
Keesokan harinya.
Bi giyem sudah bangun duluan, ai langsung mandi. Selesai mandi bi giyem melihat jam teryata sudah jam 5 pagi. Arsya dan arsyi juga terbangun, ia langsung membuatkan susu formula untuk keduanya.
" Kukuruyuk..suara ayam jago mulai berkokok bertanda sudah pagi.
Anisa terbangun dari tidurnya, ia langsumg mandi, setelah mandi ia membangunkan arkan agar cepat pergi dari penginapan ini.
Arkan dengan cepat ia mandi, baby twin juga sudah cantik dan ganteng. Arkan mengendong arsyi dan anisa mengendong arsya sedangkan bi giyem membawa tas. Arkan melakukan cek out, Anisa , bi giyem dan arya menunggu di dalam mobil.
Selesai cek out, arkan langsung berjalan ke parkiran mobil, arsyi di berikan ke bi giyem dan arkan mulai meninggalkan penginapan tersebut.
" Mas, kita cari warung makan dulu mas printah anisa.
" Iyah sayang, jawab arkan
Mereka menyusuri jalan dan akhirnya menemukan penjual nasi. Anisa, arkan dan bi giyem beserta baby twin turun.
" Bu pesan nasi campur tiga yah bi, teh hangatnya tiga. ucap arkan
Tak harus menunggu lama, akhirnya makanan sudah di depan mata. Mereka makan dengan lahapnya. Selesai makan, mereka langsung melanjutkan perjalanan kembali.
" Sayang, kira- kira rumah kakek berapa jam lagi? tanya arkan.
" Sekitar Tiga jam lagi mas, oya mas nggak usah berhenti-berhenti yah. ucap anisa
" Oke sayang. jawab arkan
Perjalanan di mulai kembali, mereka melewati hutan. Kurang lebih tiga jam, akhirnya sampai di kampung kakek dan nenek. Anisa melihat ponselnya teryata sudah jam setengah sepuluh pagi. Akhirnya kita sampai dirumah kakek dan nenek.
Mereka turun bersama- sama, arkan seperti biasa mengedong arsyi dan anisa mengendomg arsya.
__ADS_1
" Tok...tok..tok.. Assalamualaikum kakek nenek. ucap anisa.
Seperti biasa keadaan rumah kalau pagi hari pasti sepi.
" Apa mereka di kebun mas? tanya anisa.
" Mungkin. jawab arkan
Mereka akhirnya menunggu diteras, mau menyusul ke kebun, kasian anak-anak pasti panas.
" Mas lebih baik kamu susul kakek sana, kita disini mau nyampe jam berapa? ucap anisa.
Akhirnya arsyi di kasihkan ke bi giyem. Mereka duduk menunggu ke datangan kakek dan nenek.
Arkan mulai menyusuri kebun milik kakeknya. Penampilan arkan yang begitu tampan membuat para warga desa memandang arkan dari bawah hingga keatas.
" Ganteng sekali guman salah satu warga.
" Itu kakek dan nenek guman arkan langsung mendekati mereka.
Arkan dengan cepat sudah didepan gubuk, kakek karja dan nenek dasimah kebinggungan.
" Kamu mau cari siapa yah? tanya nenek dasimah ke arkan.
" Nek saya arkan, istri anisa cucu nenek. ucap arkan.
" Ya ampun, maafin nenek yah nak arkan. ucap nenek dasimah.
" Iyah nek, oya nek anisa sudah menunggu di depan rumah nek. ucap arkan
Mereka akhirnya pulang, semua mata pun masih tertuju ke arkan.
__ADS_1
" Wah teryata dia cucu nenek dan kakek. ucap salah satu warga yang melihatnya.
" Iyah ganteng juga, mau donk jadi istinya. hahahahaha balas salah salah satu gadis.
Arkan, nenek dasimah dan kakek karja sudah menjauh dari kebun, mereka berjalan pulang menuju rumah.
Dari jauh anisa melihat arkan berserta nenek dan kakeknya.
" Anisa teriak nenek dasimah langsung berlari kecil menuju anisa.
Mereka berpelukan melepas kangen.
" Nenek apa kabar? tanya anisa.
" Nenek alhmdulillah sehat, oya ini cicit nenek dan kakek yah. ucap nek dasimah.
" Iyah nek, anak kami kembar, ini arsya dan yang cewe arsyi. oya kenalin juga nek, dia asisten rumah tangga kami, namanya bi giyem ucap anisa menjelaskan.
Bi giyem tulang punggung tangan nenek dasimah dan kakek karja, kemudian mereka masuk ke dalam rumah.
Bi giyem membawa baju- baju ke dalam kamar anisa dan arkan. Nenek dasimah mulai memasak untuk makan siang di bantu dengan bi giyem serta anisa.
" Cicit kakek sudah besar, arsya arsyi cilukkk baaa kikuk. ucap kakek bermain dengan kedua cicitnya.
Baby arsya dan arsyi tertawa terus menerus melihat kakeknya yang sedang mengajak berbicara.
********
Jangan lupa like, komen, vote yah gaes.
Terimakasih yang sudah setia 😍😍😍
__ADS_1
Mohon maaf kalau kemarin ada horornya 😁😁 hati author lagi horor jadi ceritanya kebawa horornya 🤣🤣🤣