
bel pintuku berbunyi beberapa kali, dari luar pintu terdengar suara "" Permisi Ada Paket " ucap lelaki itu. perasaan aku tak pernah memesan barang ataupun beli online.. gumamku aku pun membuka pintu
" dengan ibu Vina ucap lelaki itu
"iya. tapi aku ngga pernah pesan barang pak ucapku
" hmm tapi paket ini atas nama anda, saya cek sesuai alamat juga.. ucap lelaki itu
" coba cek pengirimnya pak
" ngga ada bu.. terima aja mungkin nama pengirimnya dibalik bungkusan itu ucapnya menyerahkan amplop berwarna pink itu padaku..
setelah tandatangan penerima lelaki itu pun pergi , aku menutup pintu rumahku kembali dan menyimpan amplop itu diatas meja. aku belum sempat membukanya karna harus menyelesaikan laporan milik pak Andrew..
sudah sebulan aku bekerja di salah satu perusahaan terbesar dikota ini, dan menjadi sekertaris pak Andrew, ia terkenal dengan bos yang cuek, menjadi sekertaris nya adalah tidak mudah... udah seminggu ini aku menemaninya lembur dikantor meskipun rasanya aku ingin mengundurkan diri namun hal itu tak bisa aku lakukan, aku harus melunasi utang orang tuaku yang setiap minggunya rentenir datang kerumah
hari ini ia memberiku cuti sehari, sebelum kami keluar kota bersama untuk menyelesaikan proyek selama seminggu. meskipun begitu aku harus tetap mengirim laporan padanya.
setelah laporan ku selesai aku pun mengirimnya melalu email..
aku merebahkan tubuhku diatas sofa beberapa menit, aku sungguh lelah, sambil menghela nafas, kurentangkan seluruh tubuhku di atas sofa itu. semenjak jadi sekertaris pak Andrew aku bahkan jarang olahraga.. jadi wajar saja jika seluruh badanku terasa sakit..
tiba_tiba hpku berdering ternyata SMS dari pak Andrew "Fina jangan lupa kamu pesan tiket kesurabaya besok pemberangkatan pertama yah.. " baik pak ucapku dengan membalas pesan pak Andrew.
aku menatap foto dilayar hpku. dia adalah Doni kekasihku sudah 3 hari dia tak menghubungiku karena tugas keluar kota.
aku mencoba menghubunginya, namun tak ada jawaban akupun mengirim pesan suara
" yank gimana kabarmu..pekerjaanmu lancar saja Khan kalau kamu mendengar ini hubungi aku balik yah..dari kekasihmu yang menanti"
pesan suara itu pun terkirim.
untuk menikmati hari libur sehari ini, aku memutuskan menghubungi sahabatku lina,
"halo Lin hari ini kamu sibuk ngga
" tumben luh nelfon gue jam segini
"biasa aku diberi cuti sehari sama bosku
" ahhh cuti sehari ucapnya dengan tertawa
" kamu dimana sekarang aku bosan nhe dirumah jaln yuk..mumpung hari ini aku libur
__ADS_1
" aku masih dibutik.. tapi karena kamu yang minta jadi hari ini aku temani the ucap lin
" ya udah ketemu dikafe Joni aja
" ok baiklah ucapnya sambil menutup telfon
aku harus menikmati liburku ini sebelum aku bertempur dengan kerja lembur lagi.. tanpa berfikir lagi aku segera kesana dengan memesan taksi online..
******
pak pesan copy latte yah ucapku sambil menyodorkan uang kepada pelayan kafe itu..
setelah memesan aku memilih tempat duduk dilantai 2 yang berada di teras kafe itu..
kafe Joni sangat terkenal dikota itu, suasana dalam kafe itu sangat cocok bagi seseorang yang ingin nongkrong bersama kekasihnya..apa lagi jika malam hari kafe itu sangat terlihat indah dipenuhi dengan kedipan lampu..
