
Matahari sudah memperlihatkan sinarnya, tringg...tringg.. alarm ponsel anisa berbunyi.
Anisa duduk di atas ranjang, mengumpulkan tenaganya untuk bangkit. Anisa melirik arkan, tapi teryata arkan sudah tidak ada di tempatnya.
" Mas arkan kemana yah? guman anisa
Arkan muncul dari kamar mandi, dia sudah rapi.
" Mas pagi- pagi sudah rapi sekali mau kemana mas? tanya anisa.
" Hari ini mas mau ke luar kota sayang, ada meeting di Kota M, mungkin mas pulang agak larut malam. Kamu di rumah saja yah jangan kemana mana. perintah arkan.
" Iyah mas, ucap anisa sambil masuk ke kamar mandi.
Setelah mandi, anisa dan arkan keluar kamar. Bi giyem seperti biasa sudah memasak sarapan untuk majikannya.
Anisa langsung duduk di meja makan, mengambil makanan untuk arkan dan dirinya. Di meja makan hanya ada suara dentuman piring, sendok.
" Tok..tok... suara pintu, bi giyem segera membuka pintu.
" ceklek, eh pak rido, silahkan masuk pak, tuan sedang sarapan. ucap bi giyem
" Iyah bi, saya tunggu di sini saja. ucap Rido
" Mau bibi buatkan kopi pak. ucap bi giyem
" nggak usah bi, terimakasih. jawab rido
Bi giyem kembali kedapur melanjutkan aktifitasnya. Setelah selesai makan, Arkan bersiap ke kantor. Anisa mendampingi arkan sampai ke depan, rido sudah menunggu di dalam mobil.
__ADS_1
" Mas, hati- hati di jalan yah, nanti kalau sudah di kota M kabarin anisa yah mas. ucap anisa
" Iyah sayang, jawab arkan sambil mencium kening anisa, anisa mencium tangan arkan.
Arkan masuk kedalam mobilnya, mobil melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan rumah. Anisa masuk kedalam rumah, dia duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi.
" bibi mau kemana bi? tanya anisa melihat bibi sudah rapi.
" mau ke pasar nona, jawab bi giyem
" Bi, anisa nitip serabi sama jajanan pasar yah bi,ucap anisa sambil memberikan uang ke bi giyem.
Anisa nggak mau jadi istri durhaka, karena arkan tidak mengizinkan anisa pergi ke pasar. Anisa masuk ke dalam kamar, tiduran sambil melihat foto arkan bersama dirinya. Matahari sudah meninggi, bi giyem sudah sampai di rumah dengan membawa beberapa belanjaan.
" tok...tok...tok.. bi giyem mengetuk pintu kamar anisa.
" masuk bi, teriak anisa dari dalam.
" Wah enak- enak nih, guman anisa
" Bi ini namanya kue apa saja bi? tanya anisa.
" Ini kue lumpur, kue kuran, risole sayur, pastel ayam, lapis, dan lain-lain. ucap bi giyem sambil menjelaskan.
Bi giyem kembali ke dapur untuk makan siang anisa. Anisa mengambil ponselnya, tak ada panggilan dari arkan.
" Mungkin mas arkan lagi sibuk, guman anisa sambil memakan kue.
Anisa merasa bosan di dalam kamar, akhirnya memutuskan untuk keluar kamar. Di dapur bi giyem sedang memasak makan siang.
__ADS_1
" Masak apa bi? tanya anisa.
" Masak sayur asem, ikan goreng, sama sambal terasi non. ucap bi giyem
" Wah, enak donk bi, anisa bantuin yah bi. ucap anisa.
Anisa mulai membantu memasak bi giyem, drettt..dreettt..drettt ponsel anisa berbunyi. Anisa langsung mengambil ponselnya yang di letakan di meja makan.
" halo sayang, ucap arkan
" iyah mas, mas sudah sampai? tanya anisa.
" sudah sayang, ini mas mau mulai meeting, kamu di rumah jaga diri baik- baik yah sayang, mas segera pulang. kamu mau di beliin apa sayang?. ucap arkan
" Anisa nggak minta apa- apa mas, yang anisa mau mas cepet pulang, kerjanya yang semngat yah mas. love you mas, muuuaaccchh... muuaaaccchh. ucap anisa
" love you to sayang, muuaaacchhh... muaacchhh. jawab arkan
Anisa mematikan telfonya, dia kembali membantu bi giyem. Setelah matang, anisa langsung menyantap makanan tersebut.
Matahari mulai tenggelam, matahari sudah tergantikan oleh sinar bulan. Malam begitu terang, bintang berkelap kelip di langit. Anisa sudah menunggu ke datangan arkan tapi tak kunjung pulang.
************
Jangan lupa like...
komen...
vote..vote....
__ADS_1
Terimakasih yang sudah setia menunggu..
Love you all 😍😘😘