Oh My Baby

Oh My Baby
Min Tae Joon


__ADS_3

Ada pesan masuk di ponsel Hana. Dari mamanya.


Mama :




Darimana mama tahu?


Aku selama ini berusaha menahan diri untuk tidak menjewer Jung Kook di depan mama.


Kalau ibu dan ayah memang sudah sering melihatku menjewer Jung Kook sejak dulu.


Hana :






Mama :



Kiki?


Kiki nggak mungkin laporan ke mama kalau nggak disuruh.


"JUNG KOOK BERLUTUT." Hana memberi perintah.


Jung Kook bingung. Tapi ia melihat Hana yang tiba-tiba marah. Mau tidak mau ia berlutut.


Noona kenapa?


PMS?


Nggak mungkin, kan?


"Tangan ke atas." Perintah Hana lagi.


"Ki. Kiki tadi laporan apa ke Halmi Mama? Siapa yang suruh Kiki bilang ke Halmi Mama kalau appa sering eomma jewer?"


"Appa suyuh." Kiki langsung mengambil tempat di sebelah Jung Kook. Berlutut dan mengangkat kedua tangannya. Ia tahu ibunya sedang marah.

__ADS_1


"Aku itu sudah nahan-nahan nggak jewer atau hukum kamu karena posisi aku itu istrimu."


Perkataan Hana disela dengan bunyi notifikasi pesan masuk.


Mama lagi?


Kiki laporan apa lagi?





Hana langsung merasa senang. Amarahnya langsung menguap.


"Ki ... Kiki lolos audisi." Hana tersenyum bahagia. Kedua tangannya menggenggam kedua tangan Kiki. Mereka berdua merasa senang. Kiki ikut senang melihat ibunya senang.


Jung Kook mengambil ponsel Hana. Ia membaca lagi pesan yang baru saja masuk.


Betul.


Kiki lolos audisi.


"Malam ini kita makan chicken." Hana mengambil ponselnya dari tangan Jung Kook. Ia memesan satu kotak ayam goreng untuk merayakan keberhasilan Kiki.


"Nggak pa pa. Kalau Kiki langsung dapat peran besar, bebannya juga besar. Mulai dari peran kecil nanti pelan-pelan dapat peran besar."


Mereka menunggu kedatangan ayam goreng. Hana mulai mempersiapkan pakaian Kiki. Tidak harus baru. Setidaknya harus rapi. Hana melihat jari-jari tangan dan kaki Kiki. Lalu rambut Kiki.


Rambut Kiki harus dipotong.


Hana mulai mengambil gunting. Ia hendak memotong rambut Kiki.


"Noona ... Jangan. Besok aku bawa Kiki ke barbershop. Biar lebih kelihatan profesional." Jung Kook melarang Hana.


"Aku mau potong poninya aja."


"Jangan ... Nanti ..." Jung Kook ragu menyelesaikan kalimatnya..


"Nanti apa?"


Nanti rambut Kiki pitak.


Noona dulu pernah coba potong rambutku dan hasilnya malah hancur.


"Ting ... Tong ..."

__ADS_1


Ayam goreng yang mereka tunggu akhirnya datang.


"Kita makan dulu."


Selamat, Ki.


Rambut Kiki selamat.


Lain kali appa bakal lebih perhatiin rambut Kiki.


Kalau sudah panjang, appa bakal bawa Kiki ke barbershop.


Mereka pun memakan ayam goreng.


Pesan masuk di ponsel Hana lagi. Ada kiriman pdf naskah episode pertama.


"Nama peran Kiki di drama itu Min Tae Joon."


"Min Tae Joon?" Jung Kook mengulangi perkataan Hana.


"Iya."


Dari miliaran nama di dunia ini, kenapa nama peran Kiki itu Min Tae Joon?


"Min Tae Joon itu nama yang bagus. Nanti kalau adik Kiki laki-laki, aku kasih nama itu."


"Aku nggak setuju."


"Kenapa?"


"Nama pacar Noona yang pertama?"


"Min Yoon Gi."


"MIN Yoon Gi. Yang kedua?" Jung Kook sengaja menekankan suaranya di kata MIN.


"Kim Tae Hyung."


"Kim TAE Hyung. Terus?"


"Kim Nam Joon."


"Kim Nam JOON."


"Apa hubungannya dengan mereka?" Hana masih tidak mengerti arti dari pertanyaan Jung Kook.


"Min Tae Joon itu gabungan nama mantan pacar Noona dari pertama sampai terakhir."

__ADS_1


__ADS_2