
clenting.. clenting.. suara ponsel arkan kembali berbunyi dimana arkan masih memeluk anisa. arkan meraih ponselnya di atas ranjang. arkan mengerutkan kening saat mengetahui vania kirim pesan kembali.
" siapa mas? tanya anisa.
" vania nis, mas nggak akan ngurusin dia lagi ko nis. jawab arkan takut anisa marah lagi.
" arkan kenapa nggak balas pesan aku, talia kangen banget sama kamu, sampai- sampai talia nggak mau makan. balas donk arkan . isi pesan vania.
anisa memasang muka cemberut.
" sayang, mas nggak mau ngurusin vania ko, lagian mas mau menjaga rumah tangga kita agar tetap utuh sayang. ucap arkan sambil mencolek hidung anisa dan mengusap air mata yang masih membasahi pipi.
" vania, maaf sebaiknya kamu nggak usah hubungin aku lagi, aku sudah punya istri, aku nggak mau ada salah paham antara aku dan istriku van. aku sayang sekali sama istriku van. balasan arkan untuk vania.
anisa memperlihatkan senyumanya.
" makasih yah mas, ucap anisa, ia langsung mencium pipi arkan.
" ih mulai nakal yah, main cium - cium segala. ucap arkan gemes
anisa tersipu malu, pipinya memerah sambil senyum - senyum nggak jelas.
" udah ah, anisa sudah lapar mas, cepat donk mas pakai baju ucap anisa manja.
" iyah bawel. ucap arkan.
arkan langsung bersiap - siap, sedangkan anisa mencuci muka, kemudian pakai make up natural.
mereka keluar dari kamar, menuju restoran untuk breakfast.
" nis boleh nggak mas tutup mata kamu? tanya arkan.
" memang ada apa mas, nanti anisa nggak bisa jalan donk mas..jawab anisa.
" mas tuntun kamu sayang, kita jalan pelan - pelan ucap arkan.
" iyah mas, jawab anisa
anisa bersedia matanya di tutup,arkan mengandeng anisa berjalan menuju restoran. sampai di restoran anisa di persilahkan duduk di tempat yang sudah arkan sediakan.
" buka matanya pelan - pelan yah sayang. mas hitung sampai tiga. satu, dua, tiga ucap arkan
__ADS_1
anisa membuka matanya perlahan.
" wah, cantik sekali kalungnya mas! ucap anisa bahagia..
" ini buat kamu nis, jawab arkan.
" makasih mas, anisa suka. ucap anisa
arkan memakai kalung di leher anisa.
" kami cantik banget nis. ucap arkan
" anisa suka banget mas, jawab anisa sambil memegangi kalung pemberian arkan, kemudian arkan memakaikan kalungnya di leher anisa.
" ayo kita makan nis, soalnya bentar lagi mas antoni bakalan jemput kita di jam 10 siang. ucap arkan
anisa dan arkan menyantap sarapanya dengan sangat lahap. selesai sarapan, mereka berdua bersiap - siap berkeliling perancis.
mereka sudah menunggu di depan hotel, tapi om antoni tak kunjung datang. tak lama menunggu, akhirnya yang di tunggu menampakan batang hidungnya.
" maaf yah nak arkan om telat jemput kalian. ucap om antoni minta maaf.
" nggak papa om, kami baru saja menunggu om disini ucap arkan pelan.
mereka berkeliling mengelilingi kota perancis. anisa menikmati setiap tempat yang di kunjungi. mereka berfoto layaknya touris. tak terasa hari sudah mulai sore, mereka menyudahi perjalanan hari ini dan kembali ke hotel tempat arkan dan anisa menginap. om antoni memberhentikan mobilnya tepat di depan hotel.
" om, terimakasih untuk hari ini. ucap arkan
" sama - sama, besok om jemput kalian kembali. pamit om antoni yang masih didalam mobil.
" sampai jumpa besok om, ucap anisa melambaikan tangan karena om antoni sudah menjalankan mobilnya.
" mas, jangan masuk hotel dulu yah, lagian ini masih jam 5 sore ko mas. rengek anisa
" memangnya kamu mau kemana sih sayang? tanya arkan lembut.
" anisa mau ke menara eiffel mas. ucap anisa manja.
" nanti malam kita kesana sayang, mas ingin mandi, memangnya badan kamu nggak lengket yah seharian jalan - jalan. ucap arkan
" lengket sih mas, jawab anisa.
__ADS_1
akhirnya anisa dan arkan masuk ke dalam kamar hotel. anisa kemudian masuk ke kamar mandi dan berendam air hangat di bath room.
" kalau lagi berendam, rasanya nyaman sekali guman anisa.
anisa mulai memejamkan matanya, ia benar - benar merasa rilex.
anisa di dalam kamar mandi terlalu lama, membuat arkan khawatir.
" anisa. panggil arkan
arkan memanggil anisa sampai 3x tapi tidak ada jawabanya, akhirnya arkan memutuskan masuk ke kamar mandi. kebetulan kamar mandi tidak terkunci, jadi arkan langsung masuk saja.
" anisa, panggil arkan kembali, membuat anisa kaget.
" ada apa mas? tanya anisa.
" kamu sudah setengah jam di dalam kamar. jawab arkan.
" maaf mas, anisa ketiduran. hehee ucap anisa
" yang benar saja kamu tiduran, atau kamu menunggu aku di dalam kamar mandi. goda arkan.
" apaan sih mas. mas keluar dulu gih. ucap anisa.
arkan menuruti kemauan anisa, ia keluar dari kamar mandi. selesai anisa mandi, ia hanya memakai handuk kimono. arkan yang melihat anisa memakai handuk kimono terlihat seksi. arkan mendekati anisa dan menarik pinggang anisa.
arkan langsung melahap bibir tipis anisa yang begitu manis, anisa hanya pasrah dan mengikuti permainan lidah arkan. setelah arkan puas menciumi bibir anisa, ia melepaskan ciumannya dan masuk ke kamar mandi.
selesai mandi, terlihat anisa sudah memakai pakaian celana panjang, dan kaos oblongnya.
" mas, jadikan kita jalan kaki ke menara eiffel. rengek anisa kembali.
" iyah sayang, kamu semakin kesini semakin bawel yah. jawab arkan sambil menyentil hidung anisa.
" makasih masku sayang. ucap anisa manja
*********
Jangan lupa like, komen, vote yah gaes...
maaf telat update, authornya lagi kurang sehat ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
__ADS_1
kehujanan mulu dari kemarin.
love you all 😘😘😘