Pak Polisi Nikah Yuk...!!!

Pak Polisi Nikah Yuk...!!!
Kembali Membawa Janji


__ADS_3

"Hi... Bang. " Sapa Arimbi


"Kamu ngapain datang ke kantor? " Tanya Bryan cuek sambil memberikan laporan pada anak buah nya.


"Apa saya tidak boleh datang kemari? " Tanya Arimbi.


"Saya sibuk, ini jam kerja. " Jawab Bryan cuek terus berjalan ke ruangan nya.


"Abang kenapa berubah? Saya ingin Abang yang dulu. "


Bryan menoleh ke arah Arimbi dan kembali memunggungi nya.


"Kamu jagalah jarak, saya tidak mau hubungan saya sama istri saya merenggang kembali. "


"Apakah seorang pasangan yang sudah membuat kecewa akan di berikan kesempatan? "


"Dia memberikan kesempatan untuk saya, begitu juga saya sebalik nya. Cinta dia sangat besar, begitu juga saya sebalik nya. Kamu tolong jaga jarak sama saya, kita sebatas teman dari awal nggak lebih. "


"Tapi perhatian Abang sama saya membuat saya jatuh cinta sama Abang. "


"Perhatian saya sama seperti Leon, perhatian nggak lebih. Kamu seperti ini karena memiliki rasa sama saya, tapi jujur saya nggak memiliki rasa sama kamu dari awal. Jadi saya mohon, tolong jangan jadi orang ketiga dalam hubungan saya. " Ucap Bryan sambil menangkupkan kedua tangan nya.


"Baik, tapi saya akan kejar Abang terus. " Ucap Arimbi lalu pergi dari ruangan Bryan.


"Ada apa lagi tuh anak Bang? " Tanya Ibnu saat masuk ke ruang an Bryan berpapasan dengan Arimbi.


"Biasa fans berat habis kangen - kangen an." Jawab Bryan.


"Hati - hati Bang, kata septi juga tuh anak nggak bakalan mundur. "


"Saya juga nggak habis pikir , dia itu kenapa terus maju untuk mendapatkan saya padahal jujur dari awal kenal nggak ada rasa suka atau gimana, hanya saat itu ingat sama satu nama saja walau saya mencoba cari hiburan tapi nama Keysa tetap ada."


*****


"Kak Aldo..!! " Keysa segera mencium punggung pria yang kini sedang duduk berhadapan dengan Ayahnya.


"Apa kabar Key? " Sapa Aldo.


"Baik kak, kenapa baru datang dan beberapa tahun tanpa kabar. " Ucap Kesya penuh kecewa.


"Maaf Key, Kakak beberapa tahun tugas di daerah ujung barat. Dan ponsel kakak hilang pasca kerusuhan, alhasil nomer Om Brata sama nomer kamu juga hilang. "


"Dari dulu suruh hapalkan nomer ponsel Keysa kakak nggak di hapal kan. Malah Keysa masih hapal nomer Kakak yang dulu."


"Maaf Keysa sayang, tapi jangan khawatir sekarang kakak dinas disini. "


"Benar kah? " Ucap Keysa dengan mata yang berbinar.


Aldo menganggukkan kepala nya dan Pak Brata pun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


"Yes... kita bisa dekat lagi. " Ucap Kesya bahagia.

__ADS_1


*****


"Jadi Kakak sekarang menjabat jadi Kapolsek? "


"Kapolsek termuda. "


"Cieeee yang sudah punya jabatan tinggi." Ucap Keysa sambil mencolek pinggang Aldo.


"Kamu kenapa menikah sama orang lain Key?"


Kesya menatap ke arah Aldo yang kini sedang menatap lurus ke depan.


"Kakak masih ingat janji kita waktu dulu, saya kira sudah lupa hanya janji seorang anak kecil."


"Saya dari dulu mencintai kamu, sayang sama kamu melebihi seorang kakak. Saya pindah kemari hanya ingin bisa dekat sama kamu, memulai hubungan kembali tapi sayang kamu sudah menikah. Andai saja, kita tidak lost kontak ya mungkin kedatangan saya sekarang ini melamar kamu." Ucap Aldo menatap Kesya.


