Obsessive Love Disorder.

Obsessive Love Disorder.
Saling memahami


__ADS_3

Arif sangat tercengang mendengar ceritanya Alana. Ia baru tahu bahwa Flo dan Alana sempat bertemu dan bertengkar di sebuah Cafe.


"Sejak hari itu, aku selalu kepikiran tentang Abang dan Flo. Timbullah niat di hati untuk mencari informasi tentang Abang dan Flo. Ku selidiki Abang, dari teman kerjanya Abang. Dan juga artis Aliya Flo Yoshi. Dan kebetulan sekali aku ada teman yang transgender juga. Tepatnya teman mantan tunanganku. Tapi, ia belum ubah jenis kelamin. Tak sengaja aku curhat sama dia. Karena kan gara gara kita bertabrakan di halaman rumahnya abang Ali. Mantan tunangan ku marah."


Arif sangat serius mendengarkan ceritanya Alana.


Ku tunjukkan foto Abang dan artis Flo. Saat itu, ia terkejut melihat Foto Flo. Ia pun tertawa dengan kencang.


Flas back on


"Hahhahha.. Ini cewek yang cemburu denganmu?"


Tanya Marsya kepada Alana dengan menahan tawa.


"Iya Say. Dia cemburu padaku." Sahut Alana sedih. Alana tak suka bertengkar.


"Eehmm... Pria ini normal atau tidak?" tanya Marsya, pria jadi jadian.


"Setahuku normal? Emang kenapa bang?" tanya Alana semakin penasaran dibuat oleh Marsya.


"Ini artis trans gender. Kami sering jumpa di klinik. Tapi, ia sudah ubah jenis kelaminnya. Karena terobsesi untuk memiliki pria teman masa kecilnya."


Deg..


Rasanya Alana mau pingsan mendengar penjelasan Marsha, a sangat sok mengetahui pakta itu bahwa Aliya Flo Yoshi, model terkenal serta aktris itu, adalah teman masa kecilnya yang bernama Ali Muhammad dan Ali telah mengubah jenis kelaminnya menjadi wanita,demi untuk bisa menikah dengan Abang Arif.

__ADS_1


"Astaga naga...!"


Ujar Alana, dengan mata membelalak. Menutup mulutnya yang menganga dengan kedua tangannya.


Flasbaack of


Arif dibuat syok mendengar penjelasan Alana. Ia yang tak tenang bangkit dari duduknya memegangi mulut serta mengusap-usap wajahnya yang terasa tegang itu Arif sungguh malu kepada Alana.


"Berarti saat kita bertemu di hutan itu. Saat kamu


bertengkar dengan tunanganmu. kamu sudah tahu kebenaran itu?" tanya Arif dengan penasarannya ia sangat tegang saat ini. Sungguh hatinya jadi tidak tenang.


"Iya bang." Sahut Alana lemah.


Alana terdiam, air mukanya mendadak mendung. "Karena, saat itu aku juga baru tahu fakta sebenarnya kalau tunangan ku adalah. G..A...Y. ... Hua... Hua... Hua..." Alana menangis histeris di hadapan Arif. Arif dibuat semakin bingung dan juga Sok mendengar cerita Alana.


"Saat itu hatiku terasa sakit, hancur lebur, berkeping keping. Aku dibodoh-bodohinya selama bertahun-tahun. Ia mau menikah denganku hanya untuk menutupi penyakit menjijikkannya itu. Dan saat malam itu, kami bertengkar hebat. Mana kepikiran lagi, aku dengan masalah abang yang sudah ku ketahui itu. Masalahku saja sedang panas panasnya. Masalahku saja tak bisa ku atasi saat itu. Dan pikiranku sangat terkuras dengan masalahku. Bahkan ke esokan harinya, setelah sampai di rumahnya Abang. Akuu masih fokus memikirkan masalahku. Disaat aku tahu bahwa istrinya Abang Flo masuk rumah sakit, aku memutuskan tak mau ikut. Karena Aku tak mau ikut campur dengan masalah keluarganya abang "


Alana menjelaskan dengan panjang lebar. Arif


terlihat seperti orang bodoh mendengarkan ceritanya Alana. Gimana dia tidak merasa bodoh. Orang lain saja sudah tahu kalau istrinya adalah wanita trans gender. Sedangkan dia yang sudah tidur dengan wanita jadi-jadian itu tidak mengetahuinya. Ia sangat bodoh dan sangat bodoh. Ia sangat malu pada Alana.


