Pak Polisi Nikah Yuk...!!!

Pak Polisi Nikah Yuk...!!!
Sebuah Simbol Pernikahan


__ADS_3

"Coba pilih cincin yang mana? " Tanya Bryan saat menunjukkan sebuah cincin pasangan pernikahan.


"Yang ini juga bagus." Tunjuk Leon dengan lingkar yang polos.


"Jangan itu jelek, yang ini saja di tengah nya ada mata nya tapi nggak menonjol." Ucap Ibnu.


"Apa yang ini saja ya, bentuk nya unik buat yang cewek nya, semua sisi ada kelap kelip permata nya. Tapi yang ini juga cantik. " Ucap Bryan.


"Terserah kamu saja lah yang mana, menurut selera kamu bagus ya sudah ambil." Ucap Leon.


"Tapi ini juga bagus yang di tunjuk sama Ibnu." Ucap Bryan.


"Ya sudah Bang cepat bayar yang ini." Ucap Ibnu.


"Yang mana ya, bingung saya." Ucap Bryan.


"Terserah kamu dah yang mana, saya pusing kayak emak - emak kamu banyak pilihan lama - lama malah nggak jadi. ' Ucap Leon kesal.


" Maaf Pak Polisi, kalau Bapak minat yang ini saja limited edition. Yang ini spesial untuk pasangan muda yang menikah, dan bonus ukir nama di cincin nya." Ucap pelayan toko perhiasan.


"Ya sudah mba yang ini saja, saya bayar yang ini. " Ucap Bryan.


"Baik Pak, ini adalah Mas murni 24 karat, dengan lapisan batu shapire untuk cincin wanita nya, dan untuk pria nya terdapat kelap kelip seperti gliter ini kalau di bawah sinar matahari akan terang sehingga berkilau, ini berupa zamrud, dan untuk harga nya 200 juta."


"Nggak masalah, bungkus mba. "


"Untuk ukuran jari nya, kalau kekecilan bisa di sesuaikan. "


"Seperti nya cukup mba. "


"Baik, saya proses dan proses transaksi nya bisa langsung di lakukan. "


"Baik mba. "


"Bang, busyet 200 juta untuk dua cincin apa nggak rugi? " Ucap Ibnu.


"Mobil dapat satu Ibnu, sebenarnya teman kita ini kaya tapi kenapa terlihat miskin ya. " Ucap Leon.


"Eh kutu kupret, memangnya tampan orang kaya bisa jamin dia banyak uang, mending juga tampan nggak mampu banyak tabungan."


"Tapi kenapa Abang nggak beli mobil Bang, Keysa kan sering naik mobil tuh ke sekolah kenapa Abang bawa dia naik motor, dari pada cincin mending mobil." Ucap Ibnu.


"Benar kata Ibnu. "


"Eh, kalian itu apa perlu saya lihat in jumlah nominal nya? Mobil pasti beli, kenapa saya belum punya mobil kayak kalian berdua, saya lebih suka naik motor. " Ucap Bryan.


"Memang nya kamu punya sampingan apa sih? Bisa punya banyak uang."


"Kalian mau tahu? "


Leon dan Ibnu mengangguk kan kepala nya, lalu Bryan mendekat hingga mereka memasang telinganya baik - baik.


"Mau tahu usaha sampingan saya?"


"Banget Bang. " Ucap Ibnu.

__ADS_1


"Usaha saya pelihara tuyul tahu. " Ucap Bryan.


"Serius bro? " Ucap Leon kaget.


Bryan mengangguk kan kepalanya, dan dengan segera Ibnu dan Leon memeriksa isi dompet mereka dan kantong jaket mereka.


Hahahahaha


"Makan tuh tuyul. " Ucap Bryan sambil tertawa.


*****


"Neng, ada Mas Bryan di bawah. " Ucap Susi.


"Dia di bawah sedang ngobrol sama Ayah?" Tanya Keysa.


"Iya neng, di ruang keluarga. "


"Makasih mba. "


"Sama - sama."


Keysa pun menuruni anak tangga terlihat Bryan tengah tertawa bersama Ayah nya.


"Mas, kok nggak kasih kabar kalau mau kesini. " Ucap Keysa sambil mencium punggung tangan suami nya.


"Harus ya? " Ucap Bryan.


