NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Nyidam


__ADS_3

Anisa berjalan menuju parkiran, melihat arkan badmood.


" mas, mas kenapa sih? tanya anisa.


" mas nggak suka ajah kamu dekat-dekat sama temenmu itu. jawab arkan cemberut.


" dia sahabat anisa mas, waktu sekolah dulu. ucap anisa.


" tapi mas nggak suka ajah, kamu dekat sama dia, pokoknya jangan sampai dia datang kerumah kita.ucap arkan tegas.


" iyah mas. jawab anisa


Arkan sudah duduk di depan stir, anisa duduk di sebelah nya. Arkan mulai melajukan mobilnya dengan pelan.


" mas, mampir ke makam bapa sama ibu yah. ucap anisa.


" hmmmmm. jawab arkan


Tak jauh dari penjual bakso tempat pemakaman ke dua orang tua anisa. 5 menit di perjalanan akhirnya sampai di tempat pemakaman umum. Anisa turun dari mobil bersama arkan. Anisa membeli bunga di sekitar tempat pemakaman.


" Bu bunganya yang komplit yah bu. ucap anisa


" Iyah mba, ucap penjual bunga.


Setelah menerima satu kresek kecil dan anisa membayar. Anisa langsung mengandeng arkan menuju makam orang tua anisa, sampai di depan makam kedua orang tua anisa. Mereka jongkok di depan makam ibunya.


" Ibu, ini anisa bu, anisa kesini sama suami anisa, semoga ibu tenang di sana yah bu, oya bu anisa juga sudah ketemu kakek dan nenek, ucap anisa sambil memegang batu nisan.


" bu, ini saya arkan bu, suami anisa. ibu disana tenang saja, arkan akan menjaga anisa sepenuh hati. ucap arkan


Anisa menitihkan air matanya, anisa dan arkan berdoa di depan makam ibunya. Setelah berdoa dan menaburkan bunga. Mereka berpindah tempat ke makam bapak anisa.


" Bapak, bapak pasti sudah bahagia ketemu ibu disana kan pak? anisa disini selalu mendoakan bapak dan ibu. Anisa lagi hamil, bapak sebentar lagi bakalan punya cucu. doain anisa disini yah pak. ucap anisa sambil memegang batu nisan bapaknya.


" Bapak ini arkan, bapak nggak usah khawatir lagi pak, anisa akan selalu di sisi arkan pak, arkan bakalan buat anisa bahagia. ucap arkan


Mereka berdoa dan menaburkan bunga di makam bapaknya.


" kami pulang dulu yah pak. ucap arkan dan anisa secara bersamaan.


Anisa dan arkan meninggalkan pemakaman, mereka berjalan kaki menuju mobil. Di dalam mobil arkan duduk di depan setir, anisa duduk di sebelah arkan. Mobil mulai melaju dengan cepat, karena hari mulai sore.

__ADS_1


" Mas, kita langsung pulang? tanya anisa.


" Iyah sayang. jawab arkan.


" Katanya mas mau meeting di kantor? tanya anisa lagi.


" Mas tadi berbohong sayang, mas nggak suka aja liat temen kamu! ucap arkan cemberut.


Mobil sudah sampai di gerbang perumahan, sampai dirumah, pintu gerbang sudah di buka oleh bi giyem. Mobil langsung masuk kedalam garasi.


" Sore tuan nona. sapa bi giyem


" Sore juga bi, balas anisa sambil tersenyum.


Anisa dan Arkan langsung masuk kedalam kamar, Arkan mengambil handuk masuk kedalam kamar mandi. Anisa hanya ingin merebahkan tubuhnya di sofa kamar.


Selesai arkan mandi, anisa masuk kedalam kamar mandi membersihkan tubuhnya. Setelah mandi, anisa langsung memakai daster. Menurutnya daster sangat nyaman di pakai, apalagi saat santai di rumah.


" Sayang. ucap anisa sambil tanganya bergelayunan manja di lengan arkan.


" kenapa sayang. ucap arkan


" Mas, anisa pengin makan serabi. ucap anisa manja.


Bi giyem sudah menyiapkan makanan untuk Arkan dan anisa. Mereka duduk di kursi meja makan. Melihat makanan anisa langsung mengambil makanan tanpa memperdulikan arkan.


" wah bibi masak baby cumi lombok hijau. guman anisa tak sabar untuk menyantapnya.


Satu piring penuh sudah di depan anisa, dia langsung melahapnya dengan tangan tanpa menggunakan sendok dan garpu. Anisa makan begitu lahap seperti orang kelaparan.


" uhuukk....uuhuukkk.. anisa tersendak makanan.


" sayang, makannya pelan- pelan. ucap arkan sambil mengambilkan minuman untuk anisa.


" Iyah maaf mas, anisa nggak bisa tahan liat baby cumi lombok hijaunya mas. ucap anisa sambil tersenyum.


Selesai makan bi giyem membereskan semua makanan.


" Bi jam segini ada yang jualan serabi nggak yah bi?? tanya arkan.


" bibi kurang tau tuan, kalau pagi di pasar banyak. ucap bi giyem.

__ADS_1


" Besok saja deh, nanti anisa ikut ke pasar sama bibi yah mas. pamit anisa ke arkan.


" nggak boleh, kamu di rumah saja, biar bibi yang ke pasar. ucap arkan.


" tapi mas, anisa pengin ke pasar. rengek anisa.


" kamu lagi hamil muda sayang, kalau mau ke pasar nanti nunggu kandungan kamu kuat dulu. ucap arkan.


" Iyah mas, jawab anisa cemberut.


Mereka kembali kekamar, malam mulai larut tapi arkan dan anisa masih belum tidur juga. Mereka masih asyik bercerita nanti anaknya akan di kasih nama siapa.


" Kruyukk..kruyuukkk. suara perut anisa berbunyi.


" Mas, anisa lapar. ucap anisa manja.


" Mas bikini susu hamil yah sayang. ucap arkan


" Memang mas sudah beli susu hamil? tanya anisa.


" Belum sayang. jawab arkan


Arkan keluar kamar mencari makanan, hanya ada roti selai coklat dan buah apel.


Arkan membawakan makanan tersebut didalam kamar.


" Maaf sayang, cuman ada ini. ucap arkan


" nggak papa mas, yang penting ada makan masuk dari pada anak anak kita demo di dalam perut. jawab anisa.


Habis sudah makanan anisa, anisa mulai merasa mengantuk.


" Sayang, habis makan jangan langsung tidur. ucap arkan


Anisa tak menghiraukan ucapan arkan, dia memejamkan matanya. Akhirnya mereka tidur bersama, masuk kedalam alam mimpi.


********


Jangan lupa like...


komen....

__ADS_1


vote...


__ADS_2