NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Jamu bikinan kakek


__ADS_3

tak terasa hari mulai sore,matahari mulai menghilang.


" hooaaaamm.. jam berapa ini? ucap arkan yang terbangun duluan.


arkan melihat anisa tertidur dengan pulas di sampingnya. arkan melirik kemudian tersenyum.


" nis..nis.. bangun nis, sudah sore. ucap arkan membangunkan anisa.


" hooooaaaammmm iyah mas, jawab anisa sambil melirik ke jam 5 sore.


" nis, aku mau mandi?? disini dingin sekali, kamu bisa nggak rebusin air untuk mandi ucap arkan .


" iyah mas, jawab anisa.


anisa kemudian bangun, melihat seisi rumah terlihat sepi.


" kakek, nenek. panggil anisa.


anisa mencari -cari nenek dan kakek tapi kelihatannya sepi. anisa langsung ke dapur mengambil panci dan mengisikan air dalam panci. ceklek ... suara kompor gas.


" nenek dan kakek kemana yah? guman anisa sambil keliling rumah tersebut.


sampai di teras belakang, teryata kakek dan nenek sedang asyik mengobrol.


" kakek, nenek , anisa cariin teryata disini ucap anisa.


" anisa sudah bangun yah, ya sudah nenek suapin makan malam dulu yah ucap nek dasimah.


" terimakasih nek, jawab anisa.


anisa mengikuti nenek ke dapur.


" kamu lagi masak air yah nis? tanya nenek.


" iyah nek, mas arkan kedinginan mandi pakai air dingin. ucap anisa sambil ketawa.


" tuh, airnya sudah mendidih, sana nanti suamimu menunggu di kamar. suruh nenek dasimah.


anisa mengangkat air panasnya ke dalam kamar nya, terlihat arkan sedang tiduran berselimut tebal. anisa menaruh air mendidihnya di bak mandi dan mengatur suhu air panasnya.


" mas sudah siap, sana mandi, keburu dingin lagi. ucap anisa.


" iyah nis, jawab arkan.


arkan langsung mandi pakai air hangat yang di siapkan anisa.


" jebur..jebur. brrrr dingin.


selesai mandi arkan kembali duduk di ranjang. anisa kini bergantian mandi. setelah sudah pada mandi semua, arkan dan anisa ke luar kamar, kebetulan mereka sudah lapar.

__ADS_1


" nenek masak apa? tanya anisa.


" ayam goreng, lalapan sama sambal. jawab nenek dasimah.


" nih kakek sudah bikinin jamu tradisional untuk kalian berdua, di jamin nanti malam kalian tok cer, mumpung disini udaranya dingin. ucap kakek karja.


anisa pipinya memerah karena malu, sedangkan arkan mengaruk-ngaruk rambut kepalanya karena binggung.


" ayo, sebelum makan di minum dulu jamunya, enak ko nggak pahit ucap kakek sambil menyodorkan jamunya ke arkan dan anisa.


" mas arkan nggak doyan jamu kek, ucap anisa.


" manis ko nak arkan. masa kalah sama kakek waktu kecil. ucap kakek


anisa langsung meminumnya, nggak enak sama kakek sudah susah payah, toh cuman jamu ke bugaran tubuh.


" glek..glek.. enak kakek. nggak pahit ucap anisa.


arkan yang melihat anis meminum jamu, mringis sendiri.


" pahit nggak nis? tanya arkan sebelum meminum jamunya.


" nggak ko mas. jawab anisa.


arkan memegang gelas yang berisi jamu, kemudian meminumnya langsung.


" glek..glekk.. huueekk nggak enak banget. guman arkan.


" gimana nak arkan?? enakan kan? tanya kakek karja.


" enak gimana kek, pahit tahu kek. jawab arkan


mereka akhirnya makan bersama- sama tanpa mengeluarkan suara, hanya dentuman piring dan sendok. selesai makan malam anisa membantu nenek membersihkan tempat makan.


arkan dan kakek duduk di depan televisi.


" kek disini kalau malam sepi banget yah kek.? tanya arkan.


" iyah nak, dsini kalau malam sepi, penduduk asli sini kalau sudah jam 6 sore ke atas jarang ada yang keluar. jawab kakek karja.


" kenapa kek? tanya arkan lagi.


" ya nggak kenapa- kenapa, mungkin istirahat karena lelah, mayoritas penduduk sini jadi petani nak. jawab kakek.


" owh gitu yah kek. jawab arkan.


kakek mengangguk-nganggukan kepala.


selesai membereskan dapur, anisa dan nenek menyusul ke ruang tengah. sangkin asyik mengobrol teryata sudah jam 9 malam.

__ADS_1


" nak, kakek sama nenek masuk ke kamar dulu yah? tanya nenek dasimah..


" yah nek. jawab anisa.


kakek dan nenek meninggalkan mereka berdua.


" nis, setelah minum jamu dari kakek ko aku ngrasa segeran gitu yah? tanya arkan.


" iyah anisa juga ngrasa segeran. jawab anisa.


arkan tiba-tiba mendekati anisa.


" mas, geseran dikit napa? anisa sempit tau mas. ucap anisa.


" dingin nis, ucap arkan malu-malu.


" anisa ambilkan jaket dulu yah mas, ucap anisa mulai berdiri.


arkan menarik tangan anisa, kemudian langsung menciumi bibir anisa. anisa sempat kaget melihat tingkah mas arkan. anisa mendorong tubuh arkan tapi tak sanggup, arkan menciumi anisa terus menerus sampai nafas anisa tak beraturan. melihat anisa yang meroncah- roncah, arkan melepaskan ciumannya.


" maaf nis, ucap arkan.


anisa pipinya merah merona, kemudian ia langsung berlari masuk kedalam kamar, hatinya begitu deg..deg'an tak karuan. anisa duduk di ranjang, dia membaringkan tubuhnya. arkan masuk ke kamar terlihat anisa sudah memejamkan mata.


" apa anisa marah yah?? guman arkan dalam hati.


arkan merebahkan tubuhnya, anisa membelakangi arkan.


" gimana ini mana junior tiba-tiba bangun, apa gara-gara jamu bikinan kakek guman arkan.


arkan mencoba memejamkan mata, tak kunjung tidur juga.


" duh, ko mas arkan nggak tidur - tidur guman anisa memejamkan matanya.


arkan mondar mandir di kamar.


***********


jreng...jreng... nanggung banget 😂😂😂


jangan lupa like..


komen...


favorite...


vote..vote.. vote terus yah gaes..


maaf yah sayangku semuanya, yang bilang lama, nanggung, kelamaan, coba deh kalian bikin novel, pasti merasakan apa yang aku rasakan 😁😁 apalagi yang sudah punya suami dan anak 😂😂, aku bikin novelnya nunggu senggang, itu ajah kalau malam..

__ADS_1


maksih yah sudah setia menunggu.


love you all 😘😘😘


__ADS_2