
Anisa kini tidur siang bersama arkan, nggak tau kenapa anisa hamil kali ini bawaanya cuman ingin tidur makan dan tidur. Hari semakin sore arkan membuka matanya, anisa masih tidur disebelahnya. Arkan beranjak dari ranjang menuju kamar mandi. Arkan hari ini tidur seharian, rasanya masih lelah. Selesai mandi, arkan melihat anisa yang sudah terbangun dan bergantian masuk ke dalam kamar mandi. Selesai mandi dan memakai baju. Keduanya keluar kamar, bi giyem sudah menyajikan makan malam.
Hari berganti bulan, kini usia kandungan anisa menginjak 4 bulan. Anisa ingin mengadakan acara 4 bulanan kandungan anisa, mamah laura dan papah reno kini sudah sampai di indonesia.
" Mah, acara 4 bulanan mau di adakan kapan mah? tanya anisa ke laura.
" Bagaimana kalau hari minggu, ucap laura.
" Boleh mah, kita bikin pengajian saja mah. ucap anisa.
Anisa dan mamah laura di sibukan untuk acara 4 bulanan anisa, sedangkan arkan sibuk dengan pekerjaan kantor.
Acara 4 bulanan anisa.
Anisa memakai baju senada dengan baju arkan, kali ini anisa mengenakan krudung. Anisa terlihat begitu cantik. Acara di mulai dari pagi hari dengan membaca ayat suci alqur'an sampai khatam. Semua orang berlalu lalang mengucapkan selamat dan mendoakan kandungan anisa. Setelah selesai membaca alqur'an, para ibu - ibu pengajian komplek dan anak yatim piatu pun mengaji ayat - ayat tertentu, agar anak yang di kandung anisa menjadi anak yang sholeh dan sholekha serta berbakti kepada kedua orang tua. Arkan menyediakan makanan serta membagikan nasi kotak untuk semua yang hadir dalam acara 4 bulanan anisa.
Matahari mulai menghilangkan cahaya.
" Alhmdulillah yah mas, acaranya berjalan dengan lancar. ucap anisa
" Iyah sayang, ucap arkan.
Keadaan rumah kini mulai sepi, semua orang sudah kembali kerumahnya masing- masing. Bi giyem membereskan rumah di bantu dengan pembantu sewaan. Mamah laura dan papah reno masuk ke dalam kamar. Anisa duduk di sofa bersama arkan sambil mengelus- elus perut anisa. Tiba- tiba ada seseorang yang datang.
" Permisi tuan, ada seseorang yang datang. ucap bi giyem sopan.
" Siapa bi? tanya arkan.
__ADS_1
" Kurang tau tuan, bibi nggak tanya namanya? ucap bi giyem.
Anisa masih duduk di sofa karena kelelahan, arkan berajak dari sofa dan melihat siapa yang datang kerumahnya.
" Vania! ucap arkan kaget, teryata yang datang vania.
" Maaf menganggu kamu ar, ucap vania
" Ada apa kamu ke sini van? tanya arkan.
" Kami sangat merindukan mu van, ucap vania.
" apa! ucap arkan kaget.
" Aku mau jadi istri kedua kamu ar!! ucap vania tanpa malu.
" Kamu jangan gila deh van, aku sudah punya istri, dan istriku lagi hamil.ucap arkan.
" Lebih baik kamu pergi van, usir arkan.
Vania langsung menuduk dan memegangi kaki arkan, ia memohon untuk jadi istri yang kedua.
Arkan dan Vania bertengkar, vania menanggis di depan arkan. Anisa yang mendengar keributan, dia langsung ke depan. Mata anisa langsung melotot melihat vania sedang berlutut di kaki suaminya.
" Mas ini ada apa? tanya anisa.
" Anisa aku sedang hamil anak mas arkan. ucap vania berbohong sambil menanggis.
__ADS_1
" van kamu jangan gila yah!! bentak arkan.
Keadaan rumah mulai ramai, tangisan anisa mulai pecah mendengar penuturan vania bahwa dirinya di hamili oleh suaminya. Mamag laura dan papah reno mendengar keributan di depan, mereka menghampiri keributan tersebut.
" Ada apa ini? tanya papah reno.
" Mas, kamu tolong tanggung jawab mas, kamu sudah menghamiliku. ucap vania berbohong dan menanggis.
Plaaakk.
Tamparan papah reno mendarat di pipi arkan.
" Pah, kenapa papah menampar arkan. ucap arkan sambil memegangi pipinya yang terasa panas dan sakit.
" Anak tidak tau di untung, tega-teganya kamu menghamili anak orang, dan kamu tau anisa istri kamu lagi hamil. bentak papah reno.
" Aku nggak menghamili vania pah, ucap arkan membela diri.
Anisa terus menanggis, hatinya sangat hancur, ingin rasanya dia menyusul bapak dan ibunya ke surga.
Brruuukkk...
Anisa pingsan, ia tak sanggup lagi untuk menanggis. Mamah laura dan papah reno langsung melarikan anisa ke rumah sakit.
" kamu urusin dia. ucap papah reno sambil melirik vania dengan sinis.
Anisa di bawa ke rumah sakit terdekat, di dalam mobil mamah laura menempelkan minyak angin di hidung anisa agar anisa cepat sadar. papah reno melajukan mobilnya dengan cepat. Sampai di rumah sakit, anisa langsung di bawa ke IGD.
__ADS_1
Mamah laura di samping anisa, dia nggak mau anisa kenapa-kenapa.
Setelah 10 menit di rumah sakit, akhirnya anisa tersadar. Mamah laura minta agar anisa sekalian di cek kandungannya.