Oh My Baby

Oh My Baby
Kiki's new shoes


__ADS_3

Pagi hari ...


"Ting ... Tong ..." Bunyi bel pintu.


"Siapa?" Hana bertanya.


"Teknisi. Kami akan memasang peredam suara," jawab orang tersebut.


"Oppa ... Ada teknisi. Katanya mau pasang peredam suara," ucap Hana ke Yoon Gi.


"Aku yang pesan."


"Mau dipasang di mana, oppa?"


"Di kamar tamu yang kamu dan Jung Kook tempati saat ini."


"Kenapa?" Hana tidak mengerti.


"Suara desahanmu terdengar sampai kamarku. Bikin aku nggak bisa tidur."


Hana cuma bisa diam. Ia malu melihat Yoon Gi.


Apa sekeras itu suaraku?


Teknisi mulai memasang peredam suara. Kiki memperhatikan teknisi itu bekerja.


"Ki ... Sini. Ahjussi lagi kerja." Hana meminta Kiki menjauh dari kamar.


"Oppa ... Aku dan Jung Kook hendak jalan. Mungkin kami akan makan siang di luar. Oppa pesan makanan aja."


"Pamit ke samchon, Ki."


"Bye bye, samgyupsal." Kiki melambaikan tangannya ke arah Yoon Gi.


Di mobil ...


"Noona ... Kita ke mana dulu?" Jung Kook bertanya.


"Ke pasar. Beli perlengkapan buat Kiki."


Jung Kook mengemudikan mobilnya ke pasar.

__ADS_1


Di pasar ...


Mereka mulai membeli keperluan Kiki. Berbelanja kebutuhan untuk sekolah Kiki walaupun mereka belum tahu apa saja yang dibutuhkan Kiki nantinya.


Jung Kook yang lebih bersemangat. Ia memilih tas, buku, pensil, tempat pensil, rautan pensil semuanya bergambar Iron Man.


Ini yang sekolah Kiki atau Jung Kook? ~ batin Hana.


Kiki senang-senang saja karena ia juga menyukai Iron Man seperti ayahnya.


Juga ada sepatu bergambar Iron Man. Jung Kook mencoba sepatu ke kaki mungil Kiki.


Terlalu sempit.


"Ahjussi .. Apa ada size yang lebih besar?" Jung Kook bertanya ke pemilik toko.


"Sebentar. Saya ambilkan." Pemilik toko masuk ke dalam gudang mengambil sepatu yang agak besar.


Jung Kook melihat kaki Kiki yang gemuk ~ Kaki Kiki banyak lemaknya ini.


Pemilik toko memberikan sepatu dengan size yang lebih besar. Jung Kook memasangnya di kaki Kiki.


Pas.


Jung Kook membayar sepatu Kiki. Hana hendak mencopot sepatu baru Kiki. Tapi Kiki menolak.


"Kiki mau langsung pake?" Hana mencoba memahami Kiki.


Kiki menganggukkan kepalanya.


"Appa ... Iyon Man." Kiki melihat sepatu barunya dan tersenyum lebar ke ayahnya.


"Cium appa." Jung Kook minta dicium sebagai hadiah. Kiki pun mencium Jung Kook sebagai rasa terima kasih.


"Kookie .. aku lapar." Hana melihat kedai makan di dekatnya berdiri.


"Noona mau makan di sini atau di tempat lain?"


"Di sini aja."


Mereka pun masuk ke dalam kedai. Memesan pajeon kesukaan Kiki. Juga jjajangmyeon.

__ADS_1


Di kedai makanan Hana dan Jung Kook sedang memakan pesanan mereka. Jung Kook melihat pelipis Hana yang berkeringat. Ia mendekatkan kipas angin mini portable supaya Hana merasa sejuk.



Mereka makan dengan lahap.


"Jjajangmyeonnya enak."


Jung Kook mengambil jjajangmyeon dan menyuapi Kiki.


Setelahnya mereka pergi ke toko baju untuk membeli dress untuk Hana pakai di pesta pernikahan Nam Joon.


Hana mencoba memakai dress warna pink di bawah lutut.


"Kookie ... Gimana?"


"Bagus. Noona kelihatan cantik."


Hana mencoba dress lain yang berwarna merah.


"Yang ini gimana?"


"Bagus."


"Kamu suka yang mana? Pink atau merah?" Hana bingung memilih. Dua dress yang dipilihnya ia suka. Tapi ia tidak mungkin membeli dua dress karena ada kemungkinan berat badannya naik lagi.


"Aku lebih suka Noona pake baju saat Noona lahir." Jung Kook berbisik secara masih ada pengunjung toko yang lain selain mereka.


"Baju lahirku? Aku nggak pake apa-apa saat lahir."


"Justru itu yang aku suka."


"Kookie ..." Hana ingin mencubit Jung Kook tapi ia sadar diri. Saat ini ia berada di tempat umum dan di sekitar mereka ada pengunjung lain. Jika Jung Kook menjerit kesakitan akan membuat semua orang menoleh ke arah mereka.


"Ki ... Bantuin eomma pilih yang mana? Pink atau merah?"


"Meyah." Kiki menjawab.


"Merah atau pink?"


"Pink."

__ADS_1


Yang mana yang benar. Eomma tambah bingung, Ki.


Akhirnya Hana membeli dress warna pink.


__ADS_2