Obsessive Love Disorder.

Obsessive Love Disorder.
Hari bahagia


__ADS_3

3 minggu kemudian.


Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan buat Alana. Begitu juga dengan Arif. Arif sudah sangat yakin akan memperistri Alana. Karena selama dua minggu ini. Ia dengan intens melakukan shalat istikharah, berdoa dengan khusuk. Apakah Alana akan jadi istri yang tepat untuk nya. Dan setiap kali berdoa, ia mendapatkan


kemantapan hati, untuk maju memper istri Alana.


Semua ruang yang ada di rumahnya tak luput dari dekorasi yang sangat indah. Hiasan khas suku Batak dan minang mendominasi ruangan tempat akan diadakan ijab kabul. Begitu juga bagian luar rumah sudah dihias dengan sangat indah. Teratak berdiri kokoh sebanyak 10 kolom, dimana sepanjang jalan berjejer papan bunga yang bertuliskan Selamat atas pernikahan Arif dan Alana.


Keluarga besar Alana terlihat sangat bahagia menyambut rombongan pengantin pria. Walau sebenarnya keluarga besarnya Alana, masih ter bilang berduka, karena ibunya Alana baru meninggal 3 minggu.


Hari ini Alana terlihat sangat cantik. Tubuh sintalnya dibalut kebaya berwarna putih tulang yang dihiasi oleh bordir serta payet swaroski, sehingga membuat bentuk tubuhnya semakin terlihat indah, apalagi dimoment sakral ini Alana ternyata mengenakan hijab yang dihiasi dengan mahkota yang terbuat dari mutiara.


Penampilan Alana yang sangat berbeda hari ini, cukup membuat Arif tercengang. Kedua bola mata nya melotot sempurna, tertarik kuat menatap lekat Alana, yang kini tengah memasuki ruang akan dilaksanakan ijab kabul.


Alana didudukkan di belakang mempelai pria. Arif yang terkesima pada calon istrinya itu tanpa sadar mengikuti pergerakan Alana. Hingga ia harus memutar lehernya kebelakang.


"Eehhmm... Baiklah, bapak ibu, sepertinya acara ijab kabul sudah bisa kita laksanakan, karena rukun nikah sudah terpenuhi. Ita kan pak Arif?" tanya pak penghulu sopan pada Arif.


Arif yang masih menoleh ke belakang, menatap kagum sang istri tak mendengar ucapan pak penghulu, yang kali ini juga berlaku sebagai pembawa acara.


Nyut...


Seorang pria yang masih seumuran Arif, mencolek pinggang nya Arif, yang duduk tak jauh dari tempat Arif duduk saat ini.


"Eeuuwwhh... Apa..?"


Aduh Arif terkejut karena merasakan pinggangnya dicolek seseorang. Ia pun menoleh ke arah kiri di mana pinggang sebelah kiri yang dicolek oleh pria itu.


"Acara akan dimulai." Ujar pria itu pelan.


"Ouuww...!" Arif nyengir kuda ke arah penghulu, saat ini dia sedang merasa tegang sekali. Dadanya berdebar hebat. Entah kenapa ia merasa tak tenang. Selain ia merasa malu dengan masa lalunya. Hatinya juga sedang bergejolak, karena terpana dengan kecantikan Alana.


"Sudah bisa kita mulai pak Arif?"


Pak penghulu kembali mempertegas kesiapan Arti.


Dengan senyum lebar Arif menatap Pak penghulu. "Iya pak." Sahut pria yang lagi nervouse itu ramah dan tamah. Masih tersenyum kepada orang orang di hadapannyatermasuk pak penghulu dan para saksi.


"Baiklah kita mulai saja, tapi sebelumnya perlu aku pasti kan. Apa berkas berkas untuk di daftar kan ke Kantor Urusan Agama, akan di siapkan oleh kamu nak besok?"


