
Matahari mulai menghilang, mereka akhirnya pulang. Sampai di rumah anisa merebuskan air panas untuk arkan, sedangkan nenek memasak untuk makan malam.
" Nek anisa bantuin yah nek? ucap anisa.
" Iyah nak, nenek hari ini mau masak tumis kangkung, tempe goreng, ikan terus sambal. kebetulan nenek metik kangkung di kebun ucap nek dasimah.
" Nek, anisa mungkin besok akan pulang,ucap anisa pelan.
" Kenapa harus pulang? nenek sama kakek sudah tua. kamu menetap disini yah nis? ucap nenek.
" Nggak bisa nek, bagaimana nasib perusahaan mas arkan kalau nggak ada yang mengelola! tapi anisa janji bakalan sering-sering kesini ko nek. jawab anisa.
" Ya sudah kalau itu keputusan kalian, nenek doain semoga cepet punya momongan dan langgeng yah nak.! ucap nenek mendoakan anisa.
" Anisa bakalan kesini lagi ko nek dan bakalan jagain nenek, anisa sama mas arkan hanya nikah kontrak nek, tapi anisa binggung mau cerita dari mana. guman anisa dalam hati.
" Amin, terimakasih atas doanya yah nek.jawab anisa.
Selesai memasak, anisa menata masakannya di meja. Ia ke kamar membawa rebusan air dan menaruh di kamar mandi.
" Mas arkan, air panasnya sudah siap! teriak anisa.
Arkan mendekati anisa yang masih di dalam kamar mandi.
" Mas airnya sudah siap, mas arkan mandi dulu, nanti baru gantian anisa mandi yah mas. ucap anisa.
Anisa melangkahkan kakinya keluar kamar mandi, langsung di tarik arkan kemudian masuk ke dalam kembali. arkan mengunci kamar mandi, kini arkan dan anisa di dalam kamar mandi.
" Mas, anisa mau keluar dulu, ucap anisa pelan.
" Bagaimana kalau kita mandi bersama nis, ucap arkan.
" Nis panggil arkan pelan.
" Anisa malu mas, jawab anisa
" Kenapa harus malu, toh kita udah nglakuin semalam kan nis! ucap arkan.
" Anisa juga takut mas arkan bakal ninggalin anisa suatu saat nanti. ucap anisa sambil menanggis.
" Mas janji nggak akan ninggalin anisa, anisa harus percaya sama mas. jawab arkan.
__ADS_1
" Iyah mas, jangan tinggalin anisa yah mas, anisa janji bakalan jadi istri dan ibu yang baik mas. ucap anisa.
" Iyah anisa. ucap arkan sambil mencium kening anisa.
Mereka melakukan hubungan suami istri kembali di dalam kamar mandi.
_______________
" Mas, makan malam sudah siap! ayo kita keluar kakek nenek sudah menunggu di ruang makan! panggil anisa.
" Iyah nis, jawab arkan.
Mereka berdua keluar dari kamar, melihat kakek nenek sudah menunggu.
" Maaf yah kek, sudah bikin kakek menunggu di meja makan. ucap arkan meminta maaf ke kakek karja.
" Iyah tenang saja, kakek dulu juga pernah muda. jawab kakek sambil tersenyum dan matanya melirik ke nenek dasimah.
Nenek dasimah pipinya merah merona,mendengar ucapan kakek.
" Sudah.. sudah.. jangan berbicara terus, nanti makananya ke buru dingin. tegas nenek dasimah memalingkan pembicaraanya.
" Mau kakek bikinin jamu lagi? tanya kakek karja ke arkan.
" Boleh tuh kek, tapi di bungkus ajah yah kek, minumnya di rumah, soalnya besok pagi-pagi arkan harus sudah meluncur pulang kek. jawab arkan senang. gara-gara jamu bikinan kakek, arkan bisa menerobos masuk.
" Ya sudah, nanti pagi - pagi sekali, kakek bikinin jamu buat kamu . ucap kakek.
" Siap kek, jawab arkan.
Anisa dan nenek sudah selesai beberes, kemudian gabung bersama.
" Kayanya seru banget mas ngobrol sama kakek ucap anisa penasaran.
" Kepo!! jawab arkan.
" Iyah, kepo banget apa kepo saja hayoo!! perempuan jangan ikut- ikutan, ini urusan laki - laki tangguh. ucap kakek karja meledek anisa.
" Apaan sih! kakek sama mas arkan kompakan banget. jawab anisa kesal.
" Kek! panggil nenek dasimah.
__ADS_1
Kakek hanya tersenyum, mereka bercanda ria sampai jam 10 malam.
" Kakek sama nenek masuk ke kamar dulu yah. ucap nenek dasimah.
" Iyah nek, kita juga mau ikutan masuk ko nek, harus tidur cepat. jawab anisa.
Mereka berdua pun ikutan masuk ke kamar.
" Mas tidur dulu giih! perintah anisa.
" Kamu mau apa nis? tanya arkan.
" Beresin baju mas, biar pagi- pagi kita sudah siap mas.jawab anisa
Arkan akhirnya tidur duluan, anisa menata baju kemudian memasukan baju di koper. sampai jam 11 malam.
" Hooaaaammm.. ngantuk banget. guman anisa.
" Tuk...tuk...tuk.. terdengar suara yang begitu menyeramkan bagi anisa.
Anisa langsung tidur di sebelah arkan, anisa mencoba memejamkan mata.
" Tukk..tuk..tuk.. suara tersebut terdengar lagi.
" Malam.. malam begini siapa sih! seperti suara lagi menumbuk saja. guman anisa. bulu kuduk anisa mulai berdiri.
Anisa berusaha memejamkan matanya kembali, dan akhirnya dia tertidur dengan pulas.
*************
Jangan lupa like...
komen....
favorite...
vote..vote..vote sebanyak-banyaknya yah gaes. jangan lupa vote, dukung terus authornya.
terimakasih yang sudah setia menunggu...
love you all.
__ADS_1