
Keesokan harinya anisa seperti biasa, ia bangun pagi. Anisa beranjak dari ranjangnya menuju kamar mandi, sebelum ke kamar mandi anisa mengambil tespek yang ada di dalam tasnya.
Anisa membaca cara pemakaiannya, air seni'nya, ia masukan ke dalam wadah kecil.
anisa mencelupkan tespeknya kedalam air mani.
" bismillahirrohmanirrohim, semoga garisnya dua. guman anisa.
15 detik sudah, anisa langsung mengangkat tespek tersebut.
" ini garis dua apa satu sih! guman anisa sambil mengangkat tespeknya kemudian membuang tespek tersebut di tempat sampah.
" besok aku cek lagi deh. guman anisa
kemudian anisa mandi, anisa keluar dari kamar mandi, ia berjalan ke tempat tidur.
" mas bangun mas, ucap anisa
" ada apa sayang?? ucap arkan yang masih memejamkan matanya.
" mas anisa pengin makan rujak serut yang di pasar mas.rengek anisa.
" lima menit lagi yah sayang, aku masih ngantuk. ucap arkan
Anisa tiba- tiba menanggis. arkan mendengar suara tangisan anisa langsung bangun.
" sayang kenapa kamu menanggis. ucap arkan khawatir.
" nggak tau mas, anisa pengin nanggis ajah ucap anisa yang terus meneteskan air mata.
Arkan akhirnya terbangun, arkan masuk ke kamar mandi. Anisa menyiapkan pakaian kerja yang akan di pakai arkan.
" mas, baju mas sudah anisa tata di ranjang, anisa sarapan dulu yah mas. ucap anisa berjalan keluar kamar.
Bi giyem sudah menyiapkan sarapan.
" pagi non, sapa bi giyem
" pagi juga bi, bibi hari ini masak apa bi?? tanya anisa.
" tumis putren tahu, tempe goreng sama ayam kecap. jawab bi giyem
__ADS_1
" bi nanti siang bikin perkedel jagung yah bi. ucap anisa.
" iyah non jawab bi giyem
Anisa sudah duduk di meja makan, ia mengambil nasi untuk dirinya. anisa mulai menyuapkan makananya ke dalam mulut.
" ko kamu makan dulu sih sayang, nggak nyngguin mas. ucap arkan cemberut.
" maaf mas, anisa lapar sekali mas. hehee ucap anisa sambil tersenyum.
Perut anisa mulai ada rasa nggak enak.
" mas makan mas, ucap anisa
Anisa mengambilkan makanan untuk arkan, setelah itu anisa izin untuk ke kamar mandi.
" hooeekk..hoeekk.. anisa memuntakan semua makanan.
Arkan sedang makan langsung berlari kekamar mandi.
" sayang kamu kenapa? kamu lagi sakit? tanya arkan khawatir.
" kayanya anisa masuk angin mas, ucap anisa
" nggak usah mas, nanti anisa istirahat dirumah ajah mas, pasti sembuh ko. ucap anisa
" ya sudah. jawab arkan sambil memapah anisa ke ruang keluarga.
Anisa tiduran di sofa ruang keluarga.
" sana mas, sarapannya terusin lagi. ucap anisa
" iyah sayang. jawab arkan
Arkan kembali ke meja makan, arkan menyuruh bi giyem membuatkan teh manis hangat untuk anisa.
" bi tolong nanti jaga anisa yah bi, dia lagi sakit bi. ucap arkan.
" iyah tuan. jawab bi giyem
Bi giyem membawa secangkir teh manis hangat untuk anisa.
__ADS_1
" bi anisa ingin rujak serut bi. bibi mau ke pasar atay nggak? tanya anisa.
" iyah nanti bibi beliin non. jawab bi giyem
Bi giyem meninggalkan anisa, ia kembali ke dapur untuk beres-beres.
Selesai makan arkan menghampiri anisa.
" sayang mas ke kantor dulu yah! kalau ada apa- apa langsung hubungin mas. ucap arkan.
" iyah sayang, jawab anisa.
Arkan pamitan ke anisa, anisa mencium punggung tangan arkan dan arkan mencium kening anisa.
" rasanya lelah sekali, guman anisa sambil memijit pelipis anisa.
Bi giyem sudah siap- siap mau ke pasar.
" bi panggil anisa.
" iyah non..jawab bi giyem
" bi sama jajanan pasar yah bi, terus es dawet hitam juga yah bi. jawab anisa sambil memberikan uang ke bi giyem.
" iyah non jawab bi giyem
Kini anisa sendirian di dalam rumah, membayangkan makanan yang di bawa bi giyem dari pasar membuat anisa tertidur pulas di sofa ruang keluarga.
*********
Maafkan author yang belum maksimal, author masih banyak masalah, buat bikin novel ajah susah mikirnya 😭😭😭, kebanyakan mikirin masalah kayanya, jadi otak ini menjadi jendel. hehehee jendel itu susah berfikir 😁😁😁
Jangan lupa like...
komen..
vote...
yang bilang lupa alurnya mohon baca dari awal.lagi 😁😁🤣🤣
terimaksih yang sudah setia menunggu..
__ADS_1
love you all 😘😘😘