
Selesai sarapan arkan bersiap-siap untuk ke kantor. Tak lupa arkan mencium kedua anaknya.
" Sayang, aku titip anak-anak yah? nanti kalau pas istirahat vcall aku yah ucap arkan.
Arkan sudah mulai pergi dari kantor, mamah laura dan papah reno tidak bisa berlama- lama di Indonesia, ia harus pulang ke Canada. Selesai arsya dan arsyi di mandikan, anisa kemudian memberikan asi setelah itu meniduri mereka.
Keseharian anisa hanya menjaga arsya dan arsyi. Setiap malam suara lolongan anjing terus menerus sampai usia baby twin 40 hari.
" Mas aku pengin kerumah nenek dan kakek, boleh nggak kita berlibur kesana? ucap anisa.
" Kalau kita kesana, kita nggak bisa sendirian, arsya sama arsyi masih kecil sayang. ucap arkan.
" Bagaimana kalau kita ajak bi giyem ikut mas. ucap anisa
" Boleh sayang, tapi nanti bulan depan saja, soalnya bulan ini aku sibuk. jawab arkan.
Arkan seperti biasa pagi hari harus ke kantor. Sampai di kantor, arkan memarkirkan mobilnya, ia masuk kedalam kantor.
" Arkan teriak seseorang.
Arkan membalikan muka, ia melihat sekeliling dan teryata vania.
" Vania, guman arkan dalam hati.
Vania berjalan mendekati arkan yang hendak masuk ke kantor.
" Apa kabar ar? sapaa vania.
" Baik van, kamu bagaimana kabarnya? tanya arkan.
__ADS_1
" Baik ar, oya bagaimana istri kamu, apakah dia sudah melahirkan. ucap vania
" Sudah van, jawab arkan singkat
" Oya saya kesini cuman mau kasih ini. ucap vania sambil memberikan undangan pernikahaan.
" Kamu mau nikah van? tanya arkan.
" Iyah, jangan lupa datang ar. jawab vania kemudian ia meninggalkan arkan.
Arkan masuk kedalam kantor dan melanjutkan perkerjaannya.
Jam berganti hari, hari berganti bulan kini tiba waktunya acara pernikahaan Vania. Arkan mengajak anisa tapi dia tidak bisa hadir ke acara pernikahan vania. Acara pernikahan bertepatan dengan rencana anisa untuk pulang ke kampung.
" Mas kalau mau ke pernikahan vania, silahkan mas. ucap Anisa
" Nggak ah sayang, lagian kamu juga nggak ikut. jawab arkan.
" Ya sudah, mas bakalan kesana sebentar saja habis tuh mas langsung pulang. Jawab arkan.
Arkan mulai bersiap - siap untuk ke acara pernikahaan vania. Anisa menyiapkan barang yang akan di bawa berlibur ke rumah nenek dan kakek bersama bi giyem.
Bi giyem membantu membereskan pakaian arsya dan arsyi ke dalam koper serta keperluan yang penting. Anisa juga menyiapkan barang bawaan serta oleh-oleh untuk mereka.
Arkan sudah bersiap ke acara penikahaan vania. Hati anisa mulai gelisah, rasanya ada yang menganjal.
" Nis, mas berangkat dulu yah. pamit arkan
" Pulangnya jangan malam- malam mas ucap anisa.
__ADS_1
" Iyah sayang jawab arkan.
Resepsi pernikahan vania di adakan di hotel berbintang 5, acara di mulai jam tujuh malam.
Arkan sudah mengendarai mobilnya, menjauh dari rumah. Arkan terlihat sangat tampan, auranya setelah menikah begitu jelas terlihat sangat memukau.
Sampai di acara penikahan vania, arkan turun dari mobil. Tiba-tiba seseorang mendekati arkan.
" Kamu arkan yah? tanya seseorang lelaki.
" Iyah, Kamu siapa yah? tanya balik arkan.
" Aku Tio, jawab seseorang lelaki tersebut.
" Tio, Prasetio yah? iyah aku ingat. jawab arkan.
" Wah kamu tambah ganteng saja, sudah lama nggak pernah ketemu, semenjak Lulus sekolah ucap Tio.
Mereka ngobrol sejenak, kemudian masuk ke acara pernikahan vania. Arkan terus menerus bersama tio, karena dia memang tak pernah ikut reoni sekolah jadi agak binggung. Pengantin sudah memasuki tempat acara.
" Rizal? guman arkan heran.
Teryata vania menikah dengan rizal , mereka terlihat bahagia.
**********
Jangan lupa like, komen, vote yah gaes.
Maafin author yah gaes baru update lagi 😭😭
__ADS_1
Terimakasih yang sudah setia 😍😘😘