" udah lama ucap Lina mengagetkanku yang sedang menikmati keindahan kota itu.
" baru aja ucapku..
" gimana Doni udah menghubungimu
" belum Lin udah 3 hari ini ia tanpa kabar
" mungkin dia sibuk positif aja
tidak biasanya Doni tanpa kabar, apalagi sudah 3 hari begini.. tapi aku harus tetap berfikir positif ucapku dalam hati.
"gimana pekerjaanmu Vin
" yah seperti biasanya bosku masih terus menyiksaku lembur
" hmm sabar jika aku jadi kamu aku sangat bahagia apalagi punya bos cakep kaya ghitu
" dasar mesum cakep dari mananya orang rada cuek ghitu..
" matamu memng selalu salah Vin
" cowok yang cakep dimataku itu cuma Doni tau ucapku pada Lina
" ya...ya... aku tau pasti ujung_ujungya Doni dimatamu yang paling cakep
setelah berbincang cukup lama bersama Lina aku memutuskan untuk segera pulang..untuk persiapan besok..
__ADS_1
"Vin ayo ketaman cinta yuk udah lama kita ngga kesana..ucap Lina manja
" aku harus pulang Lin , besok aku mau keluar kota bersama bosku..
" hmm berpa hari
" mungkin seminggu Lin kalau Doni cari ke aku tolong bilang aku lagi tugas keluar kota yah.
" ok baiklah ..jaga jarak sama bos cakepmu..
" maksudmu Lin dengan mata melotot
" ya...maksudku jangan sampai berpaling apa lagi kamu tiap hari pergi bersamanya
"ya udah aku pulang dulu yah...
" hati_hati yah..ingat pesanku ucapnya mengingatkan lagi ...aku tak menghiraukan ucapan Lina aku terus berjalan keluar dari kafe Joni.
akupun pulang dengan naik taksi online meninggalkan Lina di kafe Joni.. sepanjang perjalanan pulang aku trus menekan tombol hpku dan berharap ada pesan dari doni..tapi harapanku masih tetap sia_sia...
sesampai dirumah aku tak langsung tidur, aku membereskan beberapa baju yang harus kubawa, setelah selesai aku memesan tiket sesuai perintah pak Andrew.. aku pun kaget ternyata jadwal penerbangan pertama jam 06.00 pagi..mana mungkin dia mengambil jam segini ..dia sudah gila apa ucapku dengan kesal..
tak ada cara lain mau tak mau aku harus menyetel alaram di hpku..jam 05.30 aku harus sudah ada di bandara dan berarti aku harus bangun jam 05.00 pagi...ya tuhan pak Andrew sungguh menyiksaku...
kutekan nomor pak Andrew sekilas pun tersambung
"halo pak Andrew
"ya kenapa Vina
"setelah aku cek jadwal pemberangkatan pertama tenyata jam 06.00 pagi pak. apa bapak tak salah liat jadwal ucapku dengan nada hati_hati.
" terus kenapa dengan jam 06.00 pagi
"hmm aku cuma ingin memastikan mungkin saja bapak salah liat atau bagaimana ucapku lagi..
" kamu tau Khan Vina aku tak pernh mengubah keputusanku...dengan nada keras
" baik pak jadi aku pesan jadwal itu sja
" iya ..satu lagi jangan terlambat kamu harus sudah datang setengah jam seblum pemberangkatan.
" baik pak ucapku lalu mematikan telfonnya...
__ADS_1
oh tuhan...ada apa dengan bosku ini bagaimana mungkin dia menyuruhku datang jam 5 di bandara...percuma aku mengeluh juga keputusannya tak bisa diubah..
akhirnya aku memutuskan untuk tidur lebih awal, meskipun mataku susah terpejam namun aku harus memaksanya..agar tak terlambat bangun besoknya...aku bisa mati jika terlambat lagi...pasti pak Andrew akan marah besar...