NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )

NIKAH DADAKAN (Aira & Abian )
Bab 38


__ADS_3

Karena kesal Tasya pun mendorong Angga, namun karena Angga tidak siap akhirnya ia tidak sengaja menarik Tasya hingga mereka berdua terjatuh dengan posisi Tasya berada di atas Angga, hingga tanpa sengaja Angga bisa merasakan sesuatu yang kenyal menempel di dadanya. Karena terkejut dan menyadari apa yang menempel padanya, Angga pun langsung mendorong Tasya hingga terjungkal.


"Aaarrrgghhhh.... Dasar pria menyebalkan !!!"


"Astaga, apa itu tadi, " gumam Angga dan langsung pergi meninggalkan Tasya. Sedangkan Tasya ia segera pergi ke ruangan Abian dan mengetuk pintunya.


Tok


Tok


Tok


Abian pun sejenak menghentikan aktivitasnya bersama dengan Aira, saat Abian akan membuka pintu tangannya dicekal oleh Aira. "Biar aku saja Kak Abi, "


"Oh baiklah sayang, " jawab Abi, Aira pun kemudian berjalan menuju pintu dan membukanya. Saat pintu mulai terbuka terlihatlah Tasya yang sedang membawa sebuah Map.


"Apa A eh maksudku Pak Abi ada ?" Tanya Tasya.


"Oh ada, silahkan masuk " jawab Aira dan kemudian berjalan duluan dan duduk di sofa . Sedangkan Abi sudah kembali ke meja kerjanya. Tasya pun menghampiri Abi dan memberikan Map itu


"Pak Abi tolong tanda tangani ini sebentar," pinta Marsha.


"Oh, baiklah, " jawab Abi . Tasya memandang Abi dengan tatapan intens. Terlihat sekali jika ia memang sangat mengagumi Abi. Untung saja Aira sedang tidak melihatnya, karena ia sedang fokus menatap ponselnya.


"Ini, ambil lah," ucap Abi.

__ADS_1


"Baik terima kasih, "


"Oh ya Tasya, "


"Iya Pak Abi ," jawabnya dengan sumringah karena dipanggil oleh Abi.


"Maaf lain kali jangan menatapku seperti itu ya. Aku takut istriku salah paham, apalagi ia kini sedang berada disini aku sangat takut, karena dia itu agak pemarah " ucap Abi sambil tersenyum. Kini kedua wanita itu cengoh mendengar ucapan Abi. Keduanya merasa malu dengan versi yang berbeda.


'Astaga kenapa dia jujur sekali, ' batin Tasya menjerit.


'Apa yang Kak Abi katakan, semua orang akan berpikir jika aku adalah perempuan yang galak, ' gumam Aira dalam hati.


"M-maaf Pak saya permisi, " ucap Tasya dan pergi meninggalkan ruangan Abian dengan jalan tertunduk malu. Begitupun dengan Aira yang tidak mau, melihat ke arah Tasya karena merasa tidak enak.


Setelah Tasya pergi keluar Aira pun melihat ke arah Abi, "Kak apa yang kau bicarakan, aku tidak salah paham padanya. Dia kan hanya bekerja," ucap Aira.


"Tadi kita baru sampai mana, ?" Tanya Abi.


"Sampai mana apa nya, ?" Aira terlihat bingung.


"Berarti kita tadi belum mulai, ?" Abi malah balik bertanya.


"Oh astaga, Kak Abi ini bicara apa sih, "


"Baiklah, kalau begitu kita mulai. Aku akan menciummu sekarang, " ucapnya dan kemudian Abi pun mencium Aira di bibirnya yang setiap waktu selalu membuatnya candu. Aira hanya pasrah dengan apa yang suaminya lakukan.

__ADS_1


Di luar ruangan Tasya merasa sangat malu, sudah cukup sampai di sini mulai sekarang ia tidak akan menggoda Abi lagi. Ia menyadari jika Abi tidak akan pernah tergoda oleh gadis mana pun. Bahkan buah mangga miliknya pun tidak mampu membuat Abian tergoda.


Saat sedang melamun seseorang bertanya padanya, " Hei Tasya kenapa setelah kau keluar dari ruangan Pak CEO kau terlihat shock, apa kau melihat sesuatu,?" Tanya Sandi si kepiting kepo.


"Aku tidak melihat apa pun, hanya hati ku yang terluka itu saja." jawab Tasya.


"Aku juga sangat terluka, karena kekasih ku memutuskan hubungan dengan ku karena ternyata ia lebih memilih Pak CEO yang jauh lebih kaya dariku, " ucap Sandi dengan dibuat sedih. Tasya pun agak terkejut mendengarnya setelah mengetahui jika istri dari Abian adalah mantan dari rekan kerjanya ini. Tapi benarkah apa yang diucapkan oleh sandi ini.


Jika benar sungguh sangat disayangkan karena ternyata wanita itu bukan wanita yang baik. karena ia lebih memilih laki-laki yang lebih kaya dibandingkan dengan kekasihnya yang selama ini menemaninya.


"Jadi wanita itu mantan kekasihmu, ?" Tanya Tasya penasaran.


"Iya, dia pacarku tapi dia selingkuh dengan Pak CEO, lalu menikah dengannya. Nasibku memang sangat buruk, " ucap Sandi hingga Tasya pun merasa kasihan.


Bughh....


Satu p u k u l a n pun mendarat di kepala Sandi yang dilakukan oleh Angga.


"Ternyata selain pelit kau pun, juga jago drama !!! Dasar kepiting menyebalkan, seharusnya dari dulu aku menggoreng mu !!!"


"Astaga Kakak ipar, " ucapnya dengan wajah yang shock


*


*

__ADS_1


*


Tadinya mau aku up bulan depan, tapi aku gak enak 😅 aku sempetin mampir di Mas Abi 🤗 maaf kalau slow update ya, karena bulan ini kerjaan Mimin banyak bangeeeeettt 😌


__ADS_2