NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
SEASON VI


__ADS_3

setelah menurutku penampilan ini rapi aku keluar menemui pak andrew yang sedang menunggu diriku. ia pun memandangi diriku mulai dari atas kebawah, aku yang melihatnya pun hanya terdiam sejenak, aah.,. dia tidak mungkin tertarik padaku dia khan lelaki tidak normal ucapku dalam hati, aku berjalan didekatnya dan mengambil sebuah tas yang telah kusimpan disana.. lagi -lagi dia melirik kaepadaku, apa penampilanku ada yang salah ucapku lagi dalam hati, atau aku lupa melepaskan label baju ini, aah itu tak mungkin sebelum keluar kesini aku sudah memastikan tak ada yang kurang dengan penampilanku, karena penasaran aku bertanya padanya.


'' ada apa pak kenapa menatapku seperti itu ucapku padanya


'' ayo jalan ucapnya lalu keluar dari kamar


lagi-lagi ia tak menjawab pertanyaanku, ia sungguh membuatku penasaran.. akupun segera meraih tasku dan berlari mengejarnya. kali ini langkahku sangat cepat karena aku sengaja tak memakai sepatu hills.. akupun mengekor dibelakangya dan masuk dilift dan berdiri tepat dibelakangnya. . akupun memandangi pak andrew dari belakang, bentuk badan yang sispek.. masa iya ia tak punya kekasih, toh kalau pun dia punya aku tak harus capek-capek lagi ikut keacara seperti ini.. ucapk mengerutu..


pintu lift pun terbuka, aku dan pak andrew keluar dan berjalan menuju mobil yang sudah menunggu didepan, pak andrew masuk dalam mobil akupun masuk dan duduk disampingnya penampilanku hari ini sangat menyusahkanku, ini kedua kalinya aku memakai dress panjang dan sebelumnya waktu acara kantor kekasihku doni. mobil pun melaju meninggalkan hotel.


'' pak tolong berhenti didepan sana ucap pak andrew


'' salon alwis pak ucap sopir itu


'' iya ...


aku yang mendengarnya tak berani bertanya padanya, kenapa dia kesalon ucapku dalam hati...


mobil pun berhenti pas didepan salon alwis, pak andrew turun dari mobil sementara aku tetap didalam mobil.


'' kenapa diam ayo cepat turun ucap pak andrew membukakan pintu buatku..


'' untuk apa pak ucapku lagi


'' ayo masuk kita tak punya waktu lagi ucapnya


'' baik pak ucapku lalu turun dari mobil dan mengikutinya masuk kesalon alwis.


''hmm babang ganteng ada yang bisa aku bantu ucap waria itu pada pak andrew


'' kamu dandaning dia dan siapkan juga sepatu buatnya ucapnya lalu melirik kepadaku..


aah... jadi ini maksudnya dia singgah disalon, pantes aja dia melirikku seperti itu di hotel gummku menggerutu


'' tapi pak kenapa aku harus berdandan, ucapku padanya


'' kamu mau mempermalukan aku disana, coba kamu lihat sepatumu sejak kapan dress dipadukan dengan sepatu seperti itu


ucapnya lalu duduk di sofa salon itu..


aku menghela nafas dan menahan sedikit amarahku,, bahkan ia tak peduli perasaanku didepan orang lain yang langsung terus terang padaku..


'' tunggu apalagi cepat ucapnya lagi padaku..


'' ayo neng cantik ikut aku ucap waria itu


akupun mengikuti waria itu masuk diruang hias, dengan menhentakkan kakiku.. liat aja ini terakhir kalinya aku akan mengikutimu ke acara pesta ucapku geram..dalam hati..'


15 menit pun berlalu waria itu telah melukis wajahku dan merapikan rambut panjangku dengan sosis gantung,


'' ayo sekarang buka matamu neng cantik ucap waria itu tersenyum

__ADS_1


aku tak percaya dengan wajahku, yang seketika berubah aku bahkan tak mengenal wajahku sendiri..


'' ini benar aku ucapku pada waria itu


'' iya dong neng manis, aku yakin abang ganteng itu akan jatuh cinta padamu bisiknya


'' mana mungkin dia itu tak punya rasa dengan wanita bisiku ditelinga waria itu


seketika waria itu senang ..itu artinya dia ada jalan mengoda pak andrew..


aku dan waria itu keluar dari ruangan rias aku tertawa kecil saat waria itu mengoyang badan lenturnya untuk segera menggoda pak andrew..


