Obsessive Love Disorder.

Obsessive Love Disorder.
Bingung


__ADS_3

"Bisa datang ke kantor sekarang pak? Ada kasus pembunuhan di rumah saudara Jingga kepalanya dibacok, kalau bisa bapak cepat kemari Kita langsung cari pembunuhnya."


Arif dibuat bingung dengan perintah pak kepala Polisi yang memintanya datang ke kantor polisi. Mau menyelidiki pembunuhan. Ia kan tidak bekerja di instansi kepolisian d di kota ini, dia bekerja di kota Kota Medan. Arif, sedang cuti. Dia hanya mau membantu pihak kepolisian mengusut kematian Ali yang janggal.


"Eemmm.... Pak, aku gak ada kewenangan dalam kasus itu. Aku kan tidak bekerja di instansi bapak."


Jawab Arif dengan lemasnya. Malam ini dia butuh istirahat. Dia ingin menenangkan pikirannya. Masalah sangat banyak menumpuk, semua kejadian yang terjadi mulai dari Flo yang cemburu dan kini minggat kembali ke kota, ditambah dengan kematian Ali yang tak terungkap.


"Iya pak, aku tahu itu. Aku meminta bapak datang ke kantor polisi, karena ada saksi yang melihat seorang pria cacat keluar dari TKP. Siapa tahu pria yang melakukan pembunuhan malam ini adalah pria yang membunuh sahabat Bapak, si Ali." Ujar pak kepala kepolisian tegas dari sambungan telepon itu.


Arif terlihat berpikir ia merasa apa yang dikatakan Pak Polisi ada benarnya. Arif yang sedang menelepon itu, menoleh ke arah ibunya yang nampak tegang di sebelahnya. " Baiklah, saya akan ke sana, saat ini juga." Sahut Arif.


"Iya pak, kami tunggu." Jawab Pak kepala kepolisian, panggilan telepon pun terputus.

__ADS_1


" Ada apa na" melihat Arif begitu tegang membuat sang Ibu penasaran.


"A, ada kasus pembunuhan Bu. Sepertinya ada kaitannya dengan kematian Ali. Aku pergi dulu ya Bu.!" ujar Arif memegang lengan ibunya lembut.


Sang Ibu mengangguk tatapan matanya menunjukkan ketidakrelaan mengizinkan putranya itu keluar malam ini.


"Arif, apa tidak bisa besok aja kamu perginya Nak? ini sudah larut malam Nak. kamu butuh istirahat."/Ujar ibunya Arif. Wanita tua itu berlari kecil menghampiri sang putra yang hendak masuk ke dalam mobilnya.


Arif menatap lekat sang ibu yang terlihat sangat menhkhawatirkannya. Ia pun akhirnya mengurungkan niatnya masuk ke dalam mobil. Karena jikalau sang ibu melarangnya pergi, ia tak nurut. Ia akan tertimpa kesialan.


Sesampainya di kamar Arif melepas jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. kemudian ia merogoh ponsel dari saku celananya. Ia pun mengirimkan pesan kepada Pak Kapolres bahwa dia tidak jadi datang ke kantor polisi malam ini. Besok pagi ia akan ke kantor polisi.


Arif yang sudah berbaring di atas ranjangnya, mengusap lembut ranjang di sebelah kanannya. kemarin istrinya itu, tidur di situ. Semalaman mereka berpelukan, menumpahkan rasa rindu yang membuncah dan malam ini ia kembali kesepian dalam tidurnya Arif tak menyangka bahwa flo memiliki sifat kekanak-kanakan sukanya main lari dari masalah. Arif baru tahu sifat dari Flo ini.

__ADS_1


Huufftt


Arif menarik nafas dalam dan menghembuskannya pelan. Ia pun kini mengubah posisinya menjadi duduk dan bersandar di kepala ranjang, tangannya bergerak cepat meraih bantal guling dan memeluknya. pikirannya saat ini dipenuhi oleh Flo.


"Kenapa nomormu tak bisa dihubungi,?"


Arif bicara sendiri dengan, keselnya ia melempar ponselnya di atas ranjang sekitar 50 cm darinya ini untuk ke-30 kalinya dia menghubungi istrinya, itu tapi Nomornya tidak aktif bahkan Ali juga menghubungi asistennya Flo, tetap nomornya tak aktif. Sepertinya nomornya telah diblokir.


"Apa sih sebenarnya maumu Sayang? Kenapa kamu tidak mengerti dengan rumitnya masalah yang kualami saat ini? di awal kita sudah sepakat jika masalah ini bisa aku selesaikan aku akan menemanimu Kemanapun kamu mau. Dan sekarang kamu pergi begitu saja, tanpa berpamitan denganku. Aku baru tahu inilah sifat aslimu."


Arif dengan tak tenangnya bicara sendiri dengan penuh emosinya, sungguh Dia sangat kesal pada Flo yang tak mau mengerti akan dirinya.


"Aaahhkkk.... Lebih baik aku tidur...!"

__ADS_1


Arif kembali membaringkan tubuhnya. Ia memeluk guling dengan erat. Membayangkan jikalau guling itu adalah Flo.


TBC


__ADS_2