"Ya kan tahu sendiri Ayah gimana. " Ucap Keysa sambil melirik ke arah Pak Brata.


"Ini rumah saya Bryan bukan rumah kamu, status kamu itu menantu rumah kamu kalau sedang ada disini kalau di luar itu rumah mertua kamu. " Ucap Pak Brata.


"Ih.. Ayah kok bicara nya begitu, yuk Mas kita bicara di kamar Keysa saja. " Ucap Keysa menarik tangan Bryan.


"Eh.. mau di bawa ke kamar? Nggak kalian bicara disini. "


"Ayah, mas Bryan ini suami saya kalau di bawa ke kamar juga nggak masalah kecuali kita tanpa ikatan." Ucap Keysa langsung menarik paksa suami nya.


"Ya.. kamu Keysa. " Teriak Pak Brata.


"Pak, sudah ya.. mereka itu sudah menikah jadi Bapak jangan takut. " Ucap Susi.


"Tapi Sus, kalau Keysa sampai hamil bagaimana?"


"Hamil juga ada suami nya Pak. "


****


"Mas mau Keysa bikin kopi atau cemilan sambil lihat TV. "


"Nggak usah, Mas hanya ini memberikan ini untuk kamu. " Ucap Bryan sambil memberikan sebuah kotak kecil yang berlapis berlian.


"Apa ini Mas bagus banget kotaknya. "


"Buka deh. "

__ADS_1


Keysa pun membuka kotak cincin tersebut, dan terlihat sebuah cincin mewah sepasang.


"Mas."


Bryan memasang kan cincin tersebut di jari manis keysa, dan ternyata ukuran nya pas.


"Sekarang, pakai kan cincin ini di jari manis milik Mas." Ucap Bryan.


Keysa pun menyematkan cincin tersebut di jari manis Bryan, dan Bryan memegang kedua tangan Keysa.


"Cincin ini, sebuah cincin pernikahan dan hanya sebuah simbol, maaf baru bisa kasih setelah menikah. " Ucap Bryan.


"Mas, ini indah sekali walau cara memakai kan nya secara unik, tapi momen ini indah sekali." Ucap Keysa.


"Makasih sayang, jangan pernah di lepas ya." Pinta Bryan.


"Keysa nggak akan lepas cincin nya."


"Boleh Mas cium kamu? "


Keysa dengan tersenyum malu mengangguk kan kepala nya. Bryan memajukan wajah nya mendekat kan bibir nya di bibir Keysa, ciuman dan ******* lembut Bryan berikan pada Keysa. Istri nya yang ikut terlarut dalam permainan suaminya yang di berikan nya membalas ciuman tersebut.


Bryan menarik tubuh Keysa hingga kini tubuh mereka sangat dekat hingga Bryan pun merasakan kedua benda yang Mungkin akan menjadi favorit nya nanti.


Tangan Keysa kedua nya di kalung kan di leher Bryan, sehingga memudahkan Bryan dengan salah satu tangan nya bertamasya kemana - mana.


Hingga suara de*******han keluar dari mulut Keysa saat Bryan menggigit kecil di area leher nya


Permainan ciuman pun berlanjut hingga tubuh Keysa di baringkan dengan kedua tangan Bryan mengunci tubuh Keysa.


Tok


Tok


Tok


"Keysa Bryan. " Panggil Pak Brata.


Keasikan mereka pun terganggu, hingga Bryan menjatuhkan wajah nya di bantal. hingga berteriak di bawah bantal.


"Keysa Bryan. " Panggil kembali Pak Brata.


"Iya Ayah... ada apa sih? " Teriak Keysa yang sudah tampak acak - acak an.


"Sudah malam, suami kamu harus pulang."


Kini suara Pak Brata tak lagi terdengar, hanya wajah kedua nya tampak kesal. Dan Bryan pun langsung beranjak bangun dan mengulurkan tangan nya pada Keysa.


"Ayah itu aneh, seperti bukan suami istri saja.' Ucap Keysa kesal.


*****


" Ayah itu nggak sopan." Ucap Keysa kesal.


"Demi kamu sayang. " Ucap Pak Brata.

__ADS_1


"Tapi jangan begitu dong Ayah, bagaimana pun Mas Bryan suami saya."


__ADS_2