NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Kandungan


__ADS_3

" kenapa mamah bayar hutang anisa mah, anisa bisa membayarnya mah, setelah mendapat pekerjaan. ujar anisa.


" sayang, kamu itu menjadi keluarga mamah, mamah kan ingin cepat punya cucu jadi kami nggak boleh kecapean kerja. ucap laura


" terimakasih mah, terimakasih banyak sudah membantu anisa.


" ya sudah, kita ke dokter kandungan yah sayang, setelah resepsi pernikaan kalian, mamah punya hadiah buat kamu sama arkan??


" apa tuh mah. jawab anisa penasaran.


" sabar donk sayang.


dari makam keluarga anisa, mereka langsung pergi ke rumah sakit mitra siaga, laura sudah janjian sama dokter spesialis kandungan dokter luna. laura mengemudikan mobilnya pelan, sampai dirumah sakit anisa dan laura langsung ke ruangan dokter luna.


" permisi" ucap laura.


" masuk, jawab dokter luna.


anisa dan laura dipersilahkan duduk di hadapan dokter luna. dokter luna yaitu anak dari dokter lisnur yang dulu pernah membantu melahirkan arkan. anisa di persilahkan tiduran tempat yang sudah disediakan, perawat memberikan gel di perut anisa dan melangsungkan usg.


dokter luna dengan teliti mengerakan alat usgnya di atas perut anisa.


" rahimnya sehat semua mba anisa, sel telurnya juga bagus, ini saya kasih vitamin sama penyubur kandungan, usahakan sehabis berhubungan kakinya di angkat ke atas yah mba.


" terimakasih bu dokter.


anisa, laura dan dokter luna berbincang-bincang cukup lama, akhirnya laura memutuskan untuk pulang. sebelum pulang anisa menebus resep obat yang di berikan dokter luna ke apotik rumah sakit, tak menunggu lama, obat sudah di tangan anisa. sedangkan laura mengurus semua administrasinya. setelah selesai semua,

__ADS_1


mereka keluar dari rumah sakit menuju parkiran mobil, laura melajukan mobilnya menuju ke butik.


" kita nggak langsung pulang mah?


" bentar sayang, mamah mau ketemu teman mamah dulu, kebetulan temen mamah yang punya butik, sudah lama mamah tidak pernah main.


" iyah mah, anisa ngikutin kemana mamah pergi. ucap anisa.


laura menghentikan mobilnya di depan butik Rita.


" inikan butik orang tuanya mas rizal! guamn anisa dalam hati. anisa sempat binggung nanti ketemu mamahnya rizal bisa gawat ini..


" mah, mamah masuk dulu, anisa mau beli minum sebentar yah. ucap anisa.


akhirnya laura masuk ke dalam butik, yang kebetulan rita lagi ada di butik. anisa kebinggungan mondar mandir di dekat mobil laura. teryata vika melihat anisa sedang kebinggungan.


" ngga...ak ko ucap anisa terbata-bata.


" terus ngapainz kamu disini, kamu tuh orang miskin dan nggak bakalan mampu beli baju di butik ini. ejek vika dengan meninggikan nada nya.


dari dalam rita mendengar suara ada keributan di luar.


" jeng, saya tinggal dulu yah, jeng laura pilih-pilih baju dulu, saya mau kedepan ucap rita sopan.


" iyah jeng. balas laura.


laura kemudian melanjutkan aktifitasnya kembali memilih-milih baju.

__ADS_1


" ko anisa lama banget yah beli minumnya, guman laura sambil memilih baju yang cocok untuk anisa.


rita yang kebetulan mendengarkan keributan dari luar, ia langsung ke luar butik. terlihat vika dan anisa sedang berdiri berhadapan.


" hey, ngapain kamu orang miskin berdiri didepan butik saya, ucap rita marah.


" maaf tante, saya disini datang sama seseorang. jawab anisa lembut.


" kamu itu orang miskin, pasti temen kamu orang miskin dan orang miskin nggak bakalan mampu beli baju di butik saya. ucap rita dengan lantang.


" betul banget mah, sahut vika sambil tertawa lebar.


" sana pergi! usir rita.


" usir saja mah, pasti orang miskin ini mau mencuri ucap vika.


anisa hanya meneteskan air mata, dia mendapat hinaan yang begitu menyakitkan. tak lama kemudian rizal datang, melihat anisa sedang di marahin orang tuanya, dia langsung mendekati anisa.


********


jangan lupa like, komen, n vote yah gaes...


tolong donk, jangan bilang sedikit 😭😭 kalian baca cuman 10 atau 15 menit selesai, tapi author bikin 1 bab saja seharian 😭😭😭


terimakasih sudah sabar menunggu 😊


love you all 😍😘😘

__ADS_1


__ADS_2