
"Tuh kamu bisa Keysa, ini benar semuanya." Ucap Sandi saat sedang belajar bersama.
"Ya memang saya bisa, kata siapa saya nggak bisa. " Ucap Keysa.
"Ok, sekarang kamu kerjakan soal yang ini." Sandi pun menulis sebuah soal Matematika dengan yang paling rumit di buku milik Keysa.
"Kamu kerjakan."
"Ini ya? " Ucap Keysa.
"Iya kenapa?" Ucap Sandi.
Heeeeeeee
Keysa cengengesan sambil menggaruk rambut nya.
"Nggak ada soal yang lebih mudah lagi?" Tanya Keysa.
"Nggak ada, kamu harus bisa pecahkan soal ini karena nanti di ujian pasti keluar soal yang beginian." Jawab Sandi.
"Iya deh. "
Tak lama ponsel milik Keysa berbunyi dan terlihat nama My babang, dengan segera Keysa angkat.
"Assalamu'alaikum Mas. " Sapa Keysa.
"Walaikumsalam, kamu dimana yank? "
"Mas maaf saya lupa kasih tahu, tadi di sekolah libur pulang cepat, ini saya sedang di rumah Sandi belajar bersama. "
"Cowok? " Ucap Bryan.
"Cowok lah Mas masa cewek jelas nama nya Sandi. "
"Masih lama nggak? Kalau masih lama Mas jemput kamu nanti. "
"Kesini saja Mas, ini juga sudah mulai selesai."
"Ya sudah, kirim alamat nya nanti Mas jemput."
"Ok."
Keysa pun mengetik pesan berisi alamat rumah Sandi, dan selang beberapa menit Bryan pun sampai.
"Sandi saya pulang dulu ya sudah di jemput."
"Oh iya. "
Sandi pun mengantar Keysa hingga depan pintu, terlihat Bryan sudah berada di di depan rumah Sandi yang masih duduk di atas motor nya.
"Kok kayak kenal ya Keysa. " Ucap Sandi saat melihat Bryan.
"Masa? "
"Itu bukan nya yang sering sama Kamila."
"Kalau iya kenapa? "
"Serius kamu? Hati - hati kamu bisa - bisa kamu di hajar habis sama dia."
"Nggak takut tuh, kalau masalah yang ini saya tidak tinggal diam."
"Ya.... ya saya paham."
"Saya pamit ya, makasih. "
"Hati - hati. "
__ADS_1
Kesya pun di pakai kan helm oleh Bryan dan naik ke atas motor dengan memeluk tubuh Bryan dari belakang sangat erat.
"Tadi itu siapa? "Tanya Bryan.
" Itu teman Mas, dia sendiri yang mau teman an sama saya. "Jawab Keysa.
" Sudah lama dekat? "
"Belum lama sih, dia hanya mengajak saya untuk belajar bersama agar ujian nanti bisa."
"Memang kamu nggak bisa selama ini di sekolah? "
"Bisa Mas hanya Keysa ingin mengalahkan Kamila dengan kemampuan murni Keysa nah.. Sandi yang akan bantu Keysa belajar akan saat ujian nanti Keysa bisa memecahkan soal."
Motor pun berbelok ke Asrama Polisi, dan dengan segera Bryan dan Keysa pun turun dari atas motor.
"Kok mampir kesini?" Tanya Keysa.
"Kenapa?" Tanya Bryan kembali.
"Mas nggak berangkat lagi ke Polres?"
"Berangkat, Mas ingin makan dulu kamu juga sama kan belum makan?"
"Belum Mas. "
"Nanti Mas masak kan kornet kita makan sama - sama. "
"Iya Mas."
Keysa pun masuk kedalam kamar Bryan, didalam kamar Keysa berbaring di atas tempat tidur sedangkan Bryan menuju ke dapur untuk memasak.
Setelah menunggu Keysa , Bryan menghampiri Keysa yang sedang bermain ponsel.
"Makan yuk. " Ajak Bryan.
"Sudah." Jawab Bryan.
Keysa pun menuju meja makan dan mengambil piring menuangkan nasi serta lauknya untuk Bryan.
"Mas enak. " Ucap Keysa saat menyantap masakan Bryan.
