NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Kehamilan


__ADS_3

Sampai dirumah sakit, Arkan menurunkan anisa di depan loby rumah sakit. Arkan memarkirkan mobilnya tidak jauh dari lobby. Anisa masih menunggu arkan.


" ayo sayang. ucap arkan sambil mengandeng tangan anisa.


Arkan dan anisa berjalan menuju tempat loket untuk mengambil no antrian. Anisa melihat nama- nama dokter kandungan.


" Dokter Luna! dulu aku pernah kesini sama mamah laura. ucap anisa mengingat kembali saat ke dokter luna.


No antrian anisa di panggil, arkan dan anisa maju ke tempat pendaftaran.


" Selamat pagi.


" Selamat pagi juga, mba saya mau daftar ke poli kandungan dengan dokter luna. ucap anisa.


Penjaga pendaftaran langsung mendaftarkan anisa. Meminta KTP anisa, setelah mendaftar, anisa dan arkan duduk kembali.


" Anisa anastasya wijaya. panggil perawat.


Anisa maju ke depan untuk di tensi dan di timbang, setelah itu anisa duduk kembali menunggu giliran untuk di periksa dokter luna.


Menunggu hampir setengah jam akhirnya Anisa di panggil. Anisa dan arkan masuk ke dalam ruangan dokter luna.


" Selamat Pagi. sapa dokter luna.


" Selamat pagi juga dok. jawab anisa.


Anisa di persilahkan untuk tiduran di tempat yang sudah disediakan. Salah satu perawat membantu anisa, perawat tersebut memberikan gel ke perut anisa. Dokter luna berdiri, mulai memegang alat usg dan menempelkan alat usg ke perut anisa. Dokter luna mencari ke beradaan janin anisa.


" Selamat yah ibu dan bapak, ini sudah terlihat gumpalan, ini janinnya ada dua bu. ucap dokter luna.


" berarti kembar dok? tanya anisa.


" iyah bu, ibu hamil anak kembar. jawab dokter luna..


" Sudah dapat berapa minggu dok? tanya arkan.


" sudah 4 week 5 hari pak. jawab dokter luna.


Anisa di persilahkan untuk duduk kembali di tempat duduk.


" Mohon ibu jangan terlalu lelah, usahakan makan makanan yang bergizi. ini saya kasih vitamin sama penguat. satu bulan lagi cek up yah pak bu. ucap dokter luna.


" apakah jenis kelaminya sudah terlihat dok? tanya arkan.


" belum pak, kalau sudah 4 bulan baru kelihatan jenis kelaminnya. jawab dokter luna.


" Terimaksih dok. ucap arkan sambil menerima resep obat.

__ADS_1


Mereka berdua keluar, arkan menyuruh agar anisa duduk. arkan menebus obat dan membayar semuanya. selesai mendapatkan obat arkan menghampiri anisa.


Mereka berdua keluar dari rumah sakit


menuju parkiran mobil. Arkan tak lupa membukaan pintu untuk istri tercintanya.


Di dalam mobil anisa tersenyum bahagia, teryata dia hamil dua sekaligus.


" mas, anisa lapar. ucap anisa manja.


" kamu mau makan apa sayang? tanya arkan


" Anisa ingin makan bakso malang mas. ucap anisa.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang, arkan sambil melihat ke depan dan samping kiri kanan mencari keberadaan penjual bakso malang.


" sayang kita mau beli bakso malang dimana? tanya arkan.


" Di deket rumah anisa dulu mas, ada penjual bakso malang enak sekali mas. kesana yah mas. ucap anisa.


Arkan langsung melajukan mobilnya dengan cepat. Sampai di pinggiran kota dekat rumah anisa, terlihat tukang bakso malang.


" itu mas. jawab anisa tangannya menuding penjual bakso malang.


Anisa dan arkan turun dari mobil kemudian masuk ke kedai bakso malang pak supri asli malang.


Anisa menarik tangan arkan, mereka duduk di pojok. Bakso malang pak supri memang selalu ramai pembeli apalagi kalau siang hari. Anisa berjalan menuju penjual bakso.


" eh mba anisa baru kelihatan mba, nggak pernah mampir kesini lagi. ucap pak supri.


" Iyah pak, anisa sekarang ikut suami ucap anisa.


" Mba anisa sudah menikah yah? ko bapak nggak di kasih undangannya. ucap pak supri


" Sudah pak, tapi memang nggak di ramai- ramai, oya pak bakso dua porsi yah pak. minumnya es jeruk 2 ucap anisa


" Asiiaaapp mba. jawab pak supri.


Anisa kembali menghampiri arkan.


" Pesan bakso ajah lama sekali. gerutu arkan.


" maaf mas, ucap anisa manja


Minuman sudah ada di meja, pesanan bakso malang anisa dan arkan telah di sajikan di meja. Anisa sudah ngiler dan langsung melahapnya. Anisa menikmati setiap gigitan bakso malang di dalam mulutnya.


" Anisa. panggil seseorang

__ADS_1


Anisa tak mendengarkannya, dia masih menikmati bakso malangnya dengan lahap. Arkan juga merasa keenakan makan bakso malang pak supri.


" Anisa. panggil seseorang.


Anisa menoleh clingak clinguk mencari dari mana suara yang memanggil anisa. Seseorang wanita yang tak lain sahabat anisa mendekati.


" Anisa kamu sombong sekali. ucap via


" ah, maaf vi aku sibuk makan jadi nggak konsen. ucap anisa sambil tersenyum.


" kamu sama siapa nis, ganteng sekali. bisik via di telinga anisa.


" Hehehehee dia suamiku vi ucap anisa


" apah!!! kamu ko nikah nggak cerita sama aku, padahal aku kan sahabat kamu. ucap via cemberut.


" maaf sekali lagi vi, soalnya aku nggak bikin acara resepsi pernikahan, kamu kan tau kedua orang tuaku sudah meninggal semua. ucap anisa sedih.


Via duduk di depan anisa dan suami anisa.


" kamu nggak mau kenalin suamimu ke aku. sindir via.


" ah iya mas, ini temenku via dan via dia suamiku arkan ucap anisa.


Mereka menikmati bakso malangnya.


" Makan bakso malang kali ini sangat enak sekali apalagi didepanku ada cowo ganteng. batin via sambil melahap baksonya.


" Sayaang kita pulang yuh, mas ada meeting jam 3 sore. ucap arkan.


" Iyah mas. jawab anisa


Selesai makan bakso, anisa berpamitan ke via.


" vi, aku duluan yah! ucap anisa.


" iyah nis, oya minta no ponsel kamu donk nis, biar kamu tak masukin ke grup sekolah. ucap via.


Anisa memberikan no ponselnya ke via, mereka bertukeran no ponselnya. Arkan sudah menunggu di depan mobil.


************


Jangan lupa like... komen... vote yah gaes..


Terimakasih yang sudah setia menunggu.


Love you all 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2