Obsessive Love Disorder.

Obsessive Love Disorder.
Terhenyak bathin


__ADS_3

Akhirnya kemarahan pria itu pecah. Ia tak bisa menahan diri lagi. Tubuh nya bergetar karena menahan diri untuk tidak emosi.


Bruuggkk


Mimi peri bersujud di hadapan Arif. Menyentuh kedua kakinya Arif dengan isak tangis nya.


"Pak... Ku mohon jangan lakukan itu. Hidupnya Non Flo bisa hancur.!" Ujar Mimi peri dengan ekspresi wajah takut, panik dan was was. Ia menitikkan air mata, saat melihat Flo yang terduduk lemah di atas ranjang.


Braakk..


Arif mengibaskan kakinya dengan kuat. Sehingga Mimi peri terhempas satu meter darinya. Arif tak sudih disentuh oleh manusia yang menyalahi kodrat.


"Hancur.... Hidupnya hancur....? Hidupku yang HANCUR....!" teriak Arif seperti kingkong yang mengamuk. Kedua tangannya memukul kuat dadanya yang bergemuruh hebat. Dadanya terasa


sangat sesak, sakit, ngilu, nyeri semua rasa yang membuat air mata bisa mengucur deras, berkumpul di dadanya saat ini.

__ADS_1


Arif sangat terpukul atas terungkapnya fakta bahwa istrinya Aliya flow Yosi adalah sahabatnya yang bernama Ali Muhammad.


"ALI.... Tega kamu seret aku ke kubangan dosa...!" teriak Arif, menatap tajam Flo yang masih menunduk lemah. Kali ini wanita itu tak menangis lagi. Ia terlihat sangat tertekan dan ketakutan


Grapp..


Arif merengkuh kerah kemeja piyama yang dikenakan Flo. Menarik tubuh wanita itu, agar turun dari ranjang. Flo yang merasa bersalah, pasrah saja. Saat Arif menghempaskan tubuhnya ke lantai.


Bbrruukkk..


Satu tinju melayang ke pipi kirinya Flo. Kemudian disusul satu tinju lagi di pipi kanannya Flo. Wajah mulus itu melayang sesuai dengan gerakan tinju dari Arif. Saking kuat nya tinju sang suami, kini terdapat darah di sudut bibir wanita itu.


"Pak.. Hentikan...!" Mimi peri menahan tubuh kekarnya Arif dengan membelitkan kedua tangannya di pinggang pria yang lagi emosi itu. Dia tak mau Arif melukai Flo lagi.


"Jangan pak... " Ujar Mimi peri dengan berurai air mata, ia yang tak tahan melihat kekerasan, terus memeluk erat tubuhnya Arif.

__ADS_1


Arif yang emosi berusaha melepaskan tangannya Mimi peri yang membelit di pinggang nya. Menghempaskan tubuh Mimi peri dengan kuat.


"Ayo bangkit... Bangkit kamu. . Ali Muhammad... Kurang ajar kamu....!" Arif kembali meraih kerah baju nya Flo, mengangkat tubuh gemai gemulai Flo hingga ia kini berdiri di hadapan Ali. "Kamu, kenapa kamu lakukan ini...?" teriak Arif penuh emosi pada Flo.


Flo hanya terdiam dan menunduk. Arif yang emosi, mendorong kuat kembali tubuhnya Flo dan kembali terjatuh, ambruk di lantai. Mimi peri menghampiri Flo, merangkul wanita itu dengan sedihnya


"Jahat kamu pak Arif.. Kamu Tega bersikap kasar pada istrimu. Istrimu ini seorang wanita, kenapa bapak berlaku kasar..!" teriak Mimi peri dengan penuh emosi.


"Hahaahhaha ... Ya Allah... Kenapa aku bisa terjebak dengan kedua manusia dajjal ini...?" teriak Arif, ia merasa tak perlu lagi menjawab pertanyaan Mimi peri. Dan tidak mau lagi buang-buang waktu. Dia hanya ingin meluapkan kekesalan di hatinya sebelum Polisi datang menangkap Flo.


"Kamu... Kamu merusak hidupku.....!" teriaknya dengan menahan diri, saat ingin kembali menghajar Flo.


Braakkk..


Prangg...

__ADS_1


Cermin rias yang ada di kamar itu hancur berkeping-keping bahkan kini tangannya Arif sudah berdarah.


"Ariifff anak ku... ada apa ini nak?"sang ibu yang tiba tiba nongol di ambang pintu, histeris melihat anaknya emosi dan meninju cermin itu.


__ADS_2