"Maaf Kak, hati bisa berubah apalagi kita tanpa ikatan. "


"Kakak paham, apakah kamu bahagia?"


"Sangat bahagia. " Ucap Keysa tersenyum kecut.


"Dia Polisi dinas dimana? "


"Polres."


"Anak buah Om Brata ya pasti ketemu nya di Polres. "


Aldo menatap ke arah Keysa, kini mereka saling bertatap mata.


"Kakak tunggu kamu jadi janda. " Ucap Aldo tersenyum.


"Ja - janda!!! "


"Kamu pikir saya nggak tahu, Om cerita banyak sama Kakak. Mungkin Kakak punya kesempatan, bila kamu tak kuat hadapi rumah tangga kamu, tinggal kan dia kita lalu menikah. "


"Sa - saya masih mencintai nya Kak. "


"Begitu besar kah cinta kamu sama dia?"


"Sangat besar. "


******


"Kenapa Kak Aldo datang sekarang, kenapa nggak dari kemarin - kemarin." Ucap Keysa.


"Takdir, Allah sudah menentukan takdir kalian berdua, perpisahan dan pertemuan. " Ucap Pak Brata.


"Ayah sudah tahu dong kalau Kak Aldo bakalan pindah kemari? "


"Ayah nggak tahu, seperti nggak tahu anak itu saja. Hidup nya penuh dengan kejutan. "

__ADS_1


"Dan Ayah kenapa cerita sama Kak Aldo kalau saya bermasalah rumah tangga nya?"


"Entah kenapa Ayah pikir Aldo pantas sama kamu. "


"Saya masih status istri Mas Bryan."


"Kalau rumah tangga kamu tak bisa di pertahankan, minta lah pisah. "


"Bukan nya ini Ayah yang mendukung untuk kami tidak cerai, kenapa sekarang Ayah malah mendukung untuk cerai. Ayah sudah melihat kan kalau rumah tangga anak Ayah tak sehat, obat yang di berikan tak manjur. Tapi saya masih mencintai nya Ayah, tapi entah bagaimana hubungan kita ini."


"Kalau kamu masih cinta, tapi rumah tangga kalian tak bisa di satukan buat apa kamu pertahankan. Cinta dengan sakit jadi satu. Ayah tak ingin melihat anak Ayah menangis tapi tak berdarah. "


"Apa karena Kak Aldo pulang, Ayah ingin saya bersama dia? "


******


"Boleh Mas masuk nggak? " Tanya Bryan saat berada di depan pintu kamar Keysa.


Ceklek


Keysa membuka pintu kamar nya hanya mengenakan pakaian tidur tipis dengan belahan dada berbentuk V.


"Masuk." Ucap Keysa langsung berjalan ke arah tempat tidur kembali menonton televisi.


"Mas boleh kan malam ini tidur di sini?" Tanya Bryan yang masih berdiri di samping tempat tidur.


"Iya, nanti saya siap kan pakaian nya. " Ucap Keysa langsung kembali bangun dari atas tempat tidur.


Bryan menarik tangan Keysa hingga kini Bryan memeluk pinggang istri nya sangat erat. Wajah mereka kini saling berdekatan hingga nafas mereka saling merasakan.


"Mas kangen sama kamu. " Ucap bisik Bryan pada telinga Kesya.


"Apa kamu nggak kangen sama Mas? Tolong jangan siksa Mas. " Bryan menciumi leher Kesya hingga mata Keysa terpejam.


"Mas mohon kita seperti dulu lagi. "


Kedua tangan Keysa memegang erat krah seragam yang di kenakan Bryan.


"Kamu jawab Kesya, apakah kamu merasakan nya. " Ucap Bryan yang kini menciumi kedua pipi Kesya.


Mata mereka kini saling menatap, perlahan bibir Bryan mendekati bibir Kesya. Kini bibir itu saling menempel dan saling *******. Ciuman mereka yang berawal biasa kini menjadi semakin luar biasa..


.


.


.


.


Maaf ya... up nya telat terus, ini juga nggak terjadi sama saya saja tapi Author lain juga. Karena ada kendala sistem jadi Up nya agak lama untuk bisa lolos... 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


Maaf sudah menunggu...!!!


__ADS_2