
dengan mata masih terasa ngantuk, aku masuk ke kamar mandi, dan membersihkan diri dan bersiap _ siap menuju bandara..
aku memesan taxsi online butuh 20 menit untuk perjalanan menuju bandara, aku masih merinding ketika angin berhembus kekulitku..
bagaiman tidak jam 05.00 aku harus meninggalkan rumah..
setelah semuanya siap, akupun keluar rumah dan tak lupa memakai jaket kesukaanku pemberian Doni kekasihku.. aku berjalan menuju taxsi online yang telah kupesan.
setelah memasukkan koper ke mobil
taxsi itupun melaju menuju bandara..
" mau kemana neng baru jam segini udah kebandara ucap sopir taksi itu
" mau kesurabaya pak ucapku dengan mulut menguap
" ambil penerbangan jam pertama yah neng
" iya pak ucapku lagi
sopir taxsi itu berusaha mengajakku berbicara dan sesekali memandangiku dari kaca cermin ia seakan mengerti kalau diriku masih dipenuhi rasa kantuk..
beberapa menit kemudian taksi itu sampai kebandara, aku pun turun dari taxsi dan segera menuju pintu masuk bandara, dari jauh aku sudah melihat pak Andrew yang sedang duduk di kursi penungguan..
mana mungkin dia tak terlihat mengantuk sedikit pun ucapku dengan rasa jengkel.
aku pun segera menghampirinya.
" pak Andrew sudah dari tadi yah ucapku
ia memandangi arloji mahal miliknya dan berkata" kamu terlambat 5 menit..tapi aku masih memaklumi, lain kali jangan mengulanginya ucapnya tanpa melirik sedikit pun padaku.
" Khan penerbangannya masih stengah jam lagi pak ucapku
" mulai sekarang kamu harus disiplin waktu, aku paling tak suka jika ucapanku dibantah ucapnya..
" baik pak ucapku sambil duduk disampingnya..
aku benar_benar geram sama sikap bosku, ia bahkan tak peduli sedikit pun perjuanganku untuk sampai kebandara, bahkan aku tak sarapan hanya untuk memutuskan agar sampai secepat mungkin dibandara.
aku sungguh kesal padanya, tiba_tiba ia meletakkan kantong plastik disela kursi yang aku duduki..
" nhe sarapan buatmu ucapnya
" ah..ngga usah pak..
" makanlah aku tau kamu belum sarapan dengan menatapku seakan dia mengerti kalau aku memng sedang lapar..
__ADS_1
" baik pak terima kasih ucapku lalu mengambil roti itu dan melahapnya
baru kali ini ia perhatian padaku..tapi sudahlah kebencian ku masih belum lepas juga padanya..
setelah menghabiskan sarapan yang diberikan oleh pak Andrew kami pun naik dipesawat, ini pertama kalinya aku duduk di kursi VVIP dipesawat.
akupun duduk bersebelahan dengan pak Andrew.. enaknya jadi orang kaya ucapku sambil membaringkan tubuhku kekursi itu..yang seperti kasur bagiku..
tanpa sadar yang dari tadi pak Andrew melihatku...wajahku pun seketika merah..
vinnn kamu kok Deso banget ucapku dengan memaki diriku sendiri ..
"kenapa kamu ngga suka kursinya ucap pak Andrew..
" hmm ngga kok pak , nyaman ucapku sambil tersenyum..dan sesekali mengedipkan mataku dengan perasaan malu.
pak Andrew pun tersenyum, baru kali ini aku melihat senyuman di bibirnya...tak biasanya dia begitu..
" tidurlah jika kamu masih mengantuk, jam 2 siang kita akan langsung bertemu dengan investor. ucapnya
" hari ini pak ucapku kaget
" iya ..kamu masih butuh istirahat ucapnya lalu meneruskan membaca buku yang ada ditangannya.
oh tuhan ...kuatkan lah tubuh lemahku ini...ucapku setelah mendengar perkataan bosku itu..
