
Matahari sudah mengeluarkan sinarnya, anisa dan mamah laura sudah bersiap-siap untuk ke pasar.
" Mah, kalau kepasar hati-hati yah? ucap arkan.
" Iyah sayang, mamah bakal jagain anisa sayang. jawab mamah laura
" Firasat arkan nggak enak mah, tapi mungkin itu cuman bunga tidur sih. jawab arkan.
Sebelum ke pasar, mereka sarapan dulu. Selesai sarapan, arkan pamitan untuk ke kantor bersama papah reno. Arkan dan papah reno sudah meninggalkan rumah. Anisa dan mamah laura pergi ke pasar bersama. Di perjalanan anisa merasakan aneh, tiba- tiba ia meneteskan air mata.
" Sayang, kenapa kamu menanggis? tanya mamah laura sambil menyetir mobil.
" Nggak tau mah, jawab anisa
Mereka akhirnya sampai di pasar tradisional, anisa dan mamah laura mulai belanja seafood, sayuran, daging ayam, daging sapi dan lain- lain. Setelah satu jam di pasar, mereka selesai belanja. Semua belanja di taruh di bagasi mobil.
" Mah, anisa pengin makan bakso mah. ucap anisa.
Mereka berjalan di pinggiran pasar, tak jauh dari anisa dan mamah laura, ada dua pasang mata yang memperhatikan gerak gerik mereka.
" Mah, itu yang jualan bakso. ucap anisa sambil menyebrangi jalan.
Bruuukkk... suara tertabrak.
" Anisa, teriak mamah laura.
Mobil melaju dengan cepat, mamah laura langsung melihat plat nomor mobil tersebut.
__ADS_1
" Tolong,,, tolong.. teriak mamah laura sambil menanggis histeris.
Semua orang mendekat, dengan cepat mobil seseorang membawa mamah laura dan anisa ke rumah sakit terdekat.
" Anisa, kamu harus kuat yah sayang, maafin mamah nggak bisa jagain kamu. ucap mamah laura sambil menanggis.
Sampai di rumah sakit, anisa langsung di larikan di UGD agar segera di tangani dokter. Mamah laura terus menanggis, tangannya bergetar, merasa bersalah karena tak bisa menjaga anisa. Mamah laura mencoba menghubungi arkan dan papah reno tapi tak ada jawaban.
Mamah laura langsung mendaftar atas nama Anisa di rumah sakit.
Mamah laura mencoba menghubungi arkan berkali- kali tapi tak ada jawaban sama sekali. mamah mencoba menghubungi asisten rido tapi sama tak ada jawaban. Mamah laura juga mengirim pesan untuk papah reno dan arkan.
" Anisa kecelakan, sekarang ada dirumah sakit Mitra sejati. isi pesan mamah laura.
Akhirnya mamah laura mencoba menghubungi resepsionis kantor.
" Halo, saya bisa bicara dengan arkan, tolong secepatnya! ucap mamah laura sambil menanggis.
" Maaf ibu, pak arkan sedang meeting. oya maaf dengan ibu siapa? ucap resepsionis.
" Dengan Ibu laura. istri arkan kecelakan. ucap laura sambil terus menanggis.
" Maaf nyonya, saya akan menghubungi pak arkan secepatnya. ucap resepsionis
Resepsionis langsung menghubungi pak arkan, tapi tak ada jawaban, akhirnya dia memberanikan diri masuk keruang meeting dengan cepat.
" Tok...tok... Asisten rido membukakan pintu.
__ADS_1
" Maaf pak, mengganggu waktunya, tadi Nyonya laura menghubungi kantor bahwa nona anisa kecelakaan.ucap resepsionis.
" Apa!! ucap rido kaget
Rido langsung membisikan ke arkan, arkan begitu syok mendengar kabar bahwa anisa kecelakan.
" Rido kamu urus meeting ini. ucap arkan langsung berlari keluar gedung bastian grup di ikuti papah reno.
Papah reno langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit mitra sejati. Mobil melaju dengan cepat, arkan terus menerus menangis di dalam mobil. Sampai di rumah sakit arkan langsung berlari menuju UGD. Mamah laura sudah menunggu di depan pintu UGD.
" Mamah bagaimana keadaan anisa dan anak kembarku mah? ucap arkan sambil menanggis.
" Mamah belum tau nak, anisa masih di tangani dokter. ucap mamah laura sambil terus menanggis.
Arkan mondar mandir di depan pintu ugd, dia merasa khawatir takut terjadi apa- apa sama anisa dan bayi kembarnya. Arkan terus meneteskan air matanya, semoga ada mukjizat dari yang kuasa.
" Arkan kamu yang sabar, papah yakin anak kamu sama anisa bakalan selamat. ucap papah reno menenangkan arkan.
" Pah... ucap arkan sambil menanggis dan memeluk papah reno dengan erat.
********
Jangan lupa like, komen, vote yah gaes.
Maafkan author kalau lama 🤭🤭
love you all 😍😘😘
__ADS_1