
Dokter langsung memeriksa keadaan anisa.
" Bagaimana keadaan anak saya dok? tanya mamah laura.
" nggak papa bu, ibu anisa cuman kelelahan saja. kandungannya juga baik-baik saja. malam ini ibu laura lebih baik untuk dirawat inap saja bu. ucap dokter juna.
" iyah dok. jawab mamah laura.
Anisa di pindahkan ke ruangan VVIP.
" Mah, mana mas arkan mah? tanya anisa.
"Arkan di rumah. kamu jangan memikirkan hal yang aneh- aneh dulu sayang, istirahatlah. ucap mamah laura sedih.
" Mah, mamah sama papah jangan nyalahin mas arkan, anisa tau mas arkan nggak bakalan nglakuin itu mah, anisa percaya sama mas arkan. anisa pingsan karena kelelahan dan syok ajah mah. ucap anisa.
" Iyah sayang, mamah tau arkan anak yang baik pasti arkan bisa menyelesaikam semuanya. ucap mamah laura.
" Terimakasih mah, pah. ucap anisa.
Di kediaaman Arkan
Arkan masih di rumah bersama vania, vania terus menanggis minta pertanggung jawaban ke pada arkan, sedangkan arkan menyentuh vania saja belum pernah.
" Oke, kalau kamu beneran hamil anakku, aku bakalan tanggung jawab tapi kalau bukan anakku jangan salahkan aku akan bertindak kasar terhadapmu. besok kita usg ke rumah sakit. camkan itu!! ucap arkan ketus.
" oke. aku bakalan buktikan!! ucap vania.
Vania meninggalkan rumah arkan dengan penuh kemenangan, dan dia harus memikirkan rencana besok agar saat di usg ada janin di perutnya. Setelah kepergian vania, arkan berlari menuju garasi dan menyusul anisa ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit, arkan mencari ruangan anisa, sampai di ruangan vvip, terlihat anisa terbaring lemah di ranjang.
__ADS_1
" Sayang, panggil arkan kemudian ia mendekati anisa.
" Mas, bagaimana dengan vania? tanya anisa.
" Aku berani bersumpah sayang, aku nggak pernah ngelakuin itu sama vania. ucap arkan, air matanya terus menetes menyakinkan anisa.
" Anisa percaya ko mas nggak bakalan nglakuin. ucap anisa tersenyum.
" Makasih yah sayang, kamu sudah percaya sama mas, mas janji mas nggak akan ninggalin kamu sayang. ucap arkan sambil memeluk anisa.
Papah dan mamah memutuskan untuk pulang kerumah, agar arkan yang menjaga di rumah sakit. Arkan tidur di sebelah anisa sambil mengelus- elus perut anisa yang sudah membuncit.
Keesokan harinya, arkan mengirim pesan ke vania agar segera ke rumah sakit xxxx. Arkan sudah menunggu vania di rumah sakit. mamah laura juga sudah sampai di rumah sakit jagain anisa.
" sayang, mamah tinggal sebentar yah, mamah mau beli jus, kamu mau nggak? ucap mamah laura.
" Anisa mau mah, jus jambu yah mah. ucap anisa.
" Mas, aku mau ke toilet sebentar yah. ucap vania.
Dengan cepat vania meninggalkan arkan, dia berjalan menuju ruangan dokter luna. Dokter luna teryata teman vania, ia meminta tolong ke dokter luna untuk merencanakan sesuatu. Mamah laura melihat vania agak aneh, jadi mamah laura mengikuti vania dan teryata dimenemui dokter luna.
" Luna, panggil vania, kemudian vania mendekati dokter luna.
Mereka berbicara dengan serius, tak lupa mamah laura merekam vidio.
" Oh, dasar wanita murahan, tega sekali mau mencelakakan anak saya dan menantu saya, awas saja!! guman mamah laura dengan emosi.
Setelah merekam, mamah laura langsung meninggalkan vania, takut vania mengetahuinya. mamah laura membeli jus pesanan anisa dan kembali kekamar.
" Sayang. maaf kalau mamah lama. ucap mamah laura.
__ADS_1
" Iyah mah, nggak papa. terimakasih yah mah. ucap anisa.
Perawat masuk dan membawa anisa ke ruangan untuk di usg, di ruang tunggu sudah ada arkan dan vania.
" Ny Vania. panggil perawat
Vania, arkan diikuti dengan anisa dan mamah laura mereka masuk berempat. Vania dengan senang hati, dia tersenyum penuh kemenangan.
" Selamat siang, sapaa dokter luna.
" Siang dokter, dokter masih ingat dengan saya? tanya mamah laura.
" Ingat ibu, ibu laura teman mamah saya. ucap dokter luna.
Laura mengirim pesan ke dokter luna, dia juga mengirim vidio yang tadi ke dokter luna. karena ponsel dokter luna bergetar terus, akhirnya dia membuka pesan dari mamah laura. Dokter luna sangat syok melihat isi pesan dari mamah laura.
" Kenapa dokter? tanya mamah laura dengan senyuman.
" oh tidak apa - apa bu. ucap dokter luna. keringat dinginnya mulai keluar.
" Aduh, gimana ini, reputasiku bakalan hancur kalau semua orang tau!! guman dokter luna dalam hati.
************
Jangan lupa like...
komen....
vote..vote...
Love you 😘😘😘
__ADS_1