
" please laura jangan pernah tinggalin aku lagi, aku sungguh sangat tersiksa ucap reno yang masih menanggis.
tapi laura hanya diam saja, air terus mengalir.
" laura kamu jangan diam saja, tolong bicara sama saya! ucap reno yang melihat laura.
" please laura bicaralah!!! aku mohon kamu jangan diam saja. ucap reno menanggis.
" huuufffzzz laura menghelai nafas panjang.
" maafkan saya reno! lebih baik kamu pergi dari sini!!! ucap laura pelan.
" kenapa kamu mengusir ku laura!! ucap reno.
" aku tidak mau melihat kamu lagi, sampai kapan pun teriak laura marah.
" kamu pergi dari sini!!! pergii bentak laura.
" kamu jangan kaya gini laura, aku disini ingin menemuimu dan menikahimu ucap reno pelan.
" aku tidak mau menikah sama seorang pembohong kaya kamu!!! please pergi dari sini ucap laura sambil menanggis.
melihat kejadian ini, pak edi langsung mengusir reno, didit dan pingky.
" mendingan kalian pergi dari sini!!! ucap edi.
laura terus saja menanggis, bi susi menenangkan laura.
" sudah mba laura jangan nanggis terus, kasian dedenya di dalam perut ucap bi susi.
" aku tidak mau ketemu reno lagi bi ucap laura menanggis.
" bibi tau kamu sakit hati, tapi coba kita dengar penjelasan reno dulu ucap bi susi.
" aku sudah cukup menderita bi. ucap laura
reno, didit dan pingky akhirnya keluar, melihat laura yang terus menanggis. mereka menunggu di depan rumah.
__ADS_1
" laura saya tidak akan pergi dari sini, sebelum aku menjelaskan semuanya teriak reno di luar rumah.
bi susi dan pak edi memberi masukan untuk laura agar bisa berbicara secara baik baik.
" bi aku harus bagaimana?? ucap laura sedih.
" coba dengarkan penjelasan reno ucap bi susi pelan.
" baik bi, ucap laura.
" bibi lihat dari mata nak reno? dia sangat mencintai mba laura, percaya pada bibi mb!! ucap bi susi
" bibi tolong panggilkan reno bi, saya mau berbicara sama reno! ucap laura
bi susi keluar rumah.
" nak reno teriak bi susi.
" iyah bu jawab reno.
" cobalah berbicara pelan beri penjelasan agar nak laura bisa paham ucap bi susi pelan.
reno masuk kedalam rumah, bi susi, pak edi, didit dan pingky menunggu di luar rumah.
" cekreeekkk. membuka pintu.
reno segera duduk disebelah laura, laura masih terus menanggis.
" laura maafkan aku, disini aku mau menjelaskan bahwa aku dan renita tidak ada apa apa? ucap reno.
" tapi aku melihat dengan mataku sendiri kamu sedang bermesraan dengan renita dikantor ucap laura yang masih menanggis.
" aku dijebak renita, dia sengaja kaya gini karena dia sakit hati padamu, kamu bisa memilikiku sedangkan dia tidak bisa, percayalah padaku ucap reno matanya berbinar binar.
" tapi" ucap laura.
" percayalah padaku laura!! ucap reno menyakinkan laura.
__ADS_1
laura dan reno menanggis bersama, air matanya terus mengalir.
" aku bakalan nikahin kamu secepatnya laura, aku sangat merindukan dan mencintaimu laura ucap reno matanya meneteskan air mata.
" buktikan padaku! tegas laura.
" iyah aku bakalan buktikan jawab reno.
akhirnya mereka berpelukan,
" aduuuuhhh sakit" ucap reno.
" kenapa ren, kamu??? ucap laura binggung.
" perutku seperti ada yang nendang ucap reno kesakitan sambil melepaskan pelukannya dan memegang perut
" hahahahahaa anak kamu tuh yang nendang ucap laura sambil memegang perut.
" anak ayah nakal sekali yah ucap reno sambil memegang perut laura.
laura dan reno yang tadinya menanggis kini tertawa. terdengar dari luar pak edi, bi susi, didit dan pingky langsung masuk. mereka binggung kenapa laura dan reno tiba tiba tertawa padahal dari tadi mereka menanggis berjamaah.
" loh tadi menanggis kenapa ini ketawa ucap pak edi binggung.
" udah baikan nie mas bos celetuk didit.
" makasih yah didit, makasih juga pingky udah mempertemukan aku dan laura ucap reno sambil memeluk laura.
" iyah pak ucap pingky sedih.
" ada yang sakit hati nih ucap didit menggoda pingky.
" ih mas didit ucap pingky sambil memukul pelan didit.
semua yang ada di rumah bi susi tertawa terbahak bahak.
***********
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE N VOTE YAH GAES.
MASIH ADA KELANJUTANNYA YAH GAES 😍😍😘😘😘