NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )

NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )
Bab 49


__ADS_3

"Ayo bawa calon menantu ibu ke rumah," ucap Andini.


"Siapa memangnya calon menantu Ibu dan Ayah?" tanya Angga.


"Isshhh, mana ibu tahu kamu yang lebih tahu siapa calon istrimu itu!"


" Aku tidak punya calon istri," jawab Angga cuek sambil mengangkat bahunya acuh.


"Anak ini pemalu sekali," ucap Arman sang ayah yang gemas melihat kelakuan putranya itu.


"Aku bukan pemalu, aku memang tidak punya calon istri. Untuk apa aku malu," jawab Angga.


"Kau tidak malu menjadi perjaka tua?" tanya Andini, seperti biasa mulutnya itu memang selalu sepedas sambal mercon.


"Aku masih muda, Bu. Dan aku bukan perjaka tua!"


"Kalau begitu buktikan?" ucap Andini.


"Maksud ibu aku harus membuk* celanaku disini?" tanya Angga tak berakhlak. Hingga satu timpukan dari sandal jepit legendaris mendarat di di kepala Angga.


"Jangan kau berani mengeluarkan gagang sapumu di depan kami. Atau aku akan memotongnya," ucap Arman.


"Enak saja, jangan coba berani menyentuhnya. Aku tidak rela!" jawab Angga.


"Astaga, kau semakin menyebalkan saja!" ucap Arman kesal, sandal legend masih ada di tangannya dan bersiap untuk melayang kembali di kepala Angga.


"Sudahlah, jika menunggunya membawa calon istri akan sangat lama. Biar ibu saja yang membawanya," ucap Andini.


"Maksud ibu?" tanya Angga belum paham.


"Kau ibu jodohkan saja dengan anak teman ibu, dan tidak ada penolakan!" tegas Andini.


"Terserah, tapi harus cantik dan juga seksi," ucap Angga sambil mengunyah kue pemberian Tasya.

__ADS_1


"Pasti cantik dan juga seksi, pokoknya tenang aja ibu yang atur semua. Awas aja kalau kamu coba-coba kabur, tak hapus dari catatan negara,"


"Memangnya ibu bisa?" ejek Angga. Namun, Angga sama sekali tidak perduli.


*


*


*


"Kak Abi, coba lihat aku. Apa ada perbedaan di tubuhku?" tanya Aira, sambil bercermin dan membolak-balikkan tubuhnya. Abi yang sedang mengerjakan pekerjaan sejenak menghentikan kegiatannya. Dan melihat ke arah Aira, sebelum moodnya berubah dan akan membuat Abi kehilangan jatahnya.


"Iya, kau semakin seksi dan menggoda. Ada bagian-bagian yang kini terlihat besar," jawab Abi jujur, akan tetapi kejujuran Abi ternyata dianggap sebagai hal lain. Aira menganggap jika ucapan Abi itu membuktikan ketakutannya saat ini. Aira langsung berbalik melihat ke arah Abi dengan tatapan menyeramkan.


'Astaga, apa salahku? Kenapa Istriku terlihat menyeramkan, semoga semuanya baik-baik saja,' gumam Abi dalam hatinya.


"Jadi, maksud Kak Abi, aku gemuk? Begitu?" tanya Aira kesal.


"Kak Abi kenapa kau jahat padaku, kenapa kau mengatakan jika aku ini gemuk," ucap Aira sedih. Sebagai pria sejati Abi ingin tidak istrinya sedih. Maka ia langsung terbangun dan berdiri dan memeluk Aira.


"Tidak sayang, kau itu sangat cantik dan tubuhmu sangat seksi. Dan aku suka sekali menyentuhnya seperti ini," ucap Abi sambil memegang bagian belakang Aira. Hingga Aira terjingkat kaget.


"Kak Abi, kau sangat mesum," ucap Aira sambil memu kul dada bidang Abi dengan pelan. Namun, Abi malah tertawa melihat tingkah Aira yang menurutnya sangat lucu. Ya begitulah pandangan orang yang sedang jatuh cinta semuanya terasa sangat indah.


"Tapi kau suka, kan?"


"Aku suka sekali," jawab Aira sambil memeluk Abi dengan erat.


"Kalau begitu ayo kita mulai sekarang," ajak Abi.


"Ayo, tapi gendong,"


"Siap sayangku,"

__ADS_1


*


*


*


"Ah iya, iya. Kita atur saja," ucap Andini dengan senang.


"..............."


"Iya, kita beri kejutan pada mereka, kalau perlu bawa penghulu sekalian," ucapnya dengan tergelak.


"............."


"Oke, lusa aku siapkan semuanya, pokoknya tenang saja," ucap Andini dengan semangat.


"..........."


"Oke, baiklah sudah dulu ya," Andini pun mengakhiri panggilannya.


"Bagaimana?" tanya Arman.


"Semuanya beres, ucapkan selamat tinggal pada perjaka karatan itu," jawab Andini.


"Good Job, ucap Arman sambil mengangkat kedua jempolnya


"Tos dulu dong," ucap Andini, Arman pun tergelak, suami istri itu memang sangat kompak dalam segala hal.


***


Maaf kalau ada typo Mimin nulis sambil rapat di sekolah 😌🤧


Vote dong 💃💃💃

__ADS_1


__ADS_2