
Di mobil ...
"Kookie ... Tadi itu Kiki ..." Hana hendak melaporkan Kiki.
"Ssst ..." Kiki menutup bibirnya dengan jarinya. Mengingatkan Hana.
Eomma ... Jangan bilang ke appa kalau Kiki kabur.
"Ssst? Kiki rahasiain apa sama appa?" Jung Kook bertanya sambil tetap berkonsentrasi menyetir mobil.
"Noona mau cerita apa?" Jung Kook jadi penasaran.
"Aku lupa." Hana tidak jadi melanjutkan kalimatnya.
Jika Jung Kook tahu temannya tadi kehilangan Kiki, akan ada satu nyawa kembali ke penciptanya.
Hana melihat poster goguma ppang.
"Kookie ... Ada goguma ppang (roti ubi jalar). Aku mau beli." Hana meminta Jung Kook berhenti sebentar.
"Kalau mampir, aku dapat apa?"
"Dapat dua ppang."
"Dua ppang?" Jung Kook melirik ke dada Hana.
"Bukan yang ini. Kamu dapet dua goguma ppang." Hana menutupi dadanya.
Noona ... Buat apa ditutupi.
Aku itu sudah lihat semuanya.
Jung Kook memarkirkan mobilnya.
"Ikut." Kiki menjulurkan tangannya. Ingin ikut ibunya.
"Kiki sama appa tunggu di mobil. Eomma sebentar aja."
"Ikut." Kiki memaksa untuk ikut.
__ADS_1
Hana masuk ke dalam toko. Jung Kook dan Kiki akhirnya ikut. Menjaga Hana. Jung Kook tak ingin ada pria yang mendekati Hana.
"Goguma pang lima ... Tujuh ..." ucap Hana ke kasir.
Jung Kook dan Kiki pasti nambah.
Mereka itu kuat makan.
Penjual membungkus tujuh goguma pang. Hana membayar belanjaannya. Hana dan keluarganya menuju ke rumah Yoon Gi. Hana memberi Kiki satu goguma ppang. Ia menyuapi Jung Kook yang sedang menyetir dan dirinya.
"Kalau dimakan hangat-hangat begini, rotinya lebih enak." Hana memasukkan sepotong roti ke dalam mulutnya.
"Tapi ada roti yang lebih lezat dari goguma ppang walaupun dimakan dingin." ucap Jung Kook.
"Chocolate ppang?" Hana coba menjawab.
"Bukan."
"Strawberry ppang?"
"Bukan juga."
"Salah. Aku beri Noona petunjuk. Rotinya sering dimakan Kiki dan aku juga." Jung Kook memberi petunjuk.
"Roti apa?" Hana sudah memberi jawaban yang ia rasa betul tapi tidak ada yang benar.
"Hana ppang."
"Dijual dimana? Rasanya kayak apa? Aku kok nggak pernah dengar." Hana penasaran.
"Cuma ada dua di dunia ini." Jung Kook melirik ke dada Hana.
Hana langsung menutupi dadanya.
"Noona ... Buat apa ditutupi. Aku itu udah lihat semuanya. Malah biasanya Noona yang mulai duluan."
"Kookie ... Ada Kiki." Hana mengingatkan.
"Kiki masih kecil. Ia belum ngerti omongan kita."
Mobil Jung Kook akhirnya tiba di tempat parkir rumah Yoon Gi.
__ADS_1
"Oppa ... Aku bawa goguma pang." Hana memberitahu Yoon Gi.
Jung Kook dan Kiki mulai memakan goguma pang kedua mereka.
...🌼🌼🌼...
"Ki ... Ayo mandi sama eomma." Hana mulai membuka pakaian Kiki.
"Noona ... Aku ikut."
"Kamu kan sudah mandi tadi di gym."
"Aku keringetan lagi." Jung Kook beralasan.
"Nggak boleh. Aku mau mandi berdua dengan Kiki."
"Bathubnya cukup kok untuk tiga orang."
"Kalau gitu kamu yang mandiin Kiki. Aku mandinya nanti aja."
Noona ...
Aku itu maunya mandi bareng Noona bukan sama Kiki.
"Gunting, kertas, batu. Kalau aku menang, Noona harus mandi bareng aku dan Kiki." Jung Kook mencoba bernegosiasi.
"Nggak mau. Aku sudah pasti kalah."
"Noona ..."
"Mandiin Kiki. Aku mau buang sampah."
Hana mengambil sampah dan membawanya keluar. Menaruh sampah sesuai jenisnya. Botol plastik, kaleng, sampah makanan ke kotaknya masing-masing.
Sedangkan Jung Kook akhirnya memandikan Kiki.
Ki ...
Appa itu maunya mandi bareng eomma.
Jung Kook mulai menyabuni tubuh Kiki. Membilasnya dengan air. Mengelap sampai kering tubuh Kiki dan memakaikan baju bersih ke Kiki.
__ADS_1