu," ucap Sandi
"Benarkah, Kau sangat mengenal dengan pak CEO yang akan datang hari ini ?" Tanya Abian.
__ADS_1
"Tentu saja, aku kan sering ke kantor pusat " ucap Sandi dengan bangganya.
"Dasar kepiting tukang bohong," gumam Abi, namun masih terdengar jelas oleh Sandi.
"Hei kau tidak percaya padaku lihat saja nanti jika Pak CEO datang aku akan menggandengnya seperti ini, dan aku akan berjalan di belakangnya eh tidak aku akan berjalan di sampingnya agar kau semakin iri melihatku nanti," Sandi amsih kekeuh dengan ucapannya.
"Terserah, aku tidak peduli dan yang aku tahu pak CEO tidak suka digandeng oleh seorang pria dan dia hanya suka digandeng oleh istrinya saja kau mengerti," jawab Abi.
"Bilang saja kau iri padaku, iya kan ayo mengaku !"
"Aku tidak pernah iri padamu, kenapa aku harus iri padamu bahkan wajahku saja lebih tampan darimu dan mantan kekasihmu juga sekarang sudah menjadi istriku. Bahkan dia juga sangat mencintaiku dan aku pun sangat mencintainya lalu kenapa aku harus iri padamu. Jika aku punya segalanya," jawab Abi santai.
"Dasar manusia halu, terus saja bermimpi. Jika aku naik jabatan nanti aku pastikan jika Aira akan kembali bersamaku dan dia akan meninggalkanmu, karena gajiku nanti akan lebih besar daripada gajimu dan aku juga akan meminta Pak CEO untuk memecatmu agar kau menjadi pria pengangguran dan ditinggalkan oleh Aira." Ucap Sandi sambil mendelik dan pergi.
"Bagaimana kau bisa sabar menghadapi kepiting betina itu,?!"
"Jadi menurutmu dia terlihat seperti kepiting betina, padahal menurutku dia lebih terlihat seperti kepiting goreng," ucap Abi. Angga hanya menepuk keningnya saja, kenapa ia mempunyai teman dan adik ipar yang sangat aneh pikirnya.
*
__ADS_1
*
*
Tiba waktunya untuk memperkenalkan CEO yang akan datang ke kantor, Pak Wiil sudah maju duluan namun Abi masih berjejer dengan para karyawan yang lainnya. Sandi pun sudah berdiri paling depan karena ia ingin mendekati sang CEO agar bisa naik jabatan dan bisa mengalahkan Abi. Sungguh pemikiran yang sangat hebat. Maklum dia adalah kepiting licik yang selalu memikirkan keuntungan sendiri.
"Baiklah semuanya, mulai hari ini CEO perusahaan kita akan bekerja di kantor ini. Meskipun sebenarnya kantor pusat lebih membutuhkannya, tapi mungkin nanti Pak CEO akan membagi waktunya dan beliau berharap kalian bisa bekerja sama untuk membangun perusahaan ini agar lebih maju !" ucap Pak Will
"Kita sambut CEO perusahaan kita Tuan Muda Abian Atmaja !" ucap Pak Will dengan semangat.
Semua orang-orang pun merasa aneh karena ternyata Abi lah yang maju . mereka sama sekali tidak pernah menyangka jika pria yang selalu baik hati dan bersikap sopan itu juga pria yang sederhana adalah seorang CEO dan pemilik dari perusahaan Atmaja Group.
Semua orang tentu saja sangat terkejut apalagi kini mereka melihat jika Abi lah yang naik ke atas podium dan berdiri di samping pak Will, yang paling terkejut dari semuanya itu adalah Sandi. Dia adalah orang yang paling terpukul karena melihat kenyataan sebenarnya jika ternyata Abi lah ternyata CEO itu.
"Astaga, Kenapa keberuntungan tidak pernah berpihak padaku" gumam Sandi.
*
*
__ADS_1
*
Maaf ya kalau telat up nya, karena bagi waktu itu sangat sulit 😌😌😌