
aku tak tau apa lagi yang harus aku lakukan..Vina..terima saja ini cuma kekasih pura_pura, lagian doni tak mungkin disana... ucapku dalam hati merintih..
akupun menarik nafas dalam_dalam dan menghembuskannya.. kemudian menjawab keputusan itu..
" baiklah aku akan menjadi kekasih pura_pura anda tapi cuma untuk hari ini ucapku tanpa melirik pada pak Andrew..
" hmm, bukannya kamu tadi menolak, kenapa sekarang kamu mau ucapnya tertawa meledekku..
" bukanka pak Andrew sendiri yang menyuruhku memilih...
" baiklah.....apapun yang aku katakan disana nanti jangan pernh menganggapnya serius..ucapnya lalu menyuruh sopirnya jalan..
seriussss...maksudnya menjadi pura_pura aja aku tak Sudi.. kenapa harus aku toc kamu bisa sewa wanita\,\, atau mau berpura_ pura memperlihatkan sifat ketertarikanmu pada wanita..padahal sampai skrg aku tak pernh melihat dirimu bersama wanita ucapku dalam hati memaki dirinya..
mobil pun melaju menuju hotel prima, ingin rasanya kejadian hari ini segera selesai.. aku bahkan tak pernah tau apa sebenarnya jalan pikiran bosku itu..
________
sebenarnya Andrew tak tega melakukan itu pada sekertarisnya, namun tak ada lagi yang bisa menolongnya kecuali dirinya, ia bahkan sadar kalau Vina sebenarnya lebih menarik dari semua wanita yang dia temui...
ia tak mungkin jujur alasan mengapa ia memaksanya untuk berpura_pura jadi kekasihnya... sebab tak ada waktu lagi.. ia percaya bahwa setelah melalui ini Vina akan tau alasannya...
mobil pun sampai dihotel prima, semua yang masuk di hotel itu tampak terlihat berpasang_pasangan.. namun sebelum turun dari mobil ia menyakinkan Vina terlebih dahulu agar tak melakukan kesalahan yang akan mempermalukan dirinya..
" ingat kamu harus terlihat seperti kekasih sungguhanku ucapnya.. lalu turun lebih dulu dari mobil
" aaah...dia pikir aku tak bisa melakukannya ghini_ghini aku juga punya kekasih tidak seperti dirimu..ucap megertakkan mulutku saat pak Andrew keluar dari mobil..
aku pun turun dan berjalan menuju dirinya, semua mata tertuju padaku..pak Andrew langsung memberikan lengannya padaku, akupun merangkul lengannya dan berjalan layaknya sepasang kekasih masuk ke hotel prima menuju gedung party ..
" apa langkahmu tak bisa dicepatkan lagi ucap pak Andrew padaku..dan sesekali tersenyum pada orang lain
" mana bisa aku melangkahkan kakiku dengan cepat baju ini membuatku tak nyaman ucapku padanya...
" mulai sekarang kamu harus terbiasa ucapnya..dan terus berjalan menuju meja yang telah disediakan..
terbiasa apa maksudnya.. aku bahkan tak ingin melakukannya lagi kecuali hari ini ucapku dalam hati..
tampak seseorang melambaikan tangan ke pak andrew.. ia pun membalas lambaian itu, dan berjalan ke arah pria itu,..
" gimana kabarmu Andrew..aku pikir kamu tak datang... ucap pria itu
" baik ucap pak Andrew
" wah sepertinya dugaanku benar kamu tak akan datang sendiri lagi seperti dulu ucap pria itu dan tersenyum padaku..
aku pun melepas tanganku yang memeluk lengan pak Andrew,,
baiklah akan kuperlihatkan aktingku jadi kekasih seharimu pak Andrew ucapku dengan hati emosi
aku pun membalas senyuman itu, dan menjulurkan tanganku kepada pria itu
" Hay aku Vina kekasih Andrew ucapku tersenyum
" aku Jordan sahabat Andrew sambil menjulurkan tangannya..
" ooh jadi anda yang pria yang diceritakan Andrew padaku ucapku
" wah Andrew sudah menceritakan tentangku padamu ..
iya ucapku tersenyum dan berusaha membaca bahasa tubuhnya, yah aku memang memiliki ke ahlian sedikit,, membaca bahasa tubuh seseorang..
sementara pak Andrew hanya bingung dengan sikapku..dan berbisik ditelingaku..
" apa yang kamu lakukan..ucapnya geram
" bukanka pak Andrew sendiri memintaku jadi kekasih satu harimu ucapku berbisik di telinganya
__ADS_1
" kalau pak Andrew tak setuju dengan sikapku yang pura2 sok kenal aku akan jujur saja kalau aku ini sekertarismu ucapku mengancam..lalu kembali tersenyum kearah sahabatnya.
Andrew hanya menatap Vina yang betul_betul berani melawannya..
ia tak menyangka kalau sekertarisnya itu berani menentangya..
" kenapa kalian saling berbisik ucap Jordan
" aah.. aku berbisik kapan aku dipersilahkan oleh anda duduk ..iya Khan yank ucapku sambil memeluk lengan pak Andrew..kembali
lagi_lagi Andrew terdiam dengan kelakuan Vina.. yang memeluk lengannya dan melotot padanya ...
" kenapa diam yank ucapku lagi..
" hmm apa aku bisa duduk Jordan ucap pak Andrew..
" baiklah Andrew,, aku pikir kekasihmu udah resah..ucap Jordan dan mengantarnya ke meja yang telah disediakan khusus untuknya..
