Obsessive Love Disorder.

Obsessive Love Disorder.
Permintaannya


__ADS_3

Keesokan harinya


Flo ingin kami chek out dari hotel ini setelah sarapan pagi. Padahal rencana kami chekout siang hari. Dia juga meminta aku menghubungi keluarga besarku, agar acara memperkenalkan dirinya ke keluarga besar di cancel saja. Tak perlu ada acara memanggil sanak saudara untuk buat syukuran di kampung.


Aku tak menyetujui permintaannya karena semuanya sudah diatur di kampung. Memang tidak ada acara besar-besaran hanya acara syukuran makan makan dan minta doa saja. Tapi kan ibu nanti nya pasti kecewa, Karena semua nya telah disiapkan. Ibu juga sangat berharap bisa mengenalkan Flo, ke keluarga besar. Karena ibu senang, akhirnya putra satu-satunya, nikah juga.


"Aku aku mau cepat ke luar negeri. Aku harus berobat. Aku tak mau begini terus aku nggak tahu kalau diriku ada kelainan.Kamu pasti kecewa padaku..." Ujarnya dengan wajah sedihnya. Mata nya yang berkaca kaca menatapku sendu.


Aku paling tak bisa melihat ekspresi wajahnya yang begitu menyedihkan itu. Ia memang belum diperiksa lebih spesifik, apa penyakitnya Flo. Kenapa sering ia merasakan gatal dan kadang bau tak sedap keluar dari miliknya itu, setelah kami berhubungan badan. Apa ia mengalami penyakit keputihan atau tumor di rahimnya? atau di bagian alat kelam innya.


Kata flo sih, waktu dia belum menikah


Miliknya itu baik-baik saja, tapi setelah melakukan hubungan badan denganku Dia merasakan sakit dan mengeluarkan bau tak sedap. Tak mungkin kan cairan ku membusuk dimiliknya itu?


"Eemmm... Ya sayang, kalau kamu maunya seperti itu, hubby tak bisa menolaknya lagi.

__ADS_1


Semua terserah padamu, yang penting kamu cepat sehat agar kita cepat punya anak dan Jangan larang Hubby untuk ikut ke luar negeri menemanimu berobat. Karena aku juga ingin memeriksakan, apa milikku ini normal atau tidak. Kenapa setelah kita melakukan hubungan badan, milikmu itu mengeluarkan bau tidak sedap."


Flo terlihat terkejut. ia menjauhkan tubuhnya dari dekapanku, menatapku dengan penuh khawatirnya.


"Ti, tidak. Hubby nggak usah ikut. Hubby kan masih kerja."


"Hubby kan masih cuti, ada waktu 10 hari loh!" Sahutku dengan meyakinkan dirinya, yang terlihat was was itu.


Hehheehe...


"Oh iya ya....? Aku hampir lupa kalau Hubby masih cuti. "


Ggraapp...


Tangannya kini sukses memelukku dengan eratnya. Bahkan menggoyang-goyangkan tubuh kami ke kiri dan ke kanan dengan senyum lebarnya.

__ADS_1


"Hubby.... Aku senang sekali, kita akan honeymoon di luar negeri." Ujarnya dengan bahagianya, menghujani wajahku dengan ciuman basahnya.


" Iya sayang, Hubby juga bahagia. Apapun akan Hubby lakukan untuk membahagiakanmu. Ujarku dengan senang, membalas kecupan yang ia berikan padaku, ke wajah cantiknya.


kalau sudah intim seperti ini hasratku pun akan semakin menggila. Ingin rasanya ku terekam flo di pagi hari ini, tapi dia kan belum sembuh, seperti nya aku harus bisa menahan diri. Puasa sebelum ia sembuh.


"Eeiittsss... " Telunjuknya bergerak ke kanan dan ke kiri, memberi peringatan padaku, kalau ia tak siap melayaniku.


Huuhffttt..


Kami ini pengantin baru, tapi mau mantap mantap gak bisa setiap waktu.


"Sabar.... !" Ujarnya dengan cengengesan, turun dengan hebohnya dari ranjang, kemudian Flo berlari ke kamar mandi. Aku tak mau tinggal Diam Ku bergegas mengikuti Flo masuk ke kamar mandi kami pun mandi bareng dengan sangat menggairahkan.


TBC

__ADS_1


__ADS_2