NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )

NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )
Bab 80


__ADS_3

Selama dalam perjalanannya menuju kantor, hati Sandi mendadak berbunga-bunga. Ia merasa bahagia dan mood nya sangat baik, apa ia sudah mencintai Nilam? Jawabannya adalah Sandi pun tak tahu karena ia pun masih merasa gamang tentang perasaannya. Menurutnya cinta itu tak mungkin datang begitu saja, jadi ia hanya menganggap jika Nilam adalah salah satu perubahan dalam hidupnya saja. Akan tetapi, untuk kedepannya Sandi pun berharap jika suatu saat nanti ia akan mencintai Nilam.


Sandi pun kini sudah sampai di kantor, saat ia membuka pintu mobil ia merasa sangat bangga terhadap dirinya sendiri. Dimana, dulu ia hanya turun dari sepeda motor second nya saat sampai di kantor. Akan tetapi, kini ia keluar dari sebuah mobil yang ia beli cash tanpa memikirkan cicilan yang akan membuatnya sakit lambung. Di saat yang bersamaan, Angga dan Abian pun sampai di kantor. Mereka berdua melihat Sandi dengan tatapan yang entahlah. Ia heran melihat kepiting goreng semakin memperlihatkan keasliannya. Dimana ia melihat Sandi berjalan dengan tubuh yang agak menyamping seperti kepiting, sangat aneh menurut Abian dan juga Angga. Hingga kedua sahabat yang kini berubah menjadi ipar itu saling pandang, dengan pikirannya yang penuh dengan tanda tanya pada kepiting goreng itu.


"Apa kau melihat ada perbedaan dari kepiting sok tampan itu?" tanya Angga pada Abian.


"Iya, kenapa dia? Aku jadi penasaran. Ayo kita tanya saja, aku takut kepiting itu kenapa - kenapa-kenapa sepertinya ia mengalami cedera kepala," ucap Abian karena melihat Sandi yang berjalan agak menyamping. Padahal yang sebenarnya kepiting itu lakukan adalah, berjalan sambil melihat ke arah kaca. Dan mengagumi dirinya sendiri yang menurutnya ia terlihat jauh lebih tampan, gagah dan juga berkharisma setelah menjadi juragan tanah. Padahal, untuk mereka yang melihat Sandi kembali ia justru terlihat seperti kepiting yang habis disunat."

__ADS_1


"Hei kepiting goreng!" panggil Angga pada Sandi, mendengar ada yang memanggilnya Sandi langsung memutar tubuhnya dan melihat ke arah Angga Dan Abi dengan tubuh yang dibuat sok gagah.


"Astaga Angga, kenapa aku mendadak merinding melihat kepiting itu." Abian mengusap tengkuknya yang terasa tidak nyaman saat melihat Sandi yang sok gagah.


"Jangan takut, ia hanya kepiting goreng kalau dia macam - macam kita buat kepiting balado saja," jawab Angga hingga Abian tertawa.


"Kau benar, kepiting balado kan enak, " jawab Abian sambil tertawa. Hingga mereka berdua tak menyadari jika orang yang mereka bicarakan sedang berada dekat dengan mereka.

__ADS_1


"Iya aku memanggilmu karena ada yang ingin aku tanyakan padamu," jawab Angga, sedangkan Abi, pria tampan yang mampu menggeser posisi Sandi di hati Aira itu hanya diam dan menyimak saja apa yang akan Angga tanyakan pada Sandi yang aneh ini.


"Kau ingin bertanya apa? Waktuku tidak banyak," jawabnya sok dingin ala-ala CEO yang ada di dalam novel saja. Sangat menyebalkan, hingga Angga berdecak sebal mendengarnya.


"Kau jangan khawatir, Bos mu ada di depanmu. Aku hanya ingin bertanya padamu, kenapa cara berjalanmu terlihat seperti kepiting yang sudah tidak perjaka. Apa semalam kau bermimpi nuna-ninu dengan kepitiing betina!"


"Apa !!!"

__ADS_1


***


Aduh Angga Babang Crabt itu udah nikah, sayangnya statusnya masih perjaka ting-ting 😌😌😌


__ADS_2