NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Baby twin sakit


__ADS_3

Keesokan harinya


Pagi yang cerah, matahari mulai memancarkan sinarnya. Arkan sekeluarga sudah bersiap-siap untuk pulang ke kota. Mereka berpamitan kepada nenek dan kakek.


Mobil sudah mulai melaju dan menjauh dari rumah kakek dan nenek. Diperjalanan tidak tidur, ia menemani arkan. Perjalanan menempuh 14 jam lebih karena banyak istirahat. Sampai di rumah pukul 10 malam, anisa dan arkan langsung ke kamar.


Pak edi menurunkan bawaan anisa dan arkan, bi giyem dan mba zizah mengurus anak - anak yang sudah tertidur pulas.


" Bi, ko liburannya lama sekali sih? tanya zizah.


" Iyah, disana non anisa sakit, terus juga banyak hal yang di lakukan disana, oya semenjak non anisa dan tuan arkan pergi apa ada tamu kesini? tanya balik bi giyem.


" Oh iyah ada bi, seseorang wanita, dia mencari tuan muda terus. ucap zizah


Mereka berdua ngobrol sampai larut malam, zizah kembali kekamarnya.


Malam mulai sunyi, rumah mulai sepi. semua seisi rumah sudah tertidur dengan pulas. Hujan pun mulai turun begitu lebat, karena kelelahan mereka tak ada yang terbangun hingga pagi.


Matahari mulai bersinar menyinari bumi, zizah, bi giyem dan pak edi sudah melakukan aktifitasnya. Arsya dan aryi sudah terbangun, tapi masih berbaring di tempat tidur. Anisa membuka matanya perlahan- lahan.


" Astaga... sudah siang guman anisa langsung berlari menuju tempat tidur babynya.


" Alhmdulillah, anak mamah penurut sekali, ternyata sudah pada bangun yah sayang. ucap anisa.


Anisa memanggil bi giyem dan zizah untuk memandikan baby arsya dan arsyi. saat anisa memegang tubuh anaknya teryata badannya panas.


Anisa sempat panik, badan kedua anaknya panas.

__ADS_1


" Mas,,, bangun mas,, arsya dan arsyi badannya panas sekali. cepat bawa ke dokter ucap anisa sambil membangunkan arkan.


Arkan terbangun, ia langsung mencuci mukannya dan menyuruh pak edi menyiapkan mobil.


Anisa mengendong arsya dan Arkan mengendong arsyi. Mobil sudah sudah menunggu di garasi, arkan dan anisa langsung menaiki mobil tersebut. Pak edi melajukan mobilnya begitu cepat agar segera sampai di rumah sakit. Tak menunggu waktu lama, akhirnya mobil sampai di depan UGD.


Arsya dan arsyi langsung dibawa masuk, dan melakukan pemeriksaan. Anisa setia menunggu kedua anaknya.


" Bagaimana keadaan anak saya dok? tanya anisa.


" Anak ibu harus di rawat, takutnya nanti step / kejang bu. ucap dokter Maya.


" Iyah dok, lakukan yang terbaik untuk anak saya yah dok. ucap anisa


Arkan mengurus semua berkas- berkas, sambil menunggu ruangan untuk arsya dan arsyi. Setelah mendapat kamar, kedua anaknya di pindah ke ruangan.


" Dari tadi mas nelfon tapi nggak di angkat, apa mamah sama papah lagi sibuk yah sayang. ucap arkan


Anisa nggak tega, melihat kedua anaknya menanggis kesakitan, tanganya di suntik dan diambil darahnya untuk tes lab. Setelah pemeriksaan, dokter meninggalkan ruangan.


" Kruyuk...kruyuk.. suara perut anisa dan arkan bunyi bersamaan.


" Bentar yah, mas cari makan dulu. ucap arkan


Arkan meninggalkan anisa sendiri menjaga ke dua buah hatinya. Arkan mencari penjual makanan, karena masih pagi kantin rumah sakit masih tutup. Arkan mencari di sekitar rumah sakit.


" Arkan, seseorang berteriak memanggil namanya.

__ADS_1


Arkan mencari dimana sumber suara tersebut, seseorang laki- laki mendekati arkan.


" Hay bro, kemana aja lu! di telfon sama di Wa nggak aktif! tanya seseorang yang tak lain Tio teman sekolahnya dulu.


" Maaf, lagi pulang kampung bro. ucap arkan.


" Kamu ngapain jam segini sudah di rumah sakit? siapa yang sakit? tanya tio kembali.


" Anakku sakit bro, ya sudah aku cari makan dulu yah. ucap arkan sambil meninggalkan tio.


" Oya bro, ada yang nyariin kamu tuh!! ucap tio


Arkan tak mengiraukan, ia segera membeli makanan untuk anisa.


" Sombong sekali sih arkan, awas ajah lu, bakalan aku kerjain ucap Tio marah.


Arkan sudah meninggalkan tio sendiri, ia kembali ke ruangan. Anisa sudah menunggu makanan.


" Mas, aku sudah menelfon bi giyem, nanti bi giyem kesini, mas kalau mau berangkat kekantor, anisa nggak papa nanti di temenin bi giyem, maa kan sudah beberapa hari nggak kekantor. ucap anisa


" Iyah sayang, nanti mas pulang sama pak edi, pak edi masih di pakiran nis.


Setelah makan, arkan segera pulang kerumah.


*******


Jangan lupa like, komen dan vote yah gaes

__ADS_1


__ADS_2