NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
KAKEK NENEK


__ADS_3

" ini semua salah kita pak? ibu kamu nggak ikut anisa?? ucap dasimah.


" ibu juga sudah meninggal nek, ucap anisa lesu.


mereka terus menanggis, merasa bersalah tidak menyetujui pernikahan rudi dan rita istrinya.


setelah beberapa jam menanggis, arkan menenangkan anisa, dasimah dan karja agar lebih ikhlas menerimanya.


" sini cucu nenek, ucap dasimah menyuruh anisa duduk disebelahnya, kemudian memeluk anisa.


" anisa merasa bahagia nek, bisa bertemu nenek dan kakek. ucap anisa tersenyum.


arkan memandangi anisa terasa bahagia, senyumnya terlihat begitu cantik dan menawan.


" anisa, apa kah kamu sudah bawa cicit untuk nenek? tanya dasimah.


" belum nek, anisa belum hamil, doain anisa yah nek. jawab anisa.


" tenang nanti kakek bikinin jamu kuat untuk nak arkan. celetuk kakek karja.


anisa yang mendengar celotehan kakeknya memincingkan keningnya. arkan hanya tersenyum melihat tingkah lalu kakek karja.


" nak arkan, barang- barangnya di bawa masuk ajah nak ucap nenek dasimah.


" sini kakek bantu. ucap kakek karja.


arkan dan kakek karja keluar rumah, mengambil barang bawaan anisa dan arkan. kemudian nenek serta anisa membereskan kamar rudi yang tidak pernah di pakai sejak dia pergi dari rumah.


" ini kamar ayahmu nis, ucap nenek dasimah.


anisa mengelilingi kamar bapaknya yang masih begitu rapi.


" menginap lah disini beberapa hari ucap nenek dasimah.


" iyah nek, mungkin anisa di sini cuman 3 hari nek, soalnya anisa dan mas arkan mau bulan madu. ucap anisa malu.


" iyah, sering-sering jenguk nenek dan kakek yah nak. ucap nenek dasimah.


" iyah nek, terimakasih sudah mau terima anisa dan mas arkan disini. jawab anisa.


" ya sudah nenek ke dapur dulu yah, nenek mau masak buat makan siang. ucap nenek dasimah, kemudian meninggalkan anisa di kamar.


arkan masuk ke kamar membawa koper dan kakek ikut membantu arkan meletakan bawaan mereka.


" kalian istirahatlah dulu, kakek ke dapur dulu, mau bikinin kalian jamu kuat. ucap kakek karja sambil ketawa lepas.

__ADS_1


anisa dan arkan mukanya memerah mendengar kata-kata kakek.


kini anisa dan arkan di kamar berduaan.


" mas denger- denger kalau malam di desa ini sepi dan angker mas. ucap anisa.


" kamu kata siapa? tanya arkan.


" kata orang di pasar mas, makanya semalam kita mau tanya nggak ada orang sama sekali. ucap anisa menegaskan.


anisa mengambil handuknya kemudian masuk ke kamar mandi. kebetulan sekali kamarnya begitu besar dan ada kamar mandi dalamnya.


" jebur...jebur... suara anisa sedang mandi.


" kayanya segar deh kalau mandi, abis anisa mandi aku mau mandi juga dah guman arkan.


selesai anisa mandi melihat anisa begitu segar habis mandi, arkan langsung masuk ke kamar mandi.


" jebur..jebur... selesai arkan mandi.


" anisa ... anisa... rintih arkan.


" mas arkan kenapa? tanya anisa.


" beerrr...beerrr... dingin banget nis airnya. ucap arkan sambil mengigil.


anisa memakaikan jaket dan membaringkan arkan di ranjang, kemudian menyelimutinya dengan bad cover.


" anisa bikinin jahe dulu yah mas, biar anget. ucap anisa


" iyah nis, balas arkan


anisa keluar kamar, melirik ke kiri dan ke kanan.


" nenek... kakek...teriak anisa.


" iyah nis, nenek sama kakek lagi di dapur. ucap nenek dasimah.


anisa berjalan ke dapur, mengikuti suara teriakan nenek.


" kamu kenapa kemari nis? tanya nenek dasimah.


" mas arkan kedinginan nek, ini anisa mau bikini jahe dulu jawab anisa.


" nggak usah kakek lagi bikin jamu buat kamu sama suamimu, kasih teh anget dulu gih nak. ucap kakek karja.

__ADS_1


" iyah kek. jawab anisa


anisa menuangkan teh panas ke dalam gelas besar dan kembali ke kamar.


" cekreeekk.. anisa membuka pintu.


" mas ini tehnya di minum dulu, biar badannya angetan dikit mas. ucap anisa.


" terimakasih nis. jawab arkan kemudian meninum teh panasnya.


mas arkan kemudian tertidur, sedangkan anisa melihat- lihat kamar bapaknya. di dalam kamar ada ruangan lagi, anisa masuk teryata perpustakaan kecil di dalam kamar, anisa memilih- milih buku.


" buku apa ini? guman anisa mengambil salah satu buku diary.


anisa membuka buku itu pelan, takutnya nanti malah merusak buku tersebut.


ia buka perlahan lahan, anisa menemukan sebuah foto yang terselip di tengah buku tersebut.


anisa tersenyum melihat foto bapak dan ibunya masih muda.


" bapak ganteng, ibu juga cantik. ucap anisa .


terlihat di balik foto.


" calon istriku, aku sangat mencintaimu, aku rela meninggalkan rumah ini demi kau. suatu saat nanti ke dua orang tuaku pasti akan setuju kalau kita sudah mempunyai seorang anak"


" bapaku sweet banget deh. andai saja mas arkan seperti bapak,memperjuangkan cintanya. guman anisa.


setelah membaca begitu lama, anisa kembali ke ranjang. anisa merasa kantuk akhirnya anisa tertidur di sebelah arkan..


kakek dan nenek selesai memasak untuk makan siang, ingin membangunkan anisa tapi kelihatanya mereka sangat lelah. akhirnya nenek dan kakek tidak jadi membangunkannya, membiarkan mereka untuk tidur siang.


*********


JANGAN LUPA LIKE..


KOMEN....


FAVORITE....


VOTE..VOTE.. VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA..


MOHON MAAF BARU UPDATE,DARI KEMARIN SIBUK. MINTA DOANYA UNTUK NENEK SAYA, AL FATIHAH. SEMOGA BELIU DI TERIMA DI SISI ALLAH.


TERIMAKASIH YANG SUDAH SETIA MENUNGGU.

__ADS_1


LOVE YOU ALL 😘😘😍😍


__ADS_2