
Sandi pulang kerja dengan hati yang riang, meskipun tadi ia sempat kesal pada Angga, tapi kekesalannya itu tak berlangsung lama. Karena entah kenapa, akhir - akhir ini moodnya menjadi sangat baik. Mungkin karena ia sudah menikah, jadi beban hidupnya terasa berkurang. Karena menjadi seorang jomblo merana itu, sangat berat sekali. Jadi selama ini, ia harus kuat mental untuk menghadapi orang-orang yang selama ini mengejeknya.
Ia juga merasa bahagia karena ternyata kabar pernikahannya sudah sampai ke ke rekan - rekan kantornya. Itu karena Nilam yang membuat postingan di akun media sosialnya dan menandai Sandi. Sehingga tadi di kantor sempat heboh dengan pernikahan kepiting pelit yang akhirnya bisa bertemu dengan kepiting betina. Dan mereka pun kemudian memberikan kado dadakan yang berupa uang di transfer langsung ke rekeningnya.
Dan hal yang paling menakjubkan adalah, hadiah yang tak pernah disangka oleh Abi. Karena ia memberikan hadiah sebuah rumah padanya, rumah yang Abi bangun di salah satu perumahan miliknya. Namun, Abi tak memberikan rumah itu dengan cuma-cuma. Karena Abi memberikan syarat jika, rumah itu boleh untuk Sandi akan tetapi seumur hidupnya Sandi harus bekerja di perusahaanya wkwkwwk.
Namun, bagi Sandi itu adalah syarat yang sangat mudah. Dan tentu saja Sandi akan dengan senang melakukannya, karena dengan begitu artinya ia tidak akan pernah dipecat oleh Abi. Dan ia tidak akan menjadi pengangguran, luar biasa bukan. Selain menjadi juragan tanah Ia juga mempunyai pekerjaan yang tetap tak lupa Ia juga sudah menikah dengan istri yang cantik sangat sempurna sekali hidupnya.
Dan agar lebih sempurna lagi, kepiting perjaka ini akan melepaskan keperjakaannya saat mereka pindah ke rumah baru. Agar mereka bisa ehem-eheman di tempat yang sangat menyenangkan dan kepiting goreng ini akan mempunyai kenangan yang indah saat ia melepaskan keperjakaannya itu.
Melihat suaminya yang sudah pulang, Nilam sangat bahagia. Ia sudah tidak sabar ingin mengajak Sandi untuk makan kepiting balado buatannya. Dengan senyum yang mengembang dan perasaan yang suka cita Nilam menyambut kedatangan suaminya.
"Assalamualaikum A Sandi,"
"Waalaikumsalam, Nilam." jawabnya sambil mengulurkan tangannya agar dicium oleh Nilam. Sandi kan Kepiting soleh, ia harus memberikan contoh yang baik pada istrinya. Meskipun tanpa ia sadari jika yang seharusnya mengucapkan salam adalah Sandi bukan Nilam.
"A Sandi, cepetan mandi kita makan malam bareng. Nilam udah masak spesial buat A Sandi," mendengar nila mengatakan jika ia memasak makanan spesial kepiting itu sangat bahagia istrinya ini memang sangat luar biasa pandai sekali memanjakan suaminya. Tidak sia-sia jika Sandi akan memberikan hadiah sebuah rumah baru, dan juga status baru yaitu mantan perawan padanya.
__ADS_1
Sandi pun bergegas mandi dan kemudian berganti pakaian, karena ia sudah sangat lapar dan segera menemani Nilam untuk makan. Namun, ia terkejut saat Nilam memperlihatkan masakan yang ia masak. Karena ia telah memasak kepiting yang selalu menjadi julukannya selama ini.
"Oh ya ampun," melihat reaksi Sandi yang seperti terkejut, Nilam pun bertanya apakah ia tidak menyukai masakan yang ia masak.
"Kenapa A? Gak suka?" tanya Nilam kecewa, melihat Nilam yang sedih kepiting perjaka pun tak tega melihatnya. Ia pun kemudian bercerita tentang asal usul tentang kepiting pelit yang masih perjaka. Hingga Nilam dibuat tertawa oleh cerita Sandi.
"Kenapa mesti gak suka atuh A, seharusnya A Sandi itu bangga kalau disebut kepiting sama orang?"
"Apa? Kenapa aku harus bangga saat mereka memanggilku kepiting pelit?"
"Karena kepiting pelit itu seorang Bos, seorang juragan kaya A Sandi. Masih mending gak disebut gurita putus asa. Udah mah jadi karyawan, hidupnya nggak bahagia. Ditambah punya tetangga yang bikin jantungnya senam tiap hari, hayo pilih mana?" tanya Nilam.
"Aku pilih kepiting pelit saja karena dia sangat kaya sama sepertiku, benar kan?" Nilam pun mengangguk mantap hingga Sandi pun sangat bahagia. Untuk pertama kalinya Sandi bangga dengan julukan itu, dan semua itu berkat Nilam yang mampu membuat sandi merasa.menjadi orang yang paling bahagia.
Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan untuk Sandi, karena hari ini ia mendapatkan rumah impian secara cuma-cuma. Hanya tinggal mengabdi dan bersedia menjadi seorang yang bekerja keras, ia mendapatkan rumah tanpa harus bersusah payah untuk membayar cicilannya.
"Ini rumahnya?" tanya Nilam yang merasa sangat takjub dengan rumah minimalis namun sangat elegan.
__ADS_1
"Iya, apa kalian suka?" tanya Abi yang memang ikut mengantar mereka ke rumah barunya dan ditemani oleh Angga.
"Nilam suka banget Aa, makasih banyak. Sudah diberikan hadiah rumah, Nilam udah kaya dapat undian sabun aja," jawabnya.
"Sejak kapan undian sabun dapat rumah?" gumam Angga.
"Aku senang jika kalian merasa sangat senang, semoga kalian hidup bahagia. Dan menjadi pasangan yang harmonis dan romantis selamanya,"
"Aamiin ..." ucap merek serempak.
Tak pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan mereka akan bahagia seperti sekarang ini, mendapatkan jodoh yang tak pernah mereka sangka. Mulai dari Abi dan Aira, Angga dan Tasya dan sekarang Sandi dan Nilam. Berjodoh dengan orang yang tak pernah mereka sangka-sangka membuat kehidupan mereka penuh dengan kejutan. Dan kini mereka semua hidup bahagia dengan keluarga mereka masing-masing. Dan semoga mereka semua selalu bahagia.
TAMAT
Ceritanya Mimin tamatin ya karena mereka semua udah bahagia 😘😘😘jadi udah nggak ada lagi yang bisa diceritain tentang mereka, karena mereka memang udah bahagia dengan rumah tangga mereka masing-masing ❤️❤️❤️❤️
Makasih banyak, buat yang udah ngikutin cerita ini dari awal sampai akhir. Maaf kalau sempat hiatus lama, karena banyak banget kesibukan yang harus diselesaikan 🥰 makasih pokoknya lope ... lope buat kalian, jangan lupa mampir di karya baru Mimin di Mertua Vs Menantu 😘😘😘
__ADS_1