
Keesokan harinya
Anisa terbangun dari tidurnya, anisa tersenyum melihat arkan yang masih memeluk anisa.
" mas, terimakasih untuk hari ini ucap anisa sambil mencium pipi arkan.
Anisa segera bangun dari tidurnya, ia pergi ke dapur tak ada bahan masakan. akhirnya anisa memutuskan mandi dahulu. selesai mandi anisa membersihkan seisi rumah.
" ting...ting...ting..ting.. terdengar suara mangkok bertemu dengan sendok.
Anisa segera keluar rumah, terlihat seseorang penjual bubur ayam.
" bubur ayam. teriak anisa
Penjual bubur ayam berjalan mendekati anisa.
" kang bubur 2 tapi bentar yah kang saya mau ambil mangkuk didalam. ucap anisa, ia meninggalkan kang bubur dan berlari masuk ke dapur.
Setelah mendapatkan apa yang dia cari, anisa membawa 2 mangkuk.
" mau pakai sate neng? tanya kang bubur
" boleh kang, tapi satenya pisah saja yah kang.
" neng baru yah disini. tanya kang bubur.
" sudah lama ko kang..jawab anisa
" soalnya akang baru liat mba, akang sering liat anak muda kasep pisan neng. ucap kang bubur
" oh, dia suami ku kang. ucap anisa.
Anisa mengambil selembar uang ke akang bubur.
" neng ini kembaliannya, matur nuhun neng. ucap kang bubur
Anisa kembali masuk ke dalam rumah, ia membawa 2 mangkuk bubur ayam dan sate telor.
" masak apa sayang. ucap arkan yang tiba - tiba muncul di depan anisa.
" eh mas, sudah bangun. ko mas nggak pakai pakaian kerja malah pake kaos sama celana pendek.ucap anisa merasa binggung
" hari ini mas ke kantor siangan, mas mau nganter kamu ke pasar ucap arkan penuh semangat.
" ya sudah sarapan dulu sayang, maaf kalau cuman ada bubur ayam. ucap anisa merasa bersalah.
" nggak papa sayang, mas ngertiin ko. jawab arkan
mereka duduk di meja makan, anisa juga menyiapkan satu gelas teh manis panas untuk arkan. Arkan mulai memakan bubur ayam bersama anisa. Selesai sarapan anisa bersiap - siap pergi ke pasar bersama arkan.
" di pasar becek looh mas, kamu nggak jijik apa mas? tanya anisa
__ADS_1
" nggak papa sayang, ayo sayang jangan ngrumpi mulu. ucap arkan sambil menarik tangan anisa.
Sebelum ke pasar mereka mampir ke loundrian, mengambil pakaian yang kemarim di cuci ke londrian.
" mas berhenti ke loundrian. pinta anisa
" iyah sayang, biar mas saja yang turun..jawab arkan
Arkan turun dari mobil, masuk ke dalam londrian.
" selamat pagi mas arkan. sapa karyawan londri.
" pagi, mba saya mau ambil londrian jawab arkan.
" maaf kayanya bapak kemarin nggak kesini. ucap karyawan loundri
" oh iya saya lupa, istri saya yang kesini atas nama ibu anisa. ucap arkan
Karyawan loundri binggung, hatinya retak seketika mendengar penuturan arkan. dunia serasa kiamat menurutnya, ia pinggan di depan arkan.
Arkan kebinggungan melihat karyawan loundri pingsan di depannya, ia meminta tolong karyawan dan pemilik loundri.
" kenapa dia pingsan tuan. tanya pemilik loundri.
" saya nggak tau, tiba - tiba saja dia pingsan, oya pak saya mau ambil loundrian atas nama anisa. ucap arkan
" ini, silahkan di terima, terimakasih telah percaya di loundri kami, mohon maaf sudah membuat tuan tidak nyaman. ucap pemilik loundri dengan sopan dan ramah.
" kenapa lama sekali mas? tanya anisa.
" tadi ada insiden di dalam nis. ucap arkan
Arkan mengemudikan mobilnya dengan cepat, ia nggak tau apa yang terjadi sama karyawan loundri itu.
Sampai di pasar anisa langsung masuk ke dalam pasar.
" nis mau beli apa dulu? tanya arkan
" kita beli seafood dulu yah mas, ucap anisa sambil mengandeng arkan berjalan menuju penjual seafood langganan anisa.
" eh mba nisa, mau beli seafood lagi mba. ucap penjual seafood bu tina.
" iyah bu. jawab anisa
" sama siapa mba nisa, suaminya mba , suaminya ganteng sekali kaya artis. ucap bu tina sambil tersenyum.
" mas mau belii apa ajah? tanya anisa.
" ikan kerapu, cumi - cumi, udang, kepiting, terus ikan bawal sama kerang dara. ucap arkan.
" semuanya setengah kiloan ajah yah bu. ucap anisa.
__ADS_1
" kerang 1 kg yah bu. jawab arkan
" siap mas. jawab bu tina.
bu tina membungkus semua pesanan arkan dan anisa. arkan mengeluarkan beberapa beberapa lembar uang.
" terimakasih mba, sering - sering belanja disini yah. ucap bu tina, arkan dan anisa hanya tersenyum.
sekarang anisa dan arkan membeli daging ayam, daging sapi, telor ayam dan sayuran.
beberapa kresek di tangan arkan dan anisa.
mereka berjalan menuju mobilnya, semua belanjaan sudah di taruh di mobil, arkan melirik jam tangannya teryata masih jam 7 pagi.
" mas jangan pulang dulu, kita mampir ke warung soto tauco yuh mas. ucap anisa
" soto tauco. jawab arkan kebinggungan.
Anisa mengandeng arkan masuk ke kedai sauto tauco pak dahlan.
" pak sauto campur 2 porsi, minumnya es jeruk 2. ucap anisa, ia mencari tempat duduk.
Soto tauco telah di hidangkan di depan anisa dan arkan. Anisa dengan lahap menikmati soto tauco yang begitu mengoyang lidah.
" dimakan mas, jangan di liatin saja, apa mau anisa suapin. ucap anisa sambil menyendokan soto kemulut arkan.
Arkan membuka mulutnya, perlahan lahan ia mulai mengunyah dan menikmati rasa souto tauco buatan pak dahlan.
" enak nis, ucap arkan sambil menyuapkan soto tauco kemulutnya..
Akhirnya anisa dan arkan menghabiskan soto tauco tak tersisa, terkecuali mangkok dan sendoknya yah gaes 😁.
" enak kan mas, pokoknya makanan rekomendasi dari anisa pasti endol surendol tak kendol kendol. hahaha ucap anisa sambil ketawa lepas dengan arkan.
Mereka kembali pulang, setelah sampai rumah, arkan membawakan semua belanjaan kedapur. ia segera masuk kamar dan berangkat ke kantor.
Anisa membereskan satu persatu belanjaanya. terlihat arkan sudah rapi.
" nis, nanti siang kirim makanan ke kantor yah? ucap arkan.
" iyah mas. jawab anisa
" mas kekantor dulu yah sayang. pamit arkan sambil mencium kening anisa dan anisa mencium punggung tangan arkan.
**********
Jangan lupa like...
komen...
vote...vote...vote
__ADS_1
love you all 😘😘😘