Ujar Pak penghulu. Ia bertanya serius kepada Arif. dari pertanyaan yang pak penghulu lontarkan bisa disimpulkan Kalau, ia ragu akan keseriusan Arif. Mungkin laporan dari orang tuanya Alana yang mengatakan bahwa aku belum mendapatkan akte cerai. Jadi, saat ini kami menikah sirih. Walau Flo adalah seorang wanita transgender. Saat kami menikah, identitasnya adalah wanita tulen.


"Iya Pak semuanya telah kusiapkan. Aku serius dengan pernikahan ini." Jawab Arid tegas, kali ini ia tidak tersenyum lagi kepada pak penghulu, tapi ia tunjukkan Wibawanya. Aku dulunya adalah seorang Polisi pemberani.


"Syukur lah, baiklah kita mulai saja acara ijab kabulnya. Mengingat ini acara mendadak dan kurang persiapan, ya kita lakukan ala kadarnya. Yang penting, syarat rukun nikah sudah lengkap." Jelas Pak penghulu lagi.


Huufftt...


Arif menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan Entah kenapa ia merasa sangat tegang sekali. Pernikahannya yang kedua ini terasa lebih mendebarkan, dari pada pernikahan pertamanya bersama Flo.


"Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh...!" Ucap Pak penghulu mulai membuka acara. Jawaban salam terdengar semangat di ruangan itu.


Pak penghulu mulai dengan Tausiahnya yang panjang kali lebar, membahas semua kewajiban/hak suami istri. Semuanya dibahas oleh Pak penghulu mulai dari nafkah lahir dan batin.

__ADS_1


"Kewajiban suami pada istri dalam pernikahan menurut Islam. Para suami memiliki beberapa kewajiban yang menjadi hak istri dalam pernikahan, di antaranya


" Memberikan mahar dan nafkah


Kewajiban pertama suami pada istri dalam pernikahan menurut Islam adalah memberikan mahar dan nafkah. Mahar merupakan mas kawin yang patut laki-laki berikan saat menikahi perempuan. Sedangkan nafkah, nggak hanya sebatas uang dapur, melainkan dalam bentuk sandang, pangan dan papan (memberi pakaian, makanan, dan rumah).


" Menggauli istri secara baik


ini menjadi salah satu kewajiban suami pada istri, yaitu untuk menggauli pasangannya dengan baik, nggak boleh kasar atau sampai menyakiti.


" Menjaga istri


Suami wajib menjaga istrinya dengan baik, menjaga harga dirinya, menjunjung tinggi kehormatannya, dan melindunginya dari segala sesuatu yang dapat menodai kehormatannya. Suami pun wajib menjaga rahasia istrinya.


". Membimbing istri


Kewajiban suami adalah memberikan bimbingan agama pada istrinya dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Suami juga wajib menjaga istrinya dari perbuatan dosa yang dapat mendatangkan keburukan pada keluarga.


" Memberikan rasa cinta dan kasih sayang


Dalam Islam, suami wajib memberikan rasa cinta dan kasih sayang pada istri. Artinya, suami wajib bertutur kata lembut, memberikan rasa tenang, mengekspresikan rasa cintanya, dan menunjukkan kasih sayang." Ucap Pak penghulu , saat mengatakan kewajiban suami itu. Pak penghulu menatap intens Arif Seolah mendoktrin pria itu.


"Bagaimana Pak Arif, Apa kamu sudah tahu kewajibanmu kepada istrimu ?" tanya Pak penghulu, Arif pun mengangguk dan tersenyum. Ini bukan pernikahan pertama buatnya. Tentu ia sudah sangat dewasa dalam hal itu.


"Jangan mengangguk saja Pak Arif. Diucapkan..!" tegasnya.


"Siap, mengerti Pak Ustadz." Jawab Arif cepat dan tegas. Terdengar cekikikan pelan dari para tamu yang ada di ruangan itu. Arif jadi salah tingkah.


Kini Pak penghulu melanjutkan Tausiahnya. Arif terlihat heran karena Pernikahannya kali ini, Tausiahnya sedetail dan sangat panjang.


