NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK
Terbongkar


__ADS_3

" mas rizal, kita tunggu tante rita dulu yah? ucap anisa.


Rizal menganggukan kepalanya, anisa mengirimkan pesan ke arkan.


" *mas ini aku mau jalan kerumah sakit. isi pesan anisa.


" iyah sayang, kamu hati-hati dengan mereka, mas nggak mau kamu kenapa- kenapa sayang. balasan arkan*.


Mereka berjalan menuju parkiran mobil, sudah ada sopir menunggu di depan, anisa sengaja langsung duduk di sebelah supir.


" anisa kenapa kamu tidak duduk di belakang bersama rizal? tanya rita.


" ah maaf tante, anisa duduk disini saja. anisa kalau duduk di belakang nanti muntah tante. ucap anisa berbohong.


Pak sopir melajukan mobilnya dengan cepat. sampai di rumah sakit dan mobil berhenti di parkiran.


Mereka masuk ke dalam rumah sakit.


" nis kamu duduk dulu disini sama rizal yah, tante mau ke pendaftaran dulu. ucap tante rita.


" iyah tante. jawab anisa.


Tante rita meninggalkan anisa dan rizal di ruang tunggu.


Anisa dan rizal hanya diam saja, anisa sebenarnya malas ketemu dengan rizal. karena sudah janji dengan tante rita, akhirnya anisa menepati.


setelah menunggu akhirnya tante rita kembali.


" tante anisa mau ke toilet dulu yah? ucap anisa.


" owh iyah nis. jawab tante rita.


Anisa meninggalkan rizal dan tante rita. anisa agak lama di toilet, tiba - tiba ponsel anisa berbunyi.


klenting...klenting...


Anisa mengambil ponselnya, membuka siapa yang mengirim pesan vidio ke ponsel anisa.

__ADS_1


" apa!! anisa sangat syok melihat isi vidio percakapan tante rita dan rizal.


anisa memutarkan vidio tersebut.


" *mamah terimakasih, rizal bakalan merebut anisa dari suaminya. ucap rizal


" selama kamu bahagia, mamah akan bahagia sayang, rencana kìta sebentar lagi berhasil. ucap tante rita*.


" mereka jahat sekali, guman anisa langsung menghubungi suaminya arkan.


tut..tutt... tut...


" halo mas, ucap anisa.


" iyah sayang. ada apa?jawab arkan.


" mas jemput anisa sekarang dirumah sakit xxxx. ucap anisa.


" mas udah di rumah sakit xxxx sayang, segera keluar dari rumah sakit sayang, mas menunggu di depan loby. jawab arkan.


Anisa langsung keluar kamar mandi, ia berjalan sangat cepat. tante rita menyadari anisa yang keluar dari kamar mandi menuju pintu keluar.


Anisa tak menoleh, ia teruz berjalan.


tante rita langsung berlari menarik tangan anisa.


" kamu mau kemana? tanya tante rita.


" anisa mau pulang tante, ucap anisa.


" kenapa kamu mau pulang, katanya mau mengantar rizal. ucap tante rita


" maaf tante, anisa sudah tau semuanya. tante sudah membohongi anisa. ucap anisa marah.


" kamu harus sama rizal. tante nggak mau tau anak tante harus bahagia, bagaimana pun caranya termasuk memisahkan kamu dengan suamimu!!! ucap tante rita kesal.


" lepasi tangan anisa tante! bentak anisa.

__ADS_1


Arkan melihat tangan anisa di pegangi rita, ia langsung berlari menuju anisa.


Arkan menarik pinggang anisa, kemudian ia memeluk anisa.


" jangan pernah macam- macam sama istri saya, kalau anda macam- macam anda dan anak kesayangan anda, bakalan aku brantas. camkan itu!! ancam arkan tegas.


Tante rita yang mendengarkan ucapan arkan nyalinya langsung menciut.


" awas saja! bakalan aku balas rasa maluku ini. guman rita dalam hati.


Rita mengehentakan kakinya kemudian, ia meninggalkan anisa dan arkan.


" makasih yah sayang, untung kamu cepat datang, kalau nggak, nggak tau nanti apa yank akan terjadi. ucap anisa pelan.


" iyah sayang, aku akan selalu menjagamu dengan jiwa ragaku sayang. ucap arkan percaya diri.


Mereka meninggalkan rumah sakit, arkan jadi takut meninggalkan anisa sendirian.


mobil arkan melaju dengan kecepatan penuh. sampai kantor arkan, anisa masuk ke dalam kantor.


semua karyawan arkan menundukan kepalanya.


arkan dan anisa masuk ke dalam lift khusus presiden direktur.


" sayang kenapa nggak pulang kerumah saja? tanya anisa


" aku nggak mau kamu pulang sayang, temani aku di kantor yah sayang. ucap arkan lembut.


ting.. pintu lift terbuka, mereka berdua berjalan keluar lift dan masuk ke ruangan arkan.


Anisa melirik kursi sekertarisnya tapi posisi itu masih kosong, belum terisi. Anisa duduk di sofa, arkan duduk di kursi kebesaranya, arkan sibuk dengan laptopnya.


*********


Maaf baru update, dari kemarin author sibuk fikiran , sibuk tenaga dan sibuk hati 😭😭


Jangan lupa like, komen, vote..

__ADS_1


terimakasih yang sudah setia menunggu..


love you all 😍😘😘


__ADS_2