NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
makan siang berdua


__ADS_3

arkan masuk kedalam ruanganya, di atas meja kerja arkan sudah ada setumpuk berkas yang harus di tanda tangani.


arkan hari ini begitu sibuk sampai siang.


" dreett...dreettt..dreett suara ponsel arkan berbunyi, terlihat anisa memanggil.


" halo mas.


" iyah nis, ada apa?


" mas, masakannya sudah matang. kapan mas pulang? ini sudah hampir jam makan siang.


" iyah ini mas siap - siap mau pulang yah nis.


" iyah mas.


arkan mematikan ponselnya kemudian ia bergegas pulang kerumah.


" do, nanti kalau ada yang nyariin, bilang saja aku lagi meeting di luar. pinta arkan ke asistennya.


" siap pak. ucap rido.


arkan berjalan menuju parkiran mobil, terlihat vania dan talia sedang berjalan menuju kantor arkan. arkan dengan cepat berjalan menuju mobil dan meninggalkan kantor sebelum mereka sadar.


arkan kini sudah menjauh dari kantor, ia mengemudikan mobilnya dengan cepat.


" aku nggak mau buat anisa kecewa. guman arkan sambil tersenyum membayangkan wajah anisa.


sampai di rumah, arkan langsung memarkirkan mobilnya di garasi. arkan masuk ke dalam rumah, ia melihat anisa sedang menunggu di meja makan. makanan dan minuman sudah tertata rapi di meja makan.


" maaf yah nis, sudah buat kamu menunggu. ucap arkan.


" nggak ko mas, ini ajah baru selesai masaknya ko mas. jawab anisa sambil mengambilkan piring dan nasi.


arkan tersenyum bahagia melihat anisa.


" mas mau lauk pakai apa? biar sekalian anisa ambilkan. tanya anisa


" apa saja yang kamu masak, mas mau makan nis. jawab arkan


mereka berdua makan bersama begitu tenang, nyaman, dan damai. hanya suara piring serta sendok.


------------


di kantor.


vania dan talia berjalan menuju kantor arkan, tapi mereka tak menyadari kalau arkan sudah pergi.

__ADS_1


" permisi. ucap vania ke resepsionis


" iyah ada yang bisa saya bantu bu. ucap dina resepsionis arkan.


" pak arkannya ada mba, kebetulan kami sudah ada janji sama pak arkan. ucap vania.


" maaf bu, pak arkannya pergi. saya nggak tau kemana. nanti saya coba tanyakan ke pak rido, ibu bisa menunggu sebentar. ucap dina sopan.


" iyah, terimakasih. jawab vania.


mereka menunggu di sofa tamu, dina segera menghubungi rido.


" halo pak rido.


" iyah, ada apa din.


" ada yang cari bapak, seorang wanita sama anak pak.


" iyah saya, akan turun.


rido mematikan panggilannya dan segera turun.


" pasti itu vania sama anaknya. guman rido


vania melihat rido, ia langsung berdiri.


" arkan lagi meeting di luar. ucap rido


" mamah, om arkannya mana katanya mau ngajak talia makan. talia pengin punya papah. ucap talia polos.


rido mengerutkan alis mendengar ucapan talia anak dari vania.


" lebih baik kamu jangan ganggu arkan van! ucap rido.


" emang kenapa? toh dia juga masih cinta ko sama aku. ucap vania sombong.


" arkan sudah punya istri van. ucap rido ketus.


" bakalan aku rusak rumah tangga arkan sama istrinya. ucap vania di telinga rido dengan pelan.


" gila kamu van!! jawab rido emosi.


" emang aku sudah tergila -gila sama dia do. aku ingin anakku hidup dengan layak. ucap vania kemudian meninggalkan rido.


vania dan talia meninggalkan rido di kantor. rido terus memandang vania sampai tak terlihat di hadapannya.


" aku bakalan halangi kamu van, arkan dan anisa itu orang baik. guman rido yang kemudian kembali ke ruangannya.

__ADS_1


___________


kisah vania, arkan, rido


mereka teman satu sekolah, arkan dari SMA suka sama vania. sampai arkan menyatakan cinta nya tapi malah di tolak vania. arkan dulu memang pendiam, jadi tidak terlalu populer di kalangan teman SMA nya sedangkan vania seorang model, anak orang kaya dan cantik.


rido teman terbaik arkan dari SMA.


____________


selesai makan siang, arkan duduk di ruang tengah.


" beres - beresnya nanti saja nis, sini duduk. ucap arkan sambil menepuk sofa agar anisa duduk di sebelahnya.


" iyah mas. jawab anisa kemudian duduk di sebelah arkan.


" nanti malam nggak usah masak, kita maka di luar saja yah nis.


" iyah mas.


" ya sudah, mas mau lanjut kerja lagi yah syang, besok pagi jam 10 kita harus pergi ke bandara.


" kita mau kemana lagi mas?


" bulan madu nis, oya kado dari mamah sudah di buka apa belum?


" belum mas, nanti malam saja bukanya yah mas.


" ya sudah, mas berangkat ke kantor lagi yah nis. pamit arkan


anisa mengantar arkan sampai garasi mobil, ia mencium punggung tangan arkan. arkan menarik pinggang anisa dan mencium kening anisa.


arkan masuk ke dalam mobil, ia tak rela meninggalkan anisa sendirian di rumah. arkan melajukan mobilnya, anisa berjalan sampai ke pintu depan dan melihat kepergian mobil arkan.


" terimakasih, semoga mas arkan makin sayang sama anisa. guman anisa kemudian ia masuk ke dalam rumah.


************


jangan lupa like. ...


komen..


favorite ..


vote ... vote ... dukung terus authornya yah gaes ...


terimakasih...

__ADS_1


love you all 😍😘😘😘


__ADS_2