"Dek Alana, kewajiban istri pada suami dalam pernikahan menurut islam harus kamu pahami. Sengaja saat Ini, saya kupas lebih mendetail. Karena kalian hanya satu kali datang ke kantor untuk bimbingan, harusnya tiga kali." Ucap Pak penghulu dengan semangat dan tegas. Terlihat Alana mengangkat sedikit kepalanya. Dia kembali mengangguk menjawab ucapan Pak penghulu.


Pak KUA kembali melanjutkan Tausiahnya, Arif pun mendengarnya dengan khidmat.


"kewajiban istri yang menjadi hak untuk suaminya.


"Menaati suami


Kewajiban pertama istri pada suami adalah taat pada suami. Contoh taat Misalnya, istri patuh ketika suami menyuruhnya untuk beribadah, menutup aurat, dan lain-lainnya. Dalam Islam, ketaatan seorang istri pada suami disebut setara nilainya dengan jihad laki-laki. Tetapi, ada kalanya istri dapat mendiskusikan sesuatu sebelum membuat keputusan, seperti membahas pekerjaan, keluarga, pendidikan anak, dan sebagainya.


"Menjaga harta, rumah, dan kehormatan suami


Ketika suami wajib memberikan nafkah berupa penghasilannya pada istri, maka istri wajib menjaganya. Artinya, istri wajib merawat dan menjaga harta yang suaminya berikan. Bahkan jika memungkinkan, istri mampu mengembangkan hartanya.


Bagaimana dengan menjaga rumah? Hal ini dimaksudkan seorang istri nggak boleh keluar rumah tanpa izin dari suaminya, dan nggak boleh membawa laki-laki lain masuk ke dalam rumah saat suami sedang nggak ada.


Sedangkan menjaga kehormatan suami adalah dengan nggak menyebarkan aib suaminya. Sama seperti suami yang wajib menjaga rahasia istri, maka istri nggak boleh menyebarkan rahasia suaminya. Baik itu secara langsung, maupun nggak langsung.


" Mencari kerelaan suami dan menghindari murkanya


Istri wajib mencari kerelaan atau ridha dari suami. Sebab dalam Islam, kerelaan suami merupakan tiket seorang istri mendapatkan surga dan kebahagiaan akhirat. Karena itu, istri harus berusaha mendapatkan kerelaan suami. Ada berbagai macam cara, di antaranya melakukan tindakan yang menyenangkan suami, membantu suami menyelesaikan pekerjaannya, memenuhi kebutuhan suami, dan sebagainya.


"Memahami urusan bercinta.

__ADS_1


Nah Nah... point' ini yang paling penting untuk dipahami oleh Dek Alana dan Ibu-ibu yang ada disini.


Jika suami memiliki kewajiban menggauli istrinya, di sisi lain istri wajib memahami urusan bercinta. Istri nggak boleh menolak ketika suami mengajaknya bercinta. Sebab dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW pernah bersabda:


"Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu shubuh.” HR. Bukhari dan Muslim.


Namun, ada kondisi yang mana istri nggak dapat memenuhi kebutuhan suami, seperti sedang sakit, nifas, menstruasi, dan sebagainya. Namun, usahakan untuk membicarakannya secara baik-baik dengan pasangan.


Bagaimana Dek Alana? kamu mengerti point' ini kan? jangan buat suamimu nanti jadi sakit kepala, kemudian kepala atasnya jadi botak. Karena sudah lelah mencari nafkah. Adek Alana tidak mengobati kepala bawah." Hahahaha..... para hadirin tertawa terbahak-bahak, mendegar ucapan Pak KUA yang tidak difilter. Terutama tamu kaum Adam.


Sepertinya IBu-Ibu tamu undangan kena tendangan dua belas pas. Pak penghulu bicara tepat sasaran.


"Asal jangan botaklah, kepala atas dan bawah." Terdengar suara sumbang dari para tamu undangan di ruangan itu. Suara tertawa tertahan pun kembali terdengar samar-samar.


