
Handphone Noona kok bunyi terus? ~ Jung Kook mendekati ponsel Hana. Sebenarnya ia tidak ingin mengangkat ponsel Hana. Ia tak ingin mencampuri urusan Hana.
Seon Mi Noona? ~ Jung Kook melihat nama penelpon.
"Iya, Seon Mi Noona."
"Apa anda mengenal empunya ponsel ini?" Suara pria terdengar di sebrang telpon.
"Iya. Yang punya itu teman istri saya."
"Apa anda bisa ke rumah sakit?"
"Ada apa, ya?"
"Saya akan jelaskan di sini."
Panggilan terputus. Perasaan Jung Kook menjadi tidak enak. ~ Apa yang terjadi dengan Seon Mi Noona?
Hana pulang dari menjemput Kiki dan Seon Ho di daycare.
"Noona, kita harus ke rumah sakit. Seon Mi Noona ada di rumah sakit."
"Apa!? Seon Mi eonni kenapa?" Hana jadi cemas. Jung Kook lalu membawa Hana, Kiki dan Seon Ho ke rumah sakit.
Mereka di sana melihat tubuh Seon Mi yang sudah tertutup kain putih.
Kookie?
Katakan ini tidak seperti yang aku pikirkan, kan?
__ADS_1
Kain putih itu dibuka. Seon Mi terbaring kaku. Ia sudah tidak bernapas. Ia meninggal.
"Eomma, eomma, bangun." Seon Ho mulai menangis. Saat ini ia melihat ibunya yang seperti ayahnya yang sudah tiada.
"Eomma ... Eomma sudah janji mau beliin Seon Ho mainan. Bangun, eomma. Bangun." Tangan mungil Seon Ho menggerakkan tangan Seon Mi.
"Seon Ho ..." Hana memeluk Seon Ho. Kiki juga ikut memeluk Seon Ho. Ia sedih melihat Hyung nya sedih.
"Apa yang terjadi?" Jung Kook bertanya ke petugas di sana.
"Ia korban tabrak lari. Saat kami mengecek CCTV, tidak ada rekaman saat kejadian. Kami masih mencoba mengumpulkan saksi mata."
Padahal tadi pagi kami masih bertemu di daycare. Usia manusia tidak ada yang mengetahuinya. Hanya Sang Pencipta yang tahu.
Hana memegang ponsel Seon Mi. Ia mencari nomor kontak keluarga Seon Mi. Hana lalu menelpon nomor kontak "Ibu". Panggilan pertama tidak dijawab. Setelah mencoba beberapa kali barulah diangkat.
Hana terkejut mendengarnya. Ia mencoba mengirim pesan. Memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi. Tapi pesan tersebut tidak dibalas.
Hana mencoba mengirim pesan melalui ponselnya.
Hana :
Maafkan jika saya mengganggu Anda. Saya ingin memberitahu kalau Seon Mi eonni telah meninggal karena kecelakaan.
Tak lama kemudian ada pesan masuk.
Ibu Seon Mi :
JANGAN HUBUNGI SAYA LAGI
__ADS_1
Hana memperlihatkan pesan itu ke Jung Kook. Mereka lalu menyiapkan pemakaman Seon Mi dibantu oleh ayah dan ibu mereka serta mama Hana.
Di rumah duka Hana dan ibunya mengenakan hanbok dominan hitam. Jung Kook, ayah, Kiki dan Seon Ho mengenakan jas dominan hitam.
"Ada apa dengan keluarga Seon Mi?" Ibu bertanya.
"Aku juga tidak tahu, Bu. Sepertinya hubungan mereka tidak begitu baik." Hana tidak pernah mendengar cerita tentang keluarga Seon Mi.
"Bagaimana dengan Seon Ho?" Mama Hana bertanya.
"Kasihan dia. Masih kecil sudah yatim piatu," ucap Ibu Hana.
Percakapan mereka terhenti karena ada teman kantor Seon Mi yang datang melayat. Hana dan dua ibunya membungkukkan badan.
"Seon Ho di mana?" Hana bertanya ke Jung Kook.
"Lagi tidur sama Kiki. Ayah yang jaga. Noona isi perut dulu. Biar aku yang terima tamu."
Hana melihat Seon Ho dan Kiki yang tidur. Lalu ia berjalan menuju meja makan dan mengisi perutnya. Pandangannya tertuju ke foto Seon Mi.
Eonni ...
Aku tak tahu bagaimana Seon Ho nantinya.
Aku ingin merawatnya.
Tapi kondisi keuangan kami masih belum stabil.
Apa yang harus aku lakukan?
__ADS_1