"Nanti belajar masak Yank masa suami terus yang masak. "
"Kan Keysa juga pintar masak Mas. "
"Masak apaan, nugget, sosis nasi goreng saja seperti buat basi sayur minyak."
"Ih... bahas nasi goreng lagi, malas akh.. makan nya. " Ucap Keysa cemberut sambil meletakkan sendok nya di atas piring.
"Maaf sayang gitu aja marah. "
"Habis senang banget ledekin Keysa. "
"Iya maaf ya, sekarang lanjutkan makan nya."
******
"Yank, nanti sebagian pakaian kamu bawa sini. Masa mau pakai seragam terus, sudah bau ketek lagi. "
"Ih... ketek Keysa wangi tahu Mas, nih coba cium keteknya. " Ucap Keysa sambil mengarahkan ketiak nya ke wajah Bryan.
"Nggak sopan."
"Ya habis Mas bilang saya bau ketek, segini wanginya. Ketek Mas kali yang bau."
"Yeh... enak saja wangi tahu, nih cium ketek Mas. " Ucap Bryan sambil mengarahkan ketiaknya ke wajah Keysa.
__ADS_1
"Ih.. sana...!!! " Keysa mendorong tubuh Bryan.
"Nanti Mas ambil ya sekalian bawa pakaian Keysa pas antar pulang." Ucap Keysa.
"Iya, sekalian sama dalaman nya juga."
"Kok dalaman nya juga sih? "
"Kan, masa misal disini seharian kamu nggak ganti dalaman nya juga? Jangan - jangan istri Mas nggak pernah ganti pakaian dalam."
"Mas....!!! Enak saja, ya nggak lah Mas kali yang nggak pernah ganti." Ucap Keysa semakin kesal.
Hahahahahaha
"Ya.. ya.. sini peluk Mas. " Ucap Bryan merentang kan kedua tangan nya. Keysa pun berhambur memeluk tubuh Bryan, dan seperti biasa wajah nya di benamkan di dada Bryan karena aroma perfume yang sangat wanginya di sukai oleh Keysa.
******
"Mas berangkat lagi, nanti sore pulang dinas kesini lagi."
"Hati - hati Mas di jalan nya. "
"Iya sayang, I love you. "
"I love you too."
Bryan mengusap kepala Keysa lalu mencium kening nya, dan melanjutkan perjalanan nya menuju Polres.
"Cieeee yang sekarang sudah ada ojek cinta." Ledek Susi saat melihat Keysa yang baru di antar pulang oleh Bryan.
"Yaiya dong,sekarang sih nggak usah capek - capek order taksi, nggak usah capek - capek nunggu di depan halte lah. "
*****
"Kak, kenapa sih sekarang nggak pernah lagi chat nanya kabar atau datang ke rumah?" Tanya Kamila saat datang ke Polres.
"Kakak kan sudah bilang sibuk Kamila." Jawab Bryan.
"Sibuk mengurus Keysa?"
"Memangnya kenapa? Salah gitu. "
"Oh.. jadi kakak itu benar - benar suka sama Kesya? "
"Kalau iya kenapa? Kami sudah jadian."
"Kak... kok tega banget sih nyakitin hati saya, kita ini sudah lama berhubungan dan Kakak tahu kalau saya ini cinta sama Kakak. "
"Tapi kan Kakak kan sudah bilang, kalau Kakak hanya menganggap kamu itu adik Kamila nggak lebih."
"Apakah lebih menarik Keysa dari pada saya kak?"
"Kamu itu cantik, tapi hati itu tidak bisa di paksa dan untuk menyukai seseorang tidak hanya fisik yang di pandang tapi hati juga."
"Saya itu mencintai kakak hiks.. hiks.. "
******
"Nih pakaian Keysa." Ucap Keysa sambil menyerahkan koper kecil pada Bryan.
"Ini termasuk dalaman juga kan?"
"Iya kacamata plus segitiga bermuda."
"Ok, nanti kalau ke Asrama kan enak bisa ganti baju. Ini ada kunci rumah, satu ada sama Mas satu sama Kamu. Kalau nggak ada Mas atau belum pulang Mas nya masuk saja barang kali ingin ke sana."
"Ok cinta, ya sudah sana pulang nanti ada Ayah di recokin suruh cepat pulang. "
__ADS_1
"Iya nih pulang, sampai ketemu besok."