"Abang tak pantas untuk jadi pendampingmu Dek. kamu berhak mendapatkan pria yang baik yang mapan. Dan yang perjaka." Ujar Arif sendu. Keadaannya saat ini terlihat sangat memprihatinkan.


Alana memperhatikan lekat wajah Arif dari samping. ria yang malu kepada Alana itu terus saja membuang muka. Hal itu membuat Alana menahan tawa karena ucapan Arif menurutnya sangatlah lucu, disaat Arif mengaku sudah tidak perjaka lagi.

__ADS_1


"Itu tak masalah buatku Bang. Toh, abang perawani si perjaka. Hahaha.." Ucapan Alana, semakin membuat Arif malu. Bisa bisanya Alana mengejeknya disaat ia sedang kesal dan hilang rasa percaya dirinya.


Arif menatap Alana dengan cemberut.


Hahhaha...


Alana kembali tertawa lebar dia merasa sangat lucu dengan jalan hidup mereka. Mereka berdua adalah korban dari manusia-manusia egois dan tak tahu aturan. Alana korban tunangannya yang G..A...Y. Sedangkan Arif juga seperti itu.


"Sekarang yang jadi masalah buatku adalah." Alana memegang bahu Arif lembut. Wanita itu berharap kini Arif menoleh ke arahnya saat bicara. Tak perlu Arif malu akan semuanya. oh mereka sudah kenal sejak kecil. Alana juga yakin kalau Arif masih pria baik, buktinya tanpa diinterogasi pria itu membuat pengakuan sendiri Kalau ia sempat menikah dengan wanita trans-gender. Keberanian Arif patut diacungi jempol. Biasanya pria akan menutup masalahnya yang rumit. ada


" Jawab jujur, Abang pria Normal atau G.... A...Y juga?' tanya Alana dengan penuh kehati-hatian ia tidak mau Arif tersinggung dengan pertanyaannya


Arif tersenyum tipis kepada Alana. Dengan Alana bertanya seperti Ini padanya, itu artinya Alana setuju mau menikah dengannya. Arif juga merasa jadi semangat untuk memulai hidup baru. Melupakan kehidupan kelam, saat menikahi wanita transgender.


Masa lalunya yang memalukan itulah yang membuat Arif, sangat takut menikah lagi. Dan sekarang ia tak takut lagi untuk menikah, karena ia menemukan calon isteri yang sama-sama mengalami kasus yang serupa dengan-nya. Setidaknya Alana akan jadi pasangan yang penuh dengan pengertian untuknya.


"Tak perlu ku jawab lagi dek. Kamu sudah tahu jawabannya." ujar Arif tersenyum bahagia menatap Alana. Arif merasa masalahnya telah selesai.


Tadi pagi saat orang tuanya Alana datang ke rumahnya memintanya untuk menikahi teman masa kecilnya itu, ia masih merasa sangat berat untuk menerima permintaan Pak Samsul, ayahnya Alana serta ibunya itu. Tapi, setelah mengetahui kisah percintaan Alana yang juga korban dari pria memiliki kelainan se x ual. Yaitu G...A...Y. .. Arif jadi semangat untuk menikah lagi.


"Iya bang." Sahut Alana tersipu malu. sepertinya percikan-percikan api cinta mulai tumbuh lagi di hatinya, yang sempat ia padamkan dulu.


Semakin bicara berlama-lama dengan Arif rasa suka dan ingin memiliki semakin bertambah besar di hatinya Alana. Begitu juga dengan Arif merasakan hal yang sama. Ia memang menyukai Alana sejak kecil karena Alana punya karakter yang baik, selain itu, Alana juga punya paras wajah yang sangat cantik. Tapi sedikit pun ia tak pernah kepikiran untuk jatuh cinta dan membayangkan Alana jadi isterinya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2