NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Teror


__ADS_3

Selesai mandi anisa memakai l handuk kimono. anisa menyisir rambutnya di depan cermin. Arkan masuk ke kamar.


" sayang kita jalan - jalan yuk nanti malam. ajak arkan.


" nggak ah mas, aku cape. aku mau nonton film korea mas. ucap anisa


" ya sudah aku mandi dulu yah sayang. ucap arkan.


Arkan masuk ke dalam kamar mandi, anisa langsung berganti pakaian, ia menggunakan baju kebesarannya yaitu daster. anisa berjalan menuju dapur. ia harus memikirkan masakan apa yang harus di masak. anisa membuka isi kulkas, ia mengeluarkan daging ayam, beserta sayuran. Anisa mulai merebus daging ayam dengan bumbu, memasak sayur sop dan sambal kecap. setelah 30 menit masakan sudah matang.


Anisa memasuki kamar, terlihat arkan sedang memainkan ponsel.


" sayang ayo makan malam dulu. ucap anisa


mereka berdua berjalan menuju meja makan.


" sayang, rumah kita terlihat sepi? kapan kamu kasih aku seorang anak yang lucu. ucap arkan.


" sabar yah sayang, kita saling mendoakan yah? pasti aku hamil ko sayang. ucap anisa memberikan semangat untuk dirinya dan arkan.


Anisa mengambilkan piring, mengisi nasi sayur sop dan ayam goreng.


Mereka makan dengan lahap, sampai selesai makan. mereka berdua duduk di sofa ruang keluarga.


" mas pengin punya anak laki- laki. biar nanti bisa jadi penerus keluarga kita. ucap arkan sambil memegangi perut anisa.


" kalau anisa, mau perempuan atau laki - laki sama saja mas. yang terpenting anak kita lahir dengan selamat dan sehat. ucap anisa sambil tersenyum.


" tapi kapan kamu hamil sayang? ucap arkan.


" anisa juga nggak tau mas, tapi kita berdoa dan berusaha yah mas. ucap anisa.


" iyah sayang. ucap arkan


Anisa menyalakan telefisi, ia menonton drakor ( drama korea). Arkan lebih baik tidur di sofa ketimbang nonton drama korea. Pandangan anisa ke layar televisi, ia sibuk nonton sambil memakan cemilan kentang goreng sampai lupa waktu teryata sudah tengah malam. selesai nonton drakor, anisa membangunkan arkan yang sudah ke alam mimpi. anisa dan arkan masuk ke dalam kamar. anisa masuk ke ruang ganti baju, ia mengenakaan baju tidur.


Arkan sudah tertidur dengan pulas, anisa juga ikutan tidur.


Keesokan paginya.


Seperti biasa, anisa bangun pagi - pagi. ia membereskan rumah sampai bersih dan tak lupa ia memasak sarapan pagi.


" akhirnya selesai juga guman anisa.

__ADS_1


Tiba - tiba arkan sudah di belakang anisa, ia memeluk anisa dari belakang.


" pagi sayang, ucap arkan sambil mencium pipi anisa.


" sudah rapi ajah sayang, ucap anisa.


" iya sayang, pagi ini ada meeting sama clien. oya sayang masak apa? ucap arkan


" maaf mas, anisa cuman masak nasi goreng sama telor dadar. ucap anisa


" nggak papa sayang, nanti siang kamu ke kantor mas yah? sekalian bawa makan siang. ucap arkan


" siap mas. jawab anisa


mereka berdua sarapan, pagi ini tak secerah karena hari ini agak mendung. selesai sarapan arkan bersiap - siap ke kantor.


" nis, mas berangkat dulu yah pamit arkan, ia mencium kening anisa.


" mas kerjanya hati- hati yah . ucap anisa sambil mencium punggung tangan arkan.


Arkan berjalan menuju garasi mobil, ia melajukan mobilnya dengan cepat. Anisa belum masuk sampai mobil arkan tak terlihat.


Sebenarnya pagi ini anisa ingin ke makam orang tuanya. tapi karena cuaca yang tidak memungkin kan akhirnya mengurungkan niatnya.


Anisa duduk di sofa ruang keluarga, ia duduk sambil membaca novel.


" clenting...clenting.. pesan masuk di ponsel anisa.


Anisa membuka ponselnya, melihat siapa yang mengirim pesan.


" *hai anisa. jangan harap hidupmu akan tenang, aku akan terus mengganggu hidupmu. isi pesan no baru.


" siapa kamu!! jangan pernah mengganggu hidupku!! balasan anisa.


" hahahahahaa. aku tau kamu sekarang sendiria di dalam rumah. balasan pesan tersebut*.


Anisa semakin takut mendapat pesan masuk dari orang tak di kenal. Mata anisa melihat di sekeliling luar rumah, tapi tak ada orang satu pun di depan rumahnya.


Anisa mencoba menelfon arkan, tapi tak diangkat sama sekali. ia terus menghubungi ponsel arkan sampai di angkat.


" halo mas, ucap anisa gemeteran


" ada apa sayang? kenapa suara kamu terlihat ketakutan.

__ADS_1


" mas sepertinya ada yang memperhatikan gerak geriku mas. anisa semakin ketakutan


" kamu tenang dulu mas akan segera pulang. ucap arkan


" iyah mas, jawab anisa


" tetap di dalam rumah, jangan sampai kamu ke luar rumah oke! ucap arkan khawatir.


Panggilannya terputus.


Praaang...praaang....


tiba - tiba terdengar dari luar suara pot kaca di depan teras pecah.


Anisa masih terus bersembunyi di bawah kolong kamar tidur, yang dulu.


" aku harus bagaimana ini?? apa di luar ada orang gila baru ngamuk yah. guman anisa.


Anisa berusaha mencari pegangan, ia melihat tongkat golf milik arkan.


ia memegang tongkat golf dengan erat, takut terjadi apa- apa kepada dirinya.


jantung anisa dag dig dug deeerrr begitu cepat pergerakannya. jantungnya seperti mau lari.


" clenting... clenting.... suara pesan dari no tak di kenal.


" mau bersembunyi dimana!! akan aku cari. hahahaahahhaahhahahaha.


Anisa tidak mau membalas pesan tersebut. anisa masih menunggu kedatangan arkan. 30 menit sudah anisa bersembunyi di bawah kolong ranjangnya.


Terdengar suara mobil, suara mobil arkan anisa langsung berlari keluar kamar dan membukakan pintu untuk arkan.


ceklek... ceklek..


" mas anisa takut. ucap anisa sambil menangis dan memeluk arkan.


Arkan melihat sekeliling depan rumah, agak berantakan. mereka langsung masuk kedalam rumah. Arkan menenangkan anisa yang terus menerus menangis ketakutan.


**********


Sabar yah gaes, author lagi melawan rasa malas nih 😁😁😁 dan juga otak nggak mau di ajak kerja sama, susah banget dapat inspirasi. Para readers jaga kesehatan yah, semoga kita semua terbebas dari virus corona.


Jangan lupa like... komen... vote..vote sebanyak- banyaknya.

__ADS_1


Terimakasih sudah setia menunggu.


love you all 😍😍😘😘


__ADS_2