NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Kabar kehamilan


__ADS_3

Mereka berdua memakan gemblong ocar-acir bersama. setelah makan gemblong, anisa pergi ke kamar mandi, ia memuntahkan semua yang dimakan.


" sayang kamu sakit apa sih?? apa kita harus ke dokter sekarang? tanya arkan.


" anisa nggak kenapa- kenapa mas, mungkin asam lambung anisa naik mas, jadi muntah terus. ucap anisa


" ya sudah mas mau mandi dulu. ucap arkan.


Arkan masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuhnya. selesai mandi, anisa sudah menyiapkan pakaian untuk arkan. Arkan keluar kamar sendirian, arkan menyuruh anisa agar tiduran di ranjangnya.


Arkan mengambil makan malam untuk anisa, arkan membawa masuk ke dalam kamar.


" sayang kamu makan dulu yah, mas suapin yah sayang. ucap arkan.


Anisa mengangguk, arkan mulai menyuapi anisa. Suapan demi suapan anisa memakannya.


" mas nggak makan? tanya anisa.


" habis nyuapin kamu mas langsung makan sayang jawab arkan.


" mas.. ucap anisa manja.


" iyah sayang. jawab arkan.


" mas, anisa pengin makan mie ayam yang ada di mall. rengek anisa.


" besok yah sayang. jawab arkan


Selesai anisa makan, arkan keluar kamar.


Arkan duduk di meja makan sendirian tanpa di temani anisa. Arkan mulai menyuapkan makanannya. Setelah makan, arkan kembali kamarnya, arkan nggak mau jauh-jauh dari anisa.


Arkan masuk ke dalam kamar teryata anisa sudah terlelap tidur.


Arkan memandang wajah anisa yang begitu cantik tanpa riasan.

__ADS_1


" begitu cantik wanitaku. guman arkan sambil membelai wajah anisa.


Malam semakin larut, arkan mulai memejamkan matanya perlahan. akhirnya arkan masuk kedalam alam mimpi.


Di dalam mimpi arkan bertemu dengan seseorang nenek-nenek kemudian nenek tersebut memberikan 2 buah telor dan arkan menerimanya dengan senang hati.


Keesokan harinya...


tring...tring.. alarm ponsel anisa berbunyi pelan.


" hooaaammmm.. anisa melihat teryata sudah jam setengah 5 pagi.


Anisa beranjak dari kamar mandi, anisa tak lupa membawa tespek sisa kemarin.


Anisa dengan rasa khawatir mulai memasukan tespek kedalam urine. Setelah menunggu beberapa detik, hasilnya mulai kelihatan.


" Bismillahirrahmanirrahim garis dua..garis dua.. garis dua..guman anisa.


Hati anisa berdetak cepat, anisa memejamkan matanya sambil mengangkat tespek.


" Satu.. dua.. tiga. ucap anisa sambil membuka matanya pelan- pelan.


Anisa terus mengucapkan rasa syukur, anisa tak menyangka sebentar lagi akan menjadi seorang ibu dan mas arkan akan menjadi seorang ayah. Anisa berjalan keluar dari kamar mandi menuju ranjang. Arkan yang masih tidur, segera anisa membangunkannya.


" mas... mas . ucap anisa tergesa-gesa karena terlalu bahagia.


" ada apa sih sayang, masih pagi juga sudah ribut. ucap arkan dengan suara khas bangun tidur.


" mas bangun, anisa punya kejutan buat mas. ucap anisa semangat.


Arkan perlahan mulai membuka matanya, Anisa memberikan hasil tespeknya ke arkan.


Arkan masih binggung sambil memegang tespek tersebut.


" ini apa sayang? tanya arkan.

__ADS_1


" tespek mas. ucap anisa.


" lah terus kenapa di kasih ke mas, ini apa artinya garis dua sayang? tanya arkan.


" masa mas nggak tau. ucap anisa cemberut.


" mas memang nggak tau sayang. ucap arkan binggung yang di ucapkan istrinya.


" Anisa hamil mas. ucap anisa manyun.


" apa kamu hamil, alhamdulillah. ucap arkan sambil sujud syukur.


Arkan begitu bahagia mendengarkan kabar kehamilan anisa, Arkan menyuruh anisa agar bersiap-siap untuk ke dokter kandungan. Setelah siap mereka berdua turun, sebelum pergi anisa dan arkan sarapan dahulu.


Arkan menghubungi rido, bahwa hari ini berangkat telat agar semua kerjaan arkan di handle rido. Selesai sarapan, arkan dan anisa masuk ke dalam mobil menuju rumah sakit. Arkan menyetir dengan kecepatan sedang. Jalanan begitu ramai, banyak lalu lalang kendaraan yang memulai aktifitasnya. Suasana di dalam mobil begitu romantis, sambil menyetir arkan sesekali memegang perut anisa yang masih rata.


" mas kamu nyetirnya yang konsentrasi donk, ucap anisa.


" iyah sayang, habis mas bahagia sekali sayang. bentar lagi mau jadi seorang ayah. ucap arkan bangga karena bisa membuat anisa hamil.


" teryata terpedoku tajam sekali. guman arkan sambil senyum- senyum.


Anisa ikut bahagia melihat arkan bahagia.


*********


Jangan lupa like..


komen ..


vote..vote...


Minta doanya buat kakekqu yah gaes, author lagi berduka. kemarin nenek meninggal sekarang kakek menyusul 😭😭😭


Alfatiha. 🤲🤲

__ADS_1


Terimakasih yang sudah setia menunggu.


love you all 😍😘😘


__ADS_2