*******
setelah sampai di bandara surabaya aku dan pak Andrew langsung menuju hotel dan memesan kamar VVIP.
" tolong berikan kamar VVIP 2 room yah ucapnya ke resepsionis..
" maaf pak kamar VVIP tersedia sisa 1 kamar
" aku kamar yang biasa aja pak ucapku kepadanya..
" kalau begitu beri kamar yang biasa satu ucapnya lagi ke resepsionis..
" mohon maaf pak semua kamar sudah di booking yang tersisa sisa satu kamar VVIP yang bapak pesan..
" pak kita cari hotel lain aja ucapku padanya..
" baiklah aku pesan yang kamar kosong aja
aku pun heran pak Andrew tetap ngotot pesan kamar VVIP itu..
" pak kita pesan cari hotel lain aja ucapku padanya lagi...
__ADS_1
" kita tak ada waktu untuk cari kamar hotel lagi Vina ucapnya lalu mengambil kartu kamar..
tapi pak masa kita harus berbagi kamar ucapku dengan suara tak sadar ,, hingga resepsionis itu menoleh padaku... pak Andrew yang mendengar itu..langsung membalikkan badannya dan berbisik padaku..
jika kamu tak ingin dipecat berhentilah mengoceh dan bawa barangmu ucapnya lalu berjalan menuju lift..
tapi pak mana mungkin kita akan berbagi kamar ...ucapku sambil mengekor dibelakangnya.. dan memasuki lift yang sudah terbuka.
" kita tak ada waktu lagi, jika harus cari hotel 3 jam lagi kita akan ketemu investor, dia orang penting..
" itu ngga sampai sejam kok pak ucapku menyakinkannya..
" berhentilah mengoceh.. kita cuma berbagi kamar cuma semalam.. ucapnya lalu keluar dari lift..
ia pun menempelkan kartu pintu itu, aku sangat kagum ruangan kamar itu sungguh besar dan pemandangan sangat indah dengan gedung tinggi yang menjulang dikota itu.
baru kali ini aku memasuki hotel dengan ruangan VVIP didalam kamar itu terdapat kamar lagi yang memisahkan antara ruang tamu dan dapur..
" baiklah hanya semalam Vin.. ucapku pada diri sendiri dan duduk di sofa itu, sementara pak Andrew masuk dalam kamar..
perutku pun tiba_tiba berbunyi aku menoleh ke jam tangan miliku jam sudah menunjukkan pukul 12 pantes saja..perutku meminta hakknya padaku..
akupun masuk ke dapur siapa tau aja aku menemukan makanan disana dilemari es..
namun tenyata dugaanku salah...
" kamu cari apa ucap pak Andrew mengagetkanku
" hmmm Ng kok pak ..
" kamu lapar ucapnya lagi
" cuma haus kok pak ucapku berbohong
ia pun menekan tombol yang ada dimeja ruang tamu.. seketika terdengar suara dari sana..
" tolong bawakan makan siang untuk porsi 2 orang yah..ucap pak Andrew...
aku udah memesan makanan , kalau makanany sudah datang kamu ambil saja aku mau mandi dulu ucapnya lalu masuk dalam kamar..
" baik pak dan duduk di sofa dan menghidupkan TV diruangan itu..
beberapa menit kemudian pelayan hotel itu datang membawakan beberapa makanan, dan menghidangkannya langsung dimeja...
wah..banyak banget mana mungkin aku dan pak Andrew menghabisi menu sebanyak ini ucapku sambil duduk menatap makanan yang telah disajikan..
silahkan dinikmati makan siangnya Bu ucap pelayan itu lalu keluar dari kamar..
__ADS_1
hidup pak Andrew memang bagaikan surga, mulai dari naik pesawat, kamar semuanya VVIP .. pasti sewa kamar ini pun sangatlah mahal ucapku sambil menunggu pak Andrew keluar dari kamar..