'' abang ganteng neng cantik udah selesai ucapnya mengelus dada pak andrew


pak andrew pun geram dan geli tak sabar ingin segera keluar dari salon itu..


'' ya sudah panggil dia keluar ucap pak andrew..


'' baiklah abang ganteng ucapnya dan mencolek pinggul pak andrew. lagi-lagi dia merasa geli dengan kelakuan waria itu


'' ayo neng cantik keluar ucapnya membuka tirai


akupun keluar dari balik tirai itu, dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya,,


seketika mata pak andrew memandagiku tak berkedip sedikitpun, apa lagi yang salah denganku tuhan tatapan itu .. lagi ucapku dalam hati,


lalu berjalan kearahnya.. namun mata itu masih menatapku tajam,,


'' hmm ayo jalan sbentar lagi acaranya.. ucapnya lalu meninggalkan dan berjalan keluar setelah membayar ke waria itu,


ada apa dengannya ucapku dalam hati, aku pun pamit kepada waria itu


'' terima kasih yah untuk hari ini ucapku


'' ya.. semoga harimu menyenangkan ucapnya


'' aku akan menyampaikan salamu padanya ucapku berbisik


'' wah... benar ucapnya mengoyang badan lenturnya.. lalu mengantarku keluar menuju mobil..


akupun masuk dalam mobil dimana pak andrew lebih dulu masuk.. sepanjang perjalanan aku hanya terdiam


entah apa yang tejadi lagi padaku dipesta nanti gumamku sambil menatap keluar di jendela mobil..


sementara itu andrew tak menyangka jika vina sekertarisnya berubah seketika..


ia masih memikirkan pandangan itu yang membuatya tak bisa berkutip melihat kecantikan sekertarisnya..


ia memang ingin mengakui kecantikan vina, namun baginya tak mungkin dia hanya sekertarisnya yang akan menjadi pacar pura-puranya nanti dipesta


untuk mengindari pertanyaan sahabatnya jordan.. yang terus beranggapan kalau dirinya belum bisa move on dari sarah mantan kekasihnya..

__ADS_1


keheningan itu tiba- tiba membuat vina tersontak saat andrew mengatakan


'' vina kamu tau tugasmu khan ucapnya


'' hmm maksud pak andrew


'' kamu harus berpura-pura jadi kekasihku ucapnya spontan


'' kekasiiiih.......??? ucapku menoleh kepadanya seketika tatapan kami bertemu ..


'' iya ucapnya memandangiku..


'' aku ngga mau.. ucapku memalingkan wajahku kekaca pintu mobil


'' kenapa kamu sekertarisku ucapnya lagi


'' tapi itu tidak ada dalam list pekerjaanku ucapku lagi


'' apa sekertarisku sebelumnya tak memberi taumu


'' iya.. tugasku hanya mengantar, membuat laporan dan mengatur skejul pak andrew.. ucapku menatap padanya dan kali ini aku melawan padanya.


'' wah... hebat yah,,, ucapnya tertawa


'' ternyata kamu sepenuhnya belum belajar dari mantan sekertarisku ucapnya menatapku dengan mata tajam..


'' oh tuhan tatapan apa lagi ini, apa iya akan menerkamku kali ini ucapku dalam hati


'' berhenti ucapnya keras.. seketika mobil itu berhenti akupun tersontak kedepan..


'' ada apa pak.. ucap sopir itu


'' keluar.... dari mobil ucapnya geram


'' bapak menyuruhku keluar ucap sopir itu


'' bukan kamu tapi dia ucapnya menunjuk padaku..


aku pun seketika kaget dan seakan tak percaya pada ucapan pak andrew..


'' apa maksud pak andrew.. ucapku lagi..


'' silahkan memilih.. kamu mengikuti ucapanku atau kamu keluar dan dipecat hari ini juga..ucapnya dengan tatapan tajam.


aku memberimu waktu 10 detik dari sekarang untuk memilih ucapnya lagi ..


aku tak tau harus bagaimana, jika tak mengikuti perintah pak andrew itu berarti aku tak bekerja lagi dengannya, sementara aku tak mungkin


melakukan ini.. aku tak bisa menghianati doni kekasihku.. aku mengeratkan gemgaman tanganku,, oh tuhan apa yang harus kulakukan..


'kumohon selamatkan aku dari bos jahat ini...

__ADS_1


__ADS_2