NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Persalinan


__ADS_3

Hari berganti bulan, kini usia kandungan anisa semakin mendekati HPL, diperkirakan baby twinnya akan lahir bulan ini. Anisa sudah mempersiapkan semuanya. Anisa mempersiapkan baju baby dan peralatan untuk baby di masukan ke dalam tas, agar memudahkan saat akan melahiran.


" Sayang, bentar lagi kita bakalan ketemu, papah sudah pengin ketemu sama kamu cepat- cepat lounching yah sayang. ucap arkan sambil mengelus-elus perut anisa yang sudah membesar seperti balon.


" Mas, anak kita satunya apa yah mas, soalnya kita nggak tau satunya cowo atau cewe, setiap mau di usg pasti ngumpet mulu. ucap anisa tersenyum.


" Mau cowo-cowo atau cowo cewe sama ajah sayang, yang terpenting sehat. ucap arkan bahagia


" Iyah mas, semoga persalinannya lancar yah mas, aku sudah nggak sabar ingin ketemu anak-anak mas. ucap anisa


Arkan tidak mau meninggalkan anisa sendirian dirumah, walaupun ada asisten rumah tangga. Semua kerjaan arkan di serahkan ke asistennya rido, kalau ada hal penting pun rido harus ke rumah arkan.


" Sayang kita berjuang bersama yah, semoga kalian sehat selalu. guman anisa


Pagi ini sangat cerah, arkan memutuskan untuk berolahraga di teras belakang rumah sambil berjemur di bawah sinar matahari. Anisa juga menemani arkan, dia bolak balik jalan serta olahraga agar babynya cepat keluar.


Setelah olahraga mereka istirahat sejenak, kemudian mandi. Semua mereka lakukan bersama-sama.


" Mas, ko tiba-tiba perutku sakit yah mas. ucap anisa meringis kesakitan.


" Kamu kenapa sayang? tanya arkan panik


" Perutnya sakit mas, sakit banget. ucap anisa


" Bi giyem. teriak arkan


Bi giyem langsung berlari menuju kamar arkan, didalam anisa sedang berbaring di ranjangnya sambil menahan sakit.


" Tuan sepertinya nona mau lahiran. ucap bi giyem memberitahu arkan.


Arkan langsung mengakat tubuh anisa, berjalan menuju mobil.

__ADS_1


" Bi ambilkan koper kecil di kamar bi, ucap arkan.


" Iyah tuan, bi giyem langsung berlari mengambil koper berisi peralatan baby twin.


Edi sudah siap menyetir mobil, arkan dan anisa duduk di belakang supir.


" Bibi dan mbak zizah tolong jaga rumah yah bi, ucap arkan


Mobil sudah keluar dari garasi rumah arkan, arkan terus memegangi tangan anisa, pak edi mengemudi mobil dengan cepat dan hati-hati, karena jalanan sudah mulai ramai.


Setelah memakan waktu 30 menit, akhirnya mereka sampai di rumah sakit. Anisa di bawa masuk ke ruang IGD. Dokter IGD langsung memeriksa anisa.


" Dok, bagaimana istri saya dok? tanya arkan.


" Istri bapak sudah pembukaan 3, mungkin sebentar lagi akan keluar. saya akan kasih obat perangsang, posisi babynya juga sudah mapan pak. ucap dokter IGD


Anisa kemudian di pindahkan keruangan bersalin, arkan setia menemani anisa. Anisa terus menerus megenggam tangan arkan.


" Mas sakit sekali mas, ucap anisa pelan.


" Sakit sekali mas, aku nggak kuat. ucap anisa sambil menanggis.


Detik berganti jam, tapi anisa belum merasakan baby akan keluar, dokter luna mengecek kandungan anisa tapi masih pembukaan tiga. Air ketuban bercampur darah terus menerus keluar.


" Kita lakukan operasi sesar secepatnya. ucap dokter luna.


" Iyah dok, yang penting isti dan anak saya selamat. ucap arkan


Pihak rumah sakit mempersiapkan operasi sesar untuk anisa. Anisa memakai jubah hijau, tempat tidur anisa di dorong sampai di ruang operasi, arkan terus menemani anisa. Dokter luna mulai menyuntikan obat bius di tulang belakang anisa. Sebagian tubuh anisa di tutup.


" Sayang, anak kita pasti sehat, nanti kalau anak kita sudah agak besar, kita liburan kerumah kakek dan nenek kamu yah sayang. ucap arkan

__ADS_1


" Iyah sayang. jawab anisa


Persalinan terus berjalanan, mereka ngobrol sebentar, agak anisa lebih tenang dan tidak panik.


" Oe...oe...oe.. terdengar suara tangisan bayi yang pertama, tangisan tersebut mengelegar di ruangan operasi.


" Oe...oe..oe.. terdengar kembali tangisan bayi yang ke dua.


" Alhmdulillah, ucap anisa dan arkan secara bersamaan.


Kedua baby twin di taruh di dada anisa, mereka sangat lucu dan mengemaskan.


Baby pertama berjenis kelamin laki-laki dan baby kedua berjenis kelamin perempuan. Tak lupa arkan juga memberikan adzan pertama untuk baby twinnya.


" Alhmdulillah di kasih sepasang langsung. ucap arkan.


Setelah baby twin di kasih asi pertama, keduanya di bersihkan dahulu. Operasi berjalan dengan sempurna, selesai operasi anisa di antarkan kembali ke ruangan vvip.


" Sayang, aku belum menghubungi mamah sama papah, dia harus tau kalau cucunya sudah terlahir ke dunia. ucap arkan sambil mengambil ponselnya.


Baby twin sudah hadir di tengah-tengah keluarga kecil arkan dan anisa. Arkan juga mengabadikan baby twin dengan mengundang fotografer. Arkan menfoto baby twinnya dan mengirimkan foto tersebut ke orang tuanya.


********


Mohon maaf baru update 🙏🙏🙏


Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏


Jangan lupa like...


komen...

__ADS_1


vote...


Terimakasih yang sudah setia menunggu 😍😘😘


__ADS_2