Arif kembali menoleh kebelakang, ia ingin mellihat ekspresi wajah nya Alana. Ternyata wanita itu semakin menunduk. Bahkan wajahnya nyaris tidak nampak tertutupi selendang.


"Yang ke 5. Menunjukkan wajah yang manis dan menyenangkan suami


Menunjukkan wajah yang manis tentu akan memberikan kebahagian bagi suami yang melihatnya, bukan begitu? Ini merupakan kewajiban bagi seorang istri terhadap suaminya dalam pernikahan menurut Islam. Sedangkan menyenangkan suami, dapat dengan melakukan sesuatu yang dapat menimbulkan rasa bahagia dalam hati pasangan. Nggak perlu mewah atau sulit, bisa dengan memasak menu favoritnya, merapikan rumah, atau sekadar membelikannya hadiah kecil.


Sebuah hadits dari Abu Hurairah RA, Rasulullah pernah bersabda:


“Sebaik-baik perempuan ialah seorang perempuan yang apabila engkau melihatnya, engkau merasa gembira. Jika engkau perintah, dia akan mentaatimu. Dan jika engkau tidak ada di sisinya, dia akan menjaga hartamu dan dirinya.”


Itulah rangkuman dari kewajiban suami dan istri dalam pernikahan menurut Islam. Kewajiban suami menjadi hak untuk istri, begitu pula sebaliknya. Selain itu, keduanya saling melengkapi dan mengimbangi. Ketika suami dan istri berusaha melakukan kewajibannya masing-masing dalam pernikahan, Insya Allah pernikahan akan harmonis, serta bahagia dunia dan akhirat. Aamiin." Tegas pak Penghulu lagi.


   


"Karena syarat rukun nikah sudah lengkap dan hanya tinggal syarat kelima yaitu ijab kabul. Maka sebaiknya acara ijab kabul kita mulai saja." Ucap Pak penghulu dengan tegas dan penuh wibawa.


"Bagaimana pak Samsul, Bapak sudah siap?" Tanya Pak penghulu pada ayahnya Alana, yang dari tadi nampak sedih. Jelas pria itu sedih, tanah kubur istrinya masih merah, dan kini ia akan menikahkan putri satu satunya. Putrinya itu, akan dibawa suaminya.


"Siap..!" Sahut ayahnya Alana.


"Dek Arif,, Apa kamu sudah siap?" ucapan Pak penghulu kembali mengangetkan Arif. Sepetinya pak penghulu sudah dua kali menanyakan kesiapannya.


"Insyaallah saya sudah siap pak!" ucap pria yang kini terllihat gagah dengan stelan jas hitam dengan tersenyum. Ia pum mengubah posisi tubuhnya lebih tegap lagi.


"Bismillahirrahmanirrahim," Ucap Pak Samsul dengan tegas.


"Saya nikahkan engkau Arif Dirgantara Bin Akbar Khoir dengan putri kami Alana katlovely Binti Samsul dengan mas kawin uang 50 juta dan satu set perhiasan emas seberat 50 gram dibayar, tunai!"


"Saya terima nikah dan kawinnya Alana katlovely Binti Samsul dengan mas kawin tersebut dibayar, tunai!"


Semua orang di ruangan itu mendengarkan dengan serius ucapan pak penghulu.


"SAH...!"


Ucapan Para saksi membuat Arif dan Alana tenang. Akhirnya dua sejoli yang akrab saat kecil, telah jadi pasangan suami istri. Sebelum Sah, mereka berdua telah punya pengalaman pahit soal asmara. Dimana keduanya ken tipu. Arif ditipu Flo sang mantan istri transgender. Dan Alana ditipu kekasihnya yang ternyata seorang G A Y...


***


TAMAT

__ADS_1


Hai readers sayang, terima kasih banyak saya ucapkan atas dukungannya dalam novel ini. Maaf jika ada penulisan kata yang tidak berkenan di hati pembaca. Saya hanyalah penulis biasa yang banyak kesalahannya. Untuk itu saya mohon Maaf 🙏😍


Sampai bertemu di karya Selanjutnya 🙂


__ADS_2