
Anisa memandang arkan dan kakek dari jauh, sambil menikmati udara yang sejuk.
Dari kejauhan seseorang melihat anisa, yang tak lain brian. Dia tersenyum sendiri sambil melihat anisa yang sedang bermain dengan air sungai.
" Kamu memang dari dulu sudah cantik nis guman brian dalam hati.
Brian melihat sekitar, dia melihat suami dan kakek anisa sedang sibuk memancing. Brian memberanikan diri mendekati anisa.
" Hay nis, sapa brian
" Eh pak brian, jawab anisa sambil tersenyum.
" Sudah sehat nis? tanya brian.
" Sudah ko mas, mas brian lagi ngapain disini? tanya balik anisa.
" Lagi jalan- jalan nis, kamu lagi sama suami kamu yah. ucap brian basa basi.
" Ehem mas. jawab anisa
Arkan melihat anisa sedang asyik mengobrol, jiwa kecemburuannya meningkat. Arkan segara menghampiri anisa dan brian.
" Nis, ini ikannya sudah dapat banyak. ucap arkan.
" Iyah mas, jawab anisa sambil mengambil keranjang yang berisi ikan.
" Sayang, nanti kamu yang masak yah, aku kangen masakan kamu yank. ucap arkan manja
__ADS_1
" Mas apaan sih, malu tau ada dokter brian. ucap anisa pelan sambil mencubit pinggang arkan.
" Au sakit tau sayang, kamu kalau mau jangan disini nanti dikamar ajah, kita bikin adik buat si kembar. ucap arkan keras
" Ya sudah saya pulang duluan yah. pamit brian.
" Oh iyah silahkan. ucap arkan santai
Mereka kembali ke rumah dengan membawa hasil tangkapan kakek dan arkan.
Sampai dirumah, anisa langsung masuk kamar untuk membersihkan tubuhnya.
Arkan mengikuti anisa, kemudian ia memeluk anisa yang hendak ke kamar mandi.
" Sayang, mandi bareng yuk ajak arkan.
" Apaan sih sayang, aku pengin deket kamu terus sayang, nggak pengin jauh-jauh dari kamu. ucap arkan manja.
" Aku kebelet BAB sayang, kamu mau ikut. ucap anisa
" Kamu jorok banget sih sayang ucap arkan cemburut.
Anisa meninggalkan arkan sendirian, ia langsung masuk kedalam kamar mandi. Setelah beberapa menit di kamar mandi, anisa keluar kamar mandi, ia melihat arkan sudah tertidur dengan pulas. Anisa tak mau membangunkan arkan, ia segera ke dapur untuk mengeksekusi ikan. Bi giyem dan nenek sibuk mengurus anak-anak.
Kali ini anisa akan memasak ikan goreng, sambal dan sayur asem. masakan simple tapi begitu nikmat.
Jam makan siang sudah di depan mata, anisa menanta makananya di teras belakang. Makan sayur asem, ikan goreng dan sambal paling nikmat makan di alam terbuka.
__ADS_1
Anisa segera membangunkan arkan.
" Mas bangun mas, makan siangnya sudah siap. ucap anisa sambil menggoyangkan tubuh arkan.
Arkan mulai membuka matanya, ia langsung mencium anisa dengan lembut. Anisa sempat kaget tapi ia menerima ciuman dari suaminya.
" Mas makan dulu yuk, ucap anisa
" Nggak mau, mas mau makan kamu dulu sayang. ucap arkan manja.
Anisa pun tak menolak ajakan suaminya, mau bagaimana lagi dia harus mengikuti kemauan suaminya. Sebelum makan siang, arkan melakukan aksinya di kamar membuat adik untuk sikembar. Beberapa kali arkan melakukan aksinya, kini anisa tergulai lemas di pelukan arkan tanpa memakai kain sehelaipun.
" Mas, ayo kita makan, pasti kakek sama nenek sudah nungguin kita. ucap anisa lemas
" Kamu masih kuat sayang? tanya arkan tersenyum.
" Iyah mas, ayo makan. ucap anisa sambil memunggut pakaiannya yang tersebar di lantai.
Setelah memakai baju, mereka berdua keluar kamar dan berjalan menuju teras belakang. Sebelum makan, anisa menyusui si kembar dahulu agar mereka tidur. Si kembar tidur, anisa, arkan, kakek, nenek dan bi giyem menikmati makanan buatan anisa sampai habis tak tersisa.
*******
Jangan lupa like dan vote yah gaes.
Dukung terus authornya, biar lebih semangat.
Yang mau kenal sama authornya, monggoh follow IG author Vivi_kuanefi
__ADS_1
Terimakasih 😊😊