" kamu mau minum apa ucap Jordan padaku. belum sempat kujawab pak Andrew lebih dulu bicara
" kasih jus anggur dia sangat menyukai minuman itu.. iya Khan sayang ucapnya dengan menatap padaku lalu tersenyum kecut..
ooh jadi kamu balas dendam padaku yah ucapku dalam hati..
" hmm iya aku pesan jus anggur,, sepertinya kekasihku tak ingin aku meminum jus lain ucapku tersenyum padanya..
" baiklah ucap Jordan dan memanggil pelayan hotel itu ..
" tolong antarkan jus anggur...oh ya sbentar ..
" oh ya aku lupa tanya kamu minum apa Andrew..ucap Jordan
" hmm kamu tau Khan minuman kesukaanku..ucapnya
" pesankan jus anggur juga seprti punyaku Jordan.. ucapku
" jus anggur Khan yank ucapku mesrah pada pak Andrew..kali ini pak Andrew mengalah padaku..
" baiklah seperti pesanan Vina ucap Andrew..
Jordan pun memesan jus anggur kepada pelayan itu..lalu duduk dikursi samping pak Andrew..
" hmm sejak kapan kamu menyukai jus anggur ndrew ?
" ahhh...itu belum sempat pak andrew berkata aku langsung memotong pembicaraan mereka..
" hmm sejak kami resmi jadi pasangan ucapku lalu tersenyum ke pak Andrew...
pak andrew yang mendengarku berkata begitu menatapku dengan tajam seakan ingin segera menerkam diriku..
aku pun tersenyum dengan bahagia akhirnya aku bisa membalas perlakuannya sambil meminum segelas air yang ada dihadapanku..
" waaah..kalian romantis banget ucap Jordan..
" Andrew lamarlah segera Vina jangan sampai dia diambil orang ucap Jordan menggoda pak Andrew
aku yang mendengarnya langsung tersendak ..aah..lamar ucapku dalam hati dan memandang kearah bosku itu..
" kenapa Vina ucap Jordan menyerahkan tissu padaku
" ya kamu benar Jordan aku harusnya segera melamar Vina ucapnya dan memeluk pundakku.. dan mengerutkan alisnya padaku seakan ia berhasil mengalahkan ku...
" betulkan sayang ucapnya lagi padaku...
aku tak menjawab pertanyaan pak Andrew..
" kenapa diam kamu takut ucapanku kenyataan ucapnya berbisik padaku
__ADS_1
" kamu kira aku tak tau pikiranmu ucapnya lagi...
baiklah ini cuma akting sehari Vina jangan mau kalah...ucapku menyemangati diriku yang lagi bersaing dengan pak andrew
" hmm Soal itu Jordan kami akan membahasnya setelah pulang iya Khan yank ucapku dengan mengengam tangan pak Andrew.. dan tersenyum menantangnya..
" waaah berita bagus dong akhirnya sahabatku ini melepaskan masa bujangnya setelah sekian lama....
belum sempat Jordan meneruskan kata_katanya Andrew memotong pembicaraannya
" hmm Jordan bukan kha kamu akan memberi sambutan ucap Andrew mengedipkan matanya pada jordan
" ooh iya ndrew aku lupa ucapnya seakan mengerti kalau Andrew melarangya membahas masa lalunya itu didepan Vina..
" baiklah vina , Andrew silahkan menikmati jamuannya aku akan kembali menemuimu..
" iya ucap Andrew
Jordan pun berlalu meninggalkan kami
akupun kembali terdiam seribu bahasa
" kenapa diam bukanka tadi kamu terlihat bersemangat ucap pak Andrew padaku..
sebelum pak Andrew benar_benar menerkamku aku berdiri dari kursi
" kamu mau kemana ucap pak Andrew
" aku mau keluar ucapku
" kamu ngga boleh keluar ucapnya dengan menarik tanganku..
" lepasinnn.... pak ucapku
" aku bilang duduk ucapnya dan menarik tangaku dengan keras
" apa aku tak boleh ketoilet juga ???ucapku dengan nada kesal
" makanya bilang ucapnya dan segera melepas tanganku...
" pergilah sekarang,,, jangan lama ucapnya lagi
aku menghela nafasku, dan sungguh sangat geram pad pak andrew..tanpa berkata apa _apa akupun segera keluar dari ballroom...
apa yang aku lakukan ucap Andrew ucapnya saat Vina telah berlalu dari hadapannya..
dasar gadis bodoh andai saja ia bilang terus terang padaku ingin ke toilet pasti aku tak menarik tangannya..
_______
party perusahaan milik sahabatnya pun segera dimulai tampak Jordan menaiki panggung dan memberi sambutan akan keberhasilan perusahaanya yang ke _ 5 tahun.. tamu pun mulai berdatangan.. sesekali ia mengarahkan pandangannya seakan_akan mencari sesuatu,,, yah...15 menit berlalu namun Vina belum balik juga ketempatnya
" Vina kemana sich..apa dia kabur ? ucapnya lalu berdiri dari kursinya. niatnya ingin segera keluar mencari sekertarisnya itu, siapa tau aja Vina kesasar didalam hotel...
namun belum sempat melangkahkan kakinya tiba_tiba tangannya di tarik oleh seseorang...ia pun kaget dan menoleh...seketika matanya kaget akan apa yang sedang ia lihat
dan tak percaya ...kalau yang menarik tangannya adalah......
bersambung....
__ADS_1