NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Teman sekolah


__ADS_3

Pak edi sudah menunggu di parkiran, arkan langsung menaiki mobilnya. Jalanan begitu ramai, banyak para pekerja melakukan aktifitasnya. Sampai dirumah, arkan kemudian masuk, sudah ada bi giyem menunggu di depan rumah.


" Bibi mau ke rumah sakit yah? tanya arkan.


" Iyah tuan, non anisa menyuruh saya menemani beliu. ucap bi giyem.


" Pak edi, bi giyem antar ke rumah sakit pak, oya kalau pak edi belum makan, makan dulu ucap arkan.


" Siap tuan, laksanakan. ucap edi


Arkan kemudian masuk dan langsung mandi. Ia harus menyiapkan sendiri keperluar ke kantor. Selesai bersiap - siap arkan langsung mengambil kunci mobil satunya dan mengemudi sendiri.


Di dalam perjalanan kantor, arkan selalu memikirkan keadaan anak- anaknya. Sampai di kantor, arkan sudah di sambut asisten kepercayaanya rido.


" Pagi pak salam rido.


" Pagi juga, oya bagaimana keadaan kantor saat saya berlibur? tanya arkan.


" Semuanya beres pak, ucap rido.


Mereka berjalan beriringan, semua mata karyawan wanita melihat bos dan asistennya begitu memukau hati. Arkan kembali keruangannya, beberapa di tinggal kerjaan sudah menumpuk di meja arkan. Sebelum bekerja, ia mengambil ponselnya dan menelfon anisa.


" Halo sayang, bagaimana keadaan anak-anak? apakah panasnya sudah turun? tanya arkan khawatir.


" Panasnya masih tinggi mas, ini anisa sudah sama bi giyem. mas kerja gih, nanti kalau sudah selesai bekerja langsung kesini yah mas. ucap anisa


" Iyah sayang, jaga anak- anak yah sayang, secepatnya aku kerumah sakit. bye.. ucap arkan sambil mematikan ponselnya.


Arkan mulai bekerja, matanya tertuju ke sebuah laptop, Sambil menandatangani semua berkas.


" Clenting...clenting.. suara whatsaap masuk.

__ADS_1


" Hay bro ini no aku tio, oya nanti ikut acara reoni yah? acara dua minggu lagi di hotel alexsander. isi pesan tio


" Insyallah yah bro, soalnya anak lagi sakit. balasan arkan.


" Anak kan ada ibunya, ngapain kamu harus repot bro, oya temen- temen kita semuanya pada hadir loh, semua pada penasaran sama kamu yang sekarang. jangan lupa pokoknya kamu harus hadir. balasan Tio.


Arkan tak membalasnya lagi, ia lebih baik melanjutkan pekerjaanya agar cepat selesai dan bertemu buah hatinya. Hari mulai siang, waktunya jam makan siang. Arkan tak mau beranjak dari tempatnya, rido kemudian menghampiri arkan.


Tok...tok..tok


" Permisi ucap rido sopan.


" Masuk jawab arkan.


Tanpa disuruh rido langsung duduk di sofa, depan meja arkan.


" Pak mau makan dimana? tanya rido.


" Siap pak, Arsya dan arsyi sakit apa pak? tanya Rido.


" Demam do. ucap arkan


Rido mengambil ponselnya dan memesan beberapa makanan untuk dirinya dan si bos. Sekitar menunggu tiga puluh menit pesanan mereka telah sampai. Seseorang mengantarkan makanan di lobi, dan pihak satpam memberikan ke office boy agar mengantarkan makanan keruangan direktur utama.


Clenting..clenting suara whatsaap masuk.


" Mas jangan lupa makan yah. isi pesan anisa.


" Iyah sayang, anisa juga jangan lupa makan yah, jam dua siang mas meluncur kesitu, balasan arkan.


" Iyah mas, nanti hati- hati di jalan yah mas. balasan anisa.

__ADS_1


Tok...tok..tok..tok


" Permisi ucap wawan officeboy.


Rido yang mendengar suara ketukan, ia langsung membukakan pintu. Beberapa makanan diserahkan ke rido.


" Terimakasih. ucap rido sambil tersenyum.


" Sama- sama pak jawab wawan kemudian meninggalkan atasanya tersebut.


Rido menutup pintu, kemudian ia menyajikan semua makanan di meja tamu. Arkan yang menghirup aroma makanan tersebut langsung nasfu makannya meningkat dengan pesat.


" Kamu pesan apa saja do? tanya arkan


" Oh ini cuman nasi ayam teriyaki, mie ayam, es jeruk sama burger pak ucap rido.


Arkan mulai memakan satu persatu makanan, begitu lapar hari ini. Arkan makan begitu lahap sampai habis. Selesai makan arkan melanjutkan pekerjaanya kembali.


" Do nanti jam 2 siang, saya mau kerumah sakit. kamu nanti handle smuanya yah. ucap arkan


" Siap pak, ucap rido sambil membereskan semuanya.


" Pak saya kembali keruangan. ucap rido


" Iyah. jawab arkan.


Arkan masih sibuk mengerjakan tugas, sesekali ia melihat jam. Arkan membereskan mejanya, kemudian meninggkan ruangannya.


**********


Jangan lupa like.. komen... vote yah gaes

__ADS_1


__ADS_2