NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )

NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )
Bab 73


__ADS_3

Pov Sandi


Semakin hari perasaanku terhadap Aira semakin menjadi, penyesalan - penyesalan terus datang menghantuiku. Dan membuatku semakin ingin dekat kembali dengannya, Aira ku yang cantik. Sayangnya dia sudah menjadi milik Abian, pria yang standar ketampanannya sebenarnya masih di bawahku, tapi anehnya semua wanita selalu mengidolakannya. Pasti penglihatan mereka itu terganggu, ahh dasar memang.


Padahal aku yakin, uang tabungannya masih banyak milikku dibandingkan dengan miliknya. Jika semua orang tahu tabunganku, maka semua orang akan merasa kaget. Dan mereka semua akan sadar jika aku lebih baik daripada Abian yang kurang tampan, hihihi ...


Hari ini aku Aira datang ke kantor, aahh bahagia sekali bisa melihat wajah cantik mantan kekasih, yang terlihat jauh lebih cantik dari sebelumnya. Aira pasti sedang mencoba menggodaku lagi, aku yakin itu. Dan kau memang berhasil Aira, aku sangat tergoda olehmu. Tunggu saja, Mas tampanmu ini pasti akan kembali padamu. Tak apa aku tunggu jandamu sayang.


Tapi setiap bertemu denganku, di a selalu saja bersikap ketus dan sangat galak, tapi entah kenapa melihatnya begitu aku jadi semakin gemas padanya. Sangat unyu-unyu wajahnya itu, aku jadi semakin tidak sabar ingin segera melihatmu jadi janda. Padahal aku sudah membuka hatiku kembali untukmu, tapi kenapa kau masih saja belum mau melihatku, kau selalu saja malu-malu padaku. Aku kan jadi gemas.


*


*

__ADS_1


*


Pov Author


Semakin hari Sandi semakin menginginkan Aira, tapi Aira sama sekali tidak tertarik pada Sandi. Ia malah terlihat semakin jelas tidak menyukai Sandi, dan terus memperlihatkan kebahagiaanya dengan Abi. Membuat hati kepiting goreng ini semakin krispi saja.


Hingga saat mendengar kabar jika Aira telah hamil, dunia Sandi terasa semakin hancur dan merasa tidak punya harapan lagi untuk memiliki hati sang kekasih karena sepertinya semuanya sudah sangat terlambat karena benih Abi sudah tertanam di tubuhnya.


Dari sana perasaan kepiting sudah sangat terluka dan mulai menutup hatinya untuk untuk wanita. Dan ia mencoba untuk tidak membuka hati kepada siapapun, karena dia tidak ingin terluka lagi karena kebodohannya.


Karena perasaannya yang selalu tidak menentu dan kesedihan yang terus berlarut-larut, akhirnya sandi itu meminta untuk cuti kepada Abi. Dan Abi pun memberikan cuti tidak terbatas kepada sandi untuk menyembuhkan luka hatinya. Abi tahu jika sebenarnya Sandi sedang terluka, tapi bagaimana lagi Abi tidak akan rela memberikan istri yang sangat ia cintai pada Sandi.


Setelah mendapat ijin dari Abi, Sandi pun pulang ke kampung halamannya. Ia ingin bertemu dengan orangtuanya yang sudah lama tidak ia temui. Ia sangat merindukan orangtuanya yang berada di kampung halamannya. Sandi juga merasakan rindu pada tempat kelahirannya itu.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan, yang jauh akhirnya Sandi sampai juga di kampung halamannya. Kampung halaman yang masih sangat asri dan juga sangat indah, karena masih banyak pepohonan dan hamparan sawah yang terbentang luas.


Perjalanan menuju rumah orangtua Sandi ia harus menggunakan dulu sepeda motor ataupun ojek yang masuk ke area rumahnya. Namun, ia sengaja tidak menggunakan kendaraan itu, karena ia ingin berjalan-jalan sambil melihat pemandangan yang ada di sekitar kampung halamannya untuk membuang rasa jenuhnya selama ini. Atau mungkin lebih tepatnya membuang rasa sakit yang selama ini ia rasakan.


Langkahnya terasa hampa dan pikirannya pun terasa gamang, akan tetapi pemandangan indah yang memanjakan matanya, sedikit mengobati rasa sakit hatinya.


Namun, saat sedang menikmati pemandangan indah itu ada seseorang yang memanggilnya. Seseorang yang bahkan wajah dan namanya Sandi tidak ingat.


"A Sandi!"


****


Maaf atas keterlambatannya ya , karena akhir-akhir ini Mimin sibuk 😌

__ADS_1


mampir di karya temen aku ya 🤗



__ADS_2