NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Kedatangan tamu tak di undang


__ADS_3

Rido asisten arkan sudah menjemput di bandara. ia menunggu kedatangan arkan dan anisa di pintu keluar. Tak menunggu lama, rido sudah melihat arkan berjalan menuju rido. Rido langsung berlari menghampiri arkan dan anisa.


" Selamat siap pak, bu. sapa rido


Arkan dan anisa tersenyum, rido membantu koper yang di bawa anisa. Sampai di mobil rido menaruh semua bawaan arkan di bagasi mobil. Mereka meninggalkan bandara.


" Do, mampir ke restoran dulu yah? kamu belum makan siang kan? tanya arkan.


" iyah pak, jawab rido singkat.


Rido mengemudi mobilnya dengan pelan, sampai di restoran seafood.


arkan dan anisa turun dari mobil di ikuti rido.


" selamat datang di restoran aneka seafood. salam dari pelayan restoran


mereka duduk di lesehaan, sedangkan rido memisakan diri.


" do ngapain kamu duduk di situ, sini duduk bareng sama kita, nggak usah sungkan. ucap arkan


Rido duduk di sebelah arkan, pelayan menghampiri mereka yang sedang duduk.


" silahkan. ucap pelayan sambil memberikan menu ke arkan dan anisa.


arkan dan anisa membuka buku menu dan memilih menu makanan.


" pesan kerapu bakar madu, gurame asam manis, cumi saus tiram, udang goreng tepung , cah kangkung tauco. minumnya jeruk panas tiga. ucap anisa sambil mengembalikan buku menunya ke pelayan.


" ikannya mau yang kecil, sedang atau besar mba? tanya pelayan.


" yang sedang ajah deh mba, soalnya kita cuman bertiga. jawab anisa


Pelayan meninggalkan mereka, setelah 30 menit menunggu makanan satu persatu datang.


Anisa mengambilkan makanan untuk arkan, tiba - tiba arkan langsung menyuapin anisa.


" buka mulutmu? suruh arkan


" anisa bisa makan sendiri. jawab anisa


" buka mulutmu sayang, apa mau mas suapin pake mulut mas. ucap arkan


" iyah mas, jawab anisa, kemudian ia membuka mulutnya dan memakan makanan yang ada di tangan arkan.


Mereka makan dengan lahap, selesai makan mereka meninggalkan restoran dan menuju rumah. sampai di rumah, rido membawa koper masuk kedalam kamar arkan.


" Rido, ini buat mu. ucap arkan sambil memberikan bingkisan oleh - oleh untuk rido.


" terimakasih pak, jawab rido menerima bingkisan dari arkan.

__ADS_1


selesai membawa barang masuk ke dalam rumah, rido berpamitan.


" pak, saya undur diri. pamit rido


" mungkin besok saya sudah mulai ke kantor. ucap arkan


rido mengengguk dan meninggalkan rumah arkan. arkan mendekati anisa yang sedang merebahkan tubuhnya di ranjang.


" Mas nanti sore nggak usah masak yah? soalnya stok sayuran di kulkas kosong. ucap anisa sambil memejamkan matanya


" iyah nanti kita pesen lewat gofood yah sayang. jawab arkan


Tidak ada jawaban dari anisa, arkan melirik ke anisa teryata anisa sudah terlelap mimpi indah. arkan mencoba memejamkan matanya, akhirnya dia ikut terlelap.


Sore harinya, matahari sudah mulai terbenam. anisa terbangun dari tidurnya, ia mendengar suara dari luar.


" tok... tok..tok... permisi.


" siapa sih, nganggu tidur aja guman anisa yang masih belum turun dari ranjangnya.


" tok..tok..tok.. permisi. ucap seseorang tamu.


anisa bangun dari tempat tidur dan merapikan rambunya dengan mengikat ke sembarangan.


" tok..tok..tok.. permisi


" iyah sebentar. teriak anisa dari dalam rumah.


" mba, mas arkannya ada. ucap vania sopan.


" bentar yah mba, saya bangunkan dulu ucap anisa dan menyuruh mereka berdua masuk.


Vania tidak tau kalau anisa istri arkan, yang dia tau anisa seorang pembantu rumah tangga arkan. Anisa pergi meninggalkan mereka berdua dan memanggil arkan.


" mas bangun mas, ada wanita yang kemarin ketemu mas. ucap anisa ketus.


" siapa sayang?? tanya arkan.


" itu loh, wanita yang bawa anak kecil ucap anisa sambil memonyongkan bibirnya.


" oh vania dan talia jawab arkan


" iyah. jawab anisa ketus.


anisa meninggalkan arkan, ia pergi ke dapur dan membuat minuman serta snack cemilan untuk vania.


" silahkan di minum dan di makan. ucap anisa sambil memperlihatkan senyum pepsoden.


" terimakasih. ucap vania

__ADS_1


Kemudian anisa duduk di ruang tamu bersama vania dan talia.


" mamah, om arkan lama sekali sih! talia kan kangen sama om arkan. ucap talia polos.


Anisa mendengarkan ucapan talia, mengerutkan kedua alisnya. arkan yang melihat anisa duduk di ruang tamu, ia mendekat dan duduk di sebelah anisa.


" eh van, ucap arkan


" arkan, maaf aku kesini nggak ngabarin kamu, oya talia kangen sama kamu. ucap vania


" ehmm.. suara batuk anisa.


Arkan melirik ke anisa, ia lihat tatapan anisa yang mematikan ke dirinya.


" istriku cemburu. batin arkan bahagia sekali.


" oya talia, kenalin ini tante anisa. ucap arkan ke talia.


" haloo talia, ucap anisa sambil mengulurkan tanganya bersalaman dengan talia.


" halo tante cantik, tante cantik apanya om arkan! ucap talia polos


" tante cantik ini istri om arkan, di perut tante cantik ada dedenya, nanti talia bakalan punya temen ucap arkan sambil memegang perut anisa.


Arkan senggaja bilang di depan vania, kalau anisa sedang hamil. padahal memang anisa belum hamil, ia ingin cepat anisa hamil.


" mamah talia bakalan punya temen, ucap talia polos.


" iyah talia. ucap anisa


Arkan memeluk anisa di depan vania, ia mencium pipi anisa dengan lembut. vania mulai kebakaran jenggot, emosinya mulai membara, dia melirik anisa dengan sinis.


" talia, ayo kita pulang , mamah mau ada urusan. ucap vania.


" iyah mah. jawab talia


vania pamitan ke arkan, dia sesekali melirik anisa dengan sinis.


" awas ajah, aku bakalan rebut arkan dari kamu! batin vania terus emosi.


Vania dan talia meninggalkan rumah arkan dengan emosi.


*************


Jangan lupa like,,, komen... favorite...


vote..vote sebanyak banyaknya.


terimakasih yang sudah setia menunggu.

__ADS_1


love you all 😍😘😘😘


__ADS_2