NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
SAKIT 2


__ADS_3

" anisa aku benar-benar minta maaf, aku masih ragu,, aku hanya mengagumimu saja saat pertama kali kita bertemu, aku akan bersifat ketus sama kamu,apakah kamu tahan dengan sifatku atau memilih pergi dariku. kalau pun kamu bertahan, aku akan mencintaimu dengan setulus hati. guman arkan.


anisa tiba-tiba terbangun, melihat arkan teryata sudah tertidur. anisa melirik jam teryata sudah jam 8 malam.


" ada bekas makan, mungkin tadi mas arkan makan sendiri guman anisa


" kruyuk..kruyuk... bunyi suara perut anisa.


" sepertinya aku lapar, mau beli makan nggak punya uang, di dompet cuman ada 20rb.. gajian bulan ini sudah buat bayar hutang bapak. guman anisa.


anisa akhirnya ke luar rumah sakit, mencari makanan yang murah meriah. terlihat tukang bakso keliling di depan rumah sakit.


" pak, bakso 1 porsi pak, bungkus ajah yah pak!


" iyah mba.


sambil di layani, anisa memainkan ponselnya.


" nis, kita ketemu lagi disini?


" eh mas rizal.


" mas ko disini? lagi ngapain mas?


" mau jagain mamahku nis,


" oh mamah mas lagi sakit yah.


" iya nis, mas boleh minta no kamu nis, buat silahturohmi nis.


" maaf mas, anisa nggak bisa takut salah paham sama suami anisa mas.


rizal mengeluarkan kartu nama, dan memberikan kartu nama ke anisa.


" kalau nggak boleh ya sudah, kalau butuh mas, hubungi saja no mas, hati mas terbuka lebar buat anisa.


tiba-tiba seseorang wanita datang, dan merebut kartu nama rizal yang di berikan ke anisa.


" oh kamu yang namanya anisa, pacar mas rizal yang dulu, anak orang MISKIN. ejek vika calon tunangan rizal.

__ADS_1


" vika jaga mulut kamu yah! bentak rizal.


" oya kenalin, saya calon tunangan mas rizal, sebaiknya kamu jangan mengoda mas rizal yah cewe MISKIN.


" vika,! bentak rizal.


anisa hanya diam saja, mendengarkan kata-kata pedas dari mulut vika.


" mba, baksonya sudah jadi 15rb yah mba.


" oh iyah pak, terimakasih.


" orang MISKIN mah gitu, makanya ajah makanan pinggiran ucap vika.


" maaf, saya harus pergi.


" maafin vika nis.


anisa meninggalkan mas rizal dan vika dengan cepat.


" aku memang orang miskin, guman anisa sambil berjalan menuju ke ruangan arkan.


" memang rumah sakit mahal sangat komplit, sampai peralatan makan pun ada disini guman anisa memperlihatkan tawa kecil.


anisa yang dari tadi siang belum makan dengan lahapnya memakan bakso yang tadi di beli.


" baksonya pedas kaya mulut cewe yang tadi sama mas rizal guman anisa tertawa sedikit.


arkan pun terbangun, melihat anisa sedang makan bakso, aromanya begitu menggoda selera.


" kamu ko beli bakso cuman satu, ucap arkan.


anisa yang sedang makan, kaget hampir keselek bakso.


" maaf mas,


" sana beli lagi buat saya, saya juga pengin makan bakso, tapi jangan pedas-pedas. perintah arkan.


" tapi mas, saya nggak punya uang, uangku tinggal 5rb saja.

__ADS_1


" kamu bawa dompetku apa nggak?


" nggak bawa mas, tadi kesini panik mas, maaf mas.


" ya sudah,,


anisa menghabiskan baksonya. kemudian duduk kembali di sofa sambil menonton acara di televisi.


tok..tok..permisi.


dokter juna dan perawat masuk.


" maaf bu, saya priksa pak arkan dulu yah bu.


" iyah pak dokter.


setelah memeriksa, dokter berpamitan untuk pergi meninggalkan ruangan.


" kondisi pak arkan sudah membaik bu, kalau besok sudah tidak panas lagi mungkin sudah boleh pulang.


" terimakasih pak.


anisa melanjutkan nonton televisi kembali sambil tiduran di sofa.


**********


JANGAN LUPA LIKE 👍


KOMEN ✍


VOTE 😍


FAVORITE ❤


DUKUNG TERUS AUTHORNYA YAH GAES, MAAFKAN AUTHOR KALAU BANYAK SALAH 😊


KADANG AUTHOR SUKA LELAH 😁😁


TERIMAKASI 😍😍😘😘

__ADS_1


LOVE U ❤❤


__ADS_2