
Untuk menghindari pertanyaan Angga yang sedang menghakimi gagang sapunya, Sandi memilih untuk menghindar. Ia tidak mau jika dianggap kepiting perjaka yang tak bisa apa-apa. Jangan sampai mereka berpikir jika gagang sapunya bermasalah, apalagi jika difitnah tidak bisa berdiri. Padahal jangankan berdiri, melompat - lompat saja gagang sapu Sandi sangatlah mampu.
"Jangan suka mengira-ngira, sudah minggir sana. Orang tampan mau lewat," ucap Sandi sambil pergi meninggalkan Abi dan Angga yang hampir saja tersedak angin lalu karena mendengar ucapan Sandi, yang senang sekali memfitnah dirinya sendiri.
"Astaga, apa kau dengar kepiting jelek itu bicara apa? Dia bilang kalau dia itu tampan? Kenapa dia senang sekali memfitnah dirinya sendiri, apa dia tidak pernah sakit hati dengan ucapannya sendiri?" Angga sampai menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar penuturan sandi. Sedangkan Abian. hanya menatap heran kepada kedua orang itu.
"Sandi memang tampan emang kau tidak menyadarinya?"
"Apa?"
"Iya, dia tampan walaupun hanya sedikit. Kau harus tetap mengakui ketampanannya, kasihan sekali makhluk kepiting itu, mungkin dia patah hati karena istriku yang cantik sudah melahirkan anak untukku, dia juga pasti ingin menghamili seseorang agar bisa melahirkan anaknya," ucap Abian.
"Jadi, maksudmu aku harus bersimpati kepadanya?" tanya Angga, Abi won mengangguk mengiyakan.
__ADS_1
"Baiklah, mulai sekarang aku akan bersimpati kepadanya. Tapi aku tidak tahu sampai kapan aku akan bersimpati kepadanya, karena menggoda kepiting itu sangat menyenangkan, memangnya kau tidak sadar dia adalah karyawanmu yang paling langka diantara karyawan-karyawan yang lainnya." Angga terbahak membayangkan sandi yang terlihat seperti kepiting yang baru saja disunat.
"Dia adalah karyawanku yang paling unik diantara yang lainnya, karyawan seperti itu harus diabadikan karena sangat menyenangkan melihatnya," jawab Abi sambil tertawa, dan meninggalkan Angga untuk segera masuk ke ruangannya.
"Unik atau langka,"
"Bisa disebut langka juga, untuk itu rawatlah baik - baik pekerja seperti itu,"
"Hei adik ipar tunggu aku!" Angga berlari mengejar Abi.
"Hei berhenti memanggilku Kakak!" Abi hanya tertawa saja menanggapinya.
*
__ADS_1
*
*
Di kontrakan
Nilam mulai membersihkan kontrakan Sandi yang tidak luas itu, barang-barang Sandi tidaklah banyak. Hanya beberapa lemari kecil dan peralatan dapur yang sewajarnya saja. Membuat Nilam tidak banyak pekerjaan di sana, untuk itu ia memutuskan untuk membereskan lemari pakaian Sandi. karena tadi Saat ia menyiapkan pakaian untuk sandi, Nilam melihat jika lemarinya lumayan berantakan, untuk itu ia berinisiatif untuk membereskannya agar terlihat lebih rapi dan juga nyaman. Lagi pula ia sama sekali tidak ada pekerjaan dan juga menjadi sangat bosan, untuk itu lebih baik ia membereskan lemari sandi saja pikirnya.
Nilam mulai membereskan lemari Sandi dengan mengeluarkan pakaian-pakaian Sandi, tapi saat ia mengeluarkan pakaiannya ada sesuatu yang jatuh dari sana. Kemudian Nilam pun melihat sesuatu yang jatuh dari bawah pakaian Sandi, dan sepertinya itu adalah sebuah foto. Karena ia penasaran akhirnya mengambil foto yang terjatuh itu dan membalikkannya. Saat Nilam membalikan foto itu, Nilai melihat jika itu adalah sebuah foto dari perempuan yang sangat cantik. Dan dalam foto itu tertuliskan nama Aira. Melihat itu saja Nilam sudah bisa menebak jika itu adalah perempuan yang dicintai oleh Sandi. Pantas saja jika ia masih belum bisa menerima Nilam. Terbukti sandi pernah menyentuhnya sampai sekarang. Hati Nilam mendadak sedih, akan tetapi Nilam pun sadar diri jika iya dan juga Sandi belum lama saling bertemu, dan tidak mungkin cinta itu akan tumbuh begitu saja. Mungkin perlu waktu di antara mereka berdua untuk itu, Nilam pun mencoba untuk mengerti keadaan ini dan tidak memaksakan Sandi agar segera mencintainya karena cinta itu tidak mungkin bisa dipaksakan.
"Nilam mesti sabar sama A Sandi, semoga aja dia bisa cepet cinta sama Nilam," gumamnya. Ia terdiam sejenak dan kemudian berpikir bagaimana caranya agar Sandi bisa dengan cepat mencintainya, kemudian Ia pun tersenyum karena ia mendapatkan ide.
"Nilam masak kepiting balado saja, biar A Sandi senang. Mudah-mudahan dia bisa cinta sama Nilam setelah makan kepiting buatan Nilam," ucapnya sambil tersenyum.
__ADS_1
***
Ya ampun Nilam mau masak suaminya sendiri 😆🤣🤣 gimana reaksi Aa Crabt ya jadi penasaran 😄