
keesokan harinya seperti biasa arkan berangkat ke kantor. perusahaan semenjak di pegang arkan sahamnya naik terus menerus.
sampai di kantor arkan langsung masuk keruanganya, kerjaan sudah menumpuk di mejanya.
" bela" teriak arkan.
bela mendengar panggilan arkan langsung masuk keruangan arkan.
" bela tolong belikan saya nasi uduk di sebrang kantor.
" siap pak.
bela kemudian keluar dan menyuruh office girl baru.
" anisa tolong belikan nasi uduk di sebrang kantor yah, bilang ajah buat pak arkan, oya ini uangnya cepat yah nis soalnya buat si bos, si bos kalau laper suka rese. ucap bela sambil ketawa kecil.
" siap mba.
anisa langsung membelikan nasi uduk di sebrang kantornya.
" bu nasi uduk satu yah bu, buat pak arkan bu!!
" iyah neng, tunggu sebentar yah neng ibu bikinin sebentar.
selesai membeli nasi uduk, anisa membawa nasi uduk dan teh manis ke ruangan arkan.
" tok..tok..tok.. permisi pak.
" masuk" taruh saja di meja teriak arkan yang sedang di kamar mandi.
anisa kemudian masuk menaruh sarapan arkan di meja kerjanya dan langsung pergi.
*********
SEBULAN KEMUDIAN
anisa selama bekerja belum pernah bertemu dengan atasanya. anisa yang bekerja menjadi office girl berangkat pagi-pagi, dia membersihkan kantor dan keseharianya selalu di pantry kantor.
tiba-tiba ponsel anisa berbunyi, dia melihat di layar ponsel bapaknya menelfon.
" halo anisa, ini ririn.
" halo iyah rin, ko hp bapakku di kamu?
__ADS_1
" nis, cepat kamu kerumah sakit saka medika, bapak kamu tadi pingsan!! ucap khawatir.
" oke.. saya mau minta izin dulu sama atasan, nanti langsung kerumah sakit.
anisa bergegas menuju ruangan pak arkan, kebetulan pak arkan sedang ada tamu, akhirnya minta izin ke bela.
" mba bela, saya mau izin mba.
" izin kenapa yah nis?
" bapak saya masuk rumah sakit mba, jadi saya harus ke rumah sakit sekarang.
" iyah sudah, kamu pulang saja nanti saya sampaikan ke pak arkan.
" terimakasih mba bela.
anisa langsung ke rumah sakit saka medika. sampai di rumah sakit terlihat ririn sedang menunggu.
" rin, gimana kabarnya bapak??
" saya belum tau rin, dokter sudah menunggu kamu di ruangannya.
anisa kemudian ke ruangan dokter arif.
"iyah, masuk.
" dok saya anaknya pak rudi, gimana keadaan bapak saya dok.
" bapak anda mengindap kanker otak dan harus di operasi!
" iyah dok, lakukan yang terbaik buat bapak saya dok.
anisa menandatangi surat tindakan operasi dan langsung keluar ruangan dokter.
" aku harus cari uang dimana? buat biaya rumah sakit bapak guman anisa sambil menanggis.
anisa masuk keruangan bapak.
" bapak cepat sembuh yah pak?
" iyah nis, bapak pasti sembuh ko, lebih baik kita pulang ajah yah nis, rawat jalan saja.
" kenapa bapak menyembunyiin penyakit bapak dari anisa pak? bapak harus di sini, masalah biaya nanti anisa yang tanggung pak, bapak tidak usah khawatir, kita bisa jual rumah pak, sama anisa pinjam uang sama atasan.
__ADS_1
" iyah nis.
" anisa pergi dulu yah pak, bapak sama ririn dulu, nanti anisa balik lagi.
anisa kemudian meninggalkan rumah sakit, menuju tempat kerjanya. sampai di tempat kerja anisa binggung, harus bagaimana bicara sama atasannya.
" mba bela, pak bosnya ada mba?? saya mau ketemu pak bos mba.
" ada nis, masuk saja, si bos kebetulan lagi tidak sibuk.
anisa kemudian masuk ke ruangan pak bos.
" tok...tokk.. tokk... permisi.
" masuk....
anisa masuk, matanya melirik kekanan dan ke kiri terlihat sepi.
" dimana pak bos?, sepertianya dia lagi di kamar mandi, lebih baik aku duduk dulu deh.
menunggu sekitar 10 menit, akhirnya arkan keluar dari kamar mandi, anisa langsung menundukan kepalanya.
" kamu siapa??
" saya anisa pak, saya office girl.
" kamu nundukin kepala terus, dibawah ada apa?
" iyah bos, anisa memperlihatkan wajahnya.
" kamu anisa anaknya pak rudi kan?? yang pernah aku srempet dulu.
" oh, iyah pak, kedatangan saya kemari, saya mau pinjam uang pak buat biaya oprasi bapak saya pak.
arkan terdiam sambil melihat muka anisa yang begitu cantik.
************
JANGAN LUPA LIKE N KOMEN YAH GAES
MAAFKAN SAYA KALAU BARU UP, DARI KEMARIN MAU BIKIN NOVEL BANYAK KENDALA...
TERIMAKASIH YANG SUDAH SETIA MENUNGGU 😊